• Tentang Kami
  • Contact
Jumat, 15 Mei 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

Virus Nipah Kembali Mewabah di India, Apa Gejala dan Penyebabnya?

Oleh: wartatangerang.com
Minggu, 19 Agustus 2018 / 22:36 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

Belakangan ini di Asia, kasus virus nipah muncul kembali. Virus ini diketahui dibawa oleh binatang seperti kelelawar. Di India, sudah banyak korban akibat wabah virus ini, khususnya di wilayah Kerala, India Selatan. Banyak yang menjadi korban jiwa hingga beberapa pasien harus dikarantina agar virus ini tidak menyebar. Sebenarnya apa itu virus nipah? Simak penjelasannya di bawah ini.

READ ALSO

Promo Mei 2026, Hotel Santika Premiere Bintaro Berikan Diskon Staycation dan Facial Eksklusif

Dukung Healthy Lifestyle, Atria Gading Serpong Gelar Yoga Bersama Komunitas Wellness

Apa itu virus nipah?

Dilansir dari laman CDC, yaitu pusat pengendalian penyakit di Amerika Serikat, virus nipah adalah salah satu virus yang bisa menginfeksi manusia dan menimbulkan penyakit yang cukup berat. Virus ini dikenal juga dengan infeksi mematikan yang dibawa kelelawar pemakan buah.

Infeksi virus ini menyebabkan berbagai dampak dari yang gejala biasa seperti demam, infeksi pernapasan, bahkan sampai radang otak. Virus ini menular dan mematikan. Sekitar 80 persen kasus infeksi virus nipah ini berakhir dengan kematian.

Virus ini kebanyakan terjadi di daerah benua Asia, dan dianggap sebagai masalah kesehatan masyarakat yang serius.

Penularan virus nipah

Virus nipah ditularkan lewat banyak hal. Pertama, virus ini bisa ditularkan dari kelelawar ke binatang peliharaan lalu ke manusia. Binatang yang paling rentan menularkan virus ini adalah kelelawar pemakan buah.

Kelelawar yang membawa virus nipah tidak terlihat sakit, sehingga sangat sulit membedakan mana kelelawar yang membawa virus ini dengan yang tidak. Kelelawar selanjutnya menularkan virus ini ke binatang lainnya, seperti ternak babi.

Babi pun akan sakit setelah terinfeksi virus tersebut. Selain babi, hewan atau ternak lainnya juga bisa ditularkan virus ini, misalnya domba. Dari hewan inilah, manusia yang merawatnya bisa tertular virus mematikan ini.

Kedua, virus ini juga bisa langsung menularkan dari kelelawar ke manusia secara langsung jika ada kontak dengan kelelawar.

Selanjutnya, virus yang berada di dalam tubuh manusia bisa ditularkan ke orang lainnya. Penyebaran dari orang ke orang akan terjadi melalui droplet atau butiran air liur, butiran air dari hidung, urine, atau darah. Virus ini sangat mudah menyebar dalam satu keluarga atau dengan orang serumah.

Makan buah yang terkontaminasi kotoran, urine, dan air liur kelelawar yang terinfeksi nipah juga bisa menularkan ke manusia.

Penularan nipah dari pertama terinfeksi hingga timbul gejala memakan waktu sekitar 4-14 hari. Dalam beberapa kasus juga bisa sebanyak 45 hari masa inkubasinya. Dengan kata lain, bisa saja selama sebulan Anda sudah kemasukkan nipah, hanya belum muncul dan terasa gejala-gejalanya saja.

Apa saja gejala virus nipah?

kena demam berdarah dan tipes sekaligus

Gejala yang dialami sebenarnya cukup mirip dengan kondisi infeksi pada umumnya, seperti:

  • Demam
  • Otot-otot terasa sakit
  • Sakit tenggorokan
  • Muntah-muntah
  • Pusing
  • Terjadi infeksi saluran pernapasan akut

Gejala yang umum ini membuat orang dengan infeksi nipah terlambat ditangani. Ini juga membuat diagnosis dokter mudah meleset, sebab gejalanya tidak menandakan satu ciri khas tertentu yang mudah dideteksi.

Dalam kasus yang parah, bisa terjadi radang otak (ensefalitis). Tanda-tanda timbulnya adanya radang otak pada infeksi yakni mengantuk terus-terusan, sakit kepala, linglung, penurunan kesadaran, dan kejang yang bisa berlangsung selama 24-48 jam. Kondisi ini bisa mengarah pada koma hingga kematian.

Pengobatan infeksi nipah

Hingga saat ini belum ada obat untuk menyembuhkan infeksi ini. Belum ditemukan antivirus khusus untuk melawan infeksi virus nipah pada manusia. Belum ada juga vaksin khusus untuk mencegah infeksi virus ini.

Sekarang ini para ahli mengatakan untuk lebih fokus ke pencegahannya, dan bagaimana cara mengurangi keparahan gejala yang muncul. Misalnya mengatasi demamnya, muntah-muntah, atau infeksi saluran pernapasannya, atau radang otak yang terjadi.

Pencegahan yang bisa dilakukan

Untuk mengurangi risiko terkena infeksi virus ini, sebaiknya:

  • Hindari makan buah atau makanan lainnya yang telah mengalami kontak langsung dengan binatang seperti kelelawar atau babi.
  • Cuci bersih buah dan kupas kulitnya.
  • Jika sejak buah dipanen sudah ditemukan seperti ada bekas gigitan, jangan dikonsumsi.
  • Gunakan sarung tangan, masker, dan baju pelindung saat merawat hewan yang sakit atau saat memotong hewan.
  • Kurangi kontak langsung dengan hewan jika sedang terjadi wabah di daerah sekitar Anda.
  • Jaga kebersihan kandang hewan.
  • Waspada terhadap keberadaan kelelawar pemakan buah di sekitar Anda.
  • Selalu cuci tangan setelah kontak dengan binatang meskipun sudah pakai sarung tangan, serta setelah mengunjungi orang yang kena infeksi.

The post Virus Nipah Kembali Mewabah di India, Apa Gejala dan Penyebabnya? appeared first on Hello Sehat.

Source

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

Bagaimana Cara Menggunakan BPJS Kesehatan untuk Rawat Inap?

Next Post

Pssst, Ini 5 Rahasia Menjaga Berat Badan Tetap Stabil Saat Liburan

Related Posts

Promo Mei 2026, Hotel Santika Premiere Bintaro Berikan Diskon Staycation dan Facial Eksklusif
Gaya Hidup

Promo Mei 2026, Hotel Santika Premiere Bintaro Berikan Diskon Staycation dan Facial Eksklusif

Oleh: Rizki
Selasa, 12 Mei 2026 / 10:45 WIB
Dukung Healthy Lifestyle, Atria Gading Serpong Gelar Yoga Bersama Komunitas Wellness
Gaya Hidup

Dukung Healthy Lifestyle, Atria Gading Serpong Gelar Yoga Bersama Komunitas Wellness

Oleh: Rizki
Selasa, 12 Mei 2026 / 10:39 WIB
Ramada by Wyndham Serpong Hadirkan Program 24 Hour Staycation, Tamu Bisa Menginap Lebih Fleksibel
Gaya Hidup

ARYADUTA Lippo Village Perkenalkan Cita Rasa Tradisional Lewat Kampanye Sapta Rasa 2026

Oleh: Rizki
Kamis, 7 Mei 2026 / 09:51 WIB
Nikmati Staycation dan Kuliner Nusantara di Howard Johnson Tangerang, Ada Ballroom Baru Berkapasitas 1.000 Orang
Gaya Hidup

Nikmati Staycation dan Kuliner Nusantara di Howard Johnson Tangerang, Ada Ballroom Baru Berkapasitas 1.000 Orang

Oleh: Rizki
Kamis, 7 Mei 2026 / 09:10 WIB
Punya Vending Machine 24 Jam, Starlet Hotel Serpong Tingkatkan Kenyamanan dengan Fasilitas Serba Instan
Gaya Hidup

Punya Vending Machine 24 Jam, Starlet Hotel Serpong Tingkatkan Kenyamanan dengan Fasilitas Serba Instan

Oleh: Rizki
Rabu, 6 Mei 2026 / 09:13 WIB
Meriah! 40 Peserta Ramaikan Fashion Show Kartini di Atria Gading Serpong
Gaya Hidup

Meriah! 40 Peserta Ramaikan Fashion Show Kartini di Atria Gading Serpong

Oleh: Rizki
Kamis, 30 April 2026 / 09:12 WIB
Next Post
Pssst, Ini 5 Rahasia Menjaga Berat Badan Tetap Stabil Saat Liburan

Pssst, Ini 5 Rahasia Menjaga Berat Badan Tetap Stabil Saat Liburan

Discussion about this post

WARTA TERKINI

Wabup Intan Instruksikan Camat Percepat Pendataan Isbat Nikah Terpadu di Kabupaten Tangerang

Wabup Intan Instruksikan Camat Percepat Pendataan Isbat Nikah Terpadu di Kabupaten Tangerang

Kamis, 14 Mei 2026 / 13:46 WIB
Gerakan Pangan Murah Kabupaten Tangerang, Sembako Rp85 Ribu Dijual Rp43 Ribu

Gerakan Pangan Murah Kabupaten Tangerang, Sembako Rp85 Ribu Dijual Rp43 Ribu

Kamis, 14 Mei 2026 / 13:38 WIB
Paramount Gading Serpong Luncurkan Matera Lakeside, Hunian Mewah Tepi Danau Cihuni

Paramount Gading Serpong Luncurkan Matera Lakeside, Hunian Mewah Tepi Danau Cihuni

Kamis, 14 Mei 2026 / 13:31 WIB
Catat Tanggalnya! Rangkaian Event Seru Tangcity Hobbyland Olympics 2026 Siap Guncang Tangerang

Catat Tanggalnya! Rangkaian Event Seru Tangcity Hobbyland Olympics 2026 Siap Guncang Tangerang

Rabu, 13 Mei 2026 / 17:49 WIB
Sinar Mas Land dan ASIX Bangun Ekosistem AI serta Robotik di BSD City

Sinar Mas Land dan ASIX Bangun Ekosistem AI serta Robotik di BSD City

Selasa, 12 Mei 2026 / 23:05 WIB
Kemenkumham Banten: Kampus Harus Lindungi Karya Ilmiah Lewat Kekayaan Intelektual

Kemenkumham Banten: Kampus Harus Lindungi Karya Ilmiah Lewat Kekayaan Intelektual

Selasa, 12 Mei 2026 / 22:26 WIB
Promo Mei 2026, Hotel Santika Premiere Bintaro Berikan Diskon Staycation dan Facial Eksklusif

Promo Mei 2026, Hotel Santika Premiere Bintaro Berikan Diskon Staycation dan Facial Eksklusif

Selasa, 12 Mei 2026 / 10:45 WIB
Dukung Healthy Lifestyle, Atria Gading Serpong Gelar Yoga Bersama Komunitas Wellness

Dukung Healthy Lifestyle, Atria Gading Serpong Gelar Yoga Bersama Komunitas Wellness

Selasa, 12 Mei 2026 / 10:39 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang