• Tentang Kami
  • Contact
Rabu, 29 Juli 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

Benarkah Pewarna Makanan Buatan Bisa Bikin Anak Hiperaktif?

Oleh: wartatangerang.com
Senin, 4 Juni 2018 / 23:48 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

Makanan yang berwarna-warni memang menarik perhatian, apalagi bagi anak-anak. Namun, Anda tetap perlu mewaspadai efek pewarna makanan buatan pada anak. Meskipun kebanyakan aman, beberapa penelitian menunjukkan kaitan antara pewarna makanan buatan dan meningkatnya kecenderungan hiperaktivitas pada anak. Benarkah begitu?

READ ALSO

Inspiratif! Anak-Anak Indonesia Rasakan Pengalaman Jadi Pemimpin Hotel Lewat Program GM For A Day 2026

Weekend Escape di Tangerang: ARYADUTA Lippo Village Hadirkan Saturday Tropical Brunch Berkonsep Resort

Kandungan dan jenis pewarna makanan

Pewarna makanan adalah bahan kimia yang digunakan untuk menambah warna pada makanan. Bahan pewarna ini sering ditambahkan ke makanan olahan, minuman, bahkan bumbu masak. Biasanya bahan yang satu ini digunakan untuk mempercantik tampilan makanan agar lebih menarik perhatian.

Ada dua jenis pewarna makanan, yakni yang larut dan tidak larut dalam air. Jenis pewarna yang larut dalam air biasanya berbentuk bubuk, butiran, atau cairan sedangkan yang tidak larut diperuntukkan untuk produk yang mengandung lemak dan minyak.

Berbagai produk yang mengandung pewarna makanan akan diuji coba keamanannya oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Jadi, berbagai produk di pasaran yang mengandung pewarna telah lulus uji dan terbilang aman untuk dikonsumsi, selama ada nomor registrasi Badan POM-nya.

Berikut adalah beberapa jenis pewarna makanan buatan yang aman digunakan, yaitu:

  • Merah No. 3 (Eritrosin), berwarna merah ceri yang biasa digunakan dalam permen dan pasta untuk dekorasi kue.
  • Merah No. 40 (Allura red), berwarna merah gelap yang digunakan dalam minuman olahraga, permen, bumbu, dan juga sereal.
  • Kuning No. 5 (Tartrazine), warna lemon kuning yang digunakan dalam permen, minuman ringan, keripik, popcorn, dan sereal.
  • Kuning No. 6 (Sunset yellow), berwarna oranye kuning yang digunakan dalam permen, saus, makanan yang dipanggang, dan buah-buahan yang diawetkan.
  • Biru No. 1 (Brilian biru), berwarna biru kehijauan yang digunakan dalam es krim, kacang polong kalengan, sup kemasan, dan bahan dekorasi kue.
  • Biru No. 2 (Indigo carmine), berwarna biru terang yang digunakan dalam permen, es krim, sereal, dan makanan ringan.

Benarkah pewarna makanan buatan bikin anak hiperaktif?

Berbagai penelitian telah dilakukan untuk menguji efek pewarna makanan buatan pada perilaku anak. Awalnya, di tahun 1973 seorang ahli alergi anak menyatakan bahwa hiperaktivitas dan masalah belajar pada anak-anak disebabkan oleh pewarna makanan buatan dan pengawet dalam makanan.

Kemudian penelitian yang dilakukan oleh United Kingdom’s Food Standards Agency di tahun 2007 menunjukkan bukti serupa yang menyatakan bahwa mengonsumsi makanan yang mengandung pewarna makanan buatan dapat meningkatkan perilaku hiperaktif pada anak.

Penelitian ini menguji anak yang berusia 3, 8, dan 9 tahun. Ketiga kelompok usia ini diberikan jenis minuman yang berbeda untuk dilihat pengaruhnya. Masing-masing minuman memiliki kandungan sebagai berikut:

  • Minuman pertama mengandung pewarna makanan buatan sunset yellow (E110), carmoisine (E122), tartrazine (E102), dan ponceau 4R (E124).
  • Minuman kedua mengandung pewarna dan pengawet natrium benzoat. Campuran pewarnanya yaitu quinoline yellow (E104), allura red (E129), sunset yellow, dan carmoisine.
  • Minuman ketiga adalah plasebo (tidak ada isi atau zat kimianya, hanya digunakan sebagai pembanding dalam penelitian atau uji klinis) dan tidak mengandung zat aditif.

Dari hasil penelitian, ditemukan bukti bahwa perilaku hiperaktif pada anak usia 8 dan 9 tahun meningkat saat meminum minuman pertama dan kedua. Sedangkan tingkat hiperaktivitas anak yang berusia 3 tahun meningkat setelah meminum minuman yang pertama tetapi tidak begitu meningkat setelah minum minuman yang kedua.

Dari hasil penelitian tersebut, para ahli menyimpulkan bahwa efek pewarna makanan buatan positif memiliki dampak pada hiperaktivitas anak.

Selain itu, dikutip dari Healthline, penelitian lain menunjukkan bahwa 73 persen anak-anak dengan ADHD memperlihatkan penurunan gejala saat pewarna dan pengawet makanan buatan dihilangkan dari menu makan mereka.

Namun, para peneliti di Southampton University menemukan fakta bahwa komponen genetiklah yang menentukan bagaimana pewarna makanan memengaruhi perilaku anak. Efek pewarna makanan buatan pun telah diamati pada anak tanpa ADHD. Hasilnya, beberapa anak termasuk yang punya ADHD memang memiliki tingkat sensitivitas yang lebih tinggi terhadap zat kimia dibandingkan dengan yang lain.

Jadi untuk mencegah efek berbahaya pewarna makanan buatan pada anak, ada baiknya untuk membatasi asupannya. Jika Anda ingin berkreasi membuat makanan yang berwarna-warni, usahakan untuk menggunakan pewarna alami seperti daun suji untuk warna hijau, ubi ungu untuk warna ungu, dan kunyit untuk warna kuning. Meskipun warna yang dihasilkan tidak semenarik pewarna makanan buatan, pewarna alami lebih aman dan menyehatkan untuk buah hati Anda.

The post Benarkah Pewarna Makanan Buatan Bisa Bikin Anak Hiperaktif? appeared first on Hello Sehat.

Source

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

Presiden Jokowi: Bangsa Indonesia Harus Jadi Umat Yang Terbaik, Besar, dan Disegani

Next Post

Benarkah Alat Kontrasepsi Bikin Depresi? Ini Jawaban dari Para Ahli

Related Posts

Inspiratif! Anak-Anak Indonesia Rasakan Pengalaman Jadi Pemimpin Hotel Lewat Program GM For A Day 2026
Gaya Hidup

Inspiratif! Anak-Anak Indonesia Rasakan Pengalaman Jadi Pemimpin Hotel Lewat Program GM For A Day 2026

Oleh: Rizki
Rabu, 29 Juli 2026 / 20:58 WIB
Weekend Escape di Tangerang: ARYADUTA Lippo Village Hadirkan Saturday Tropical Brunch Berkonsep Resort
Gaya Hidup

Weekend Escape di Tangerang: ARYADUTA Lippo Village Hadirkan Saturday Tropical Brunch Berkonsep Resort

Oleh: Rizki
Sabtu, 25 Juli 2026 / 19:57 WIB
Parador Hotels & Resorts Raih Penghargaan Travellers’ Choice dari TripAdvisor
Gaya Hidup

Promo Pertengahan Tahun Atria Hotel Gading Serpong: Paket Rapat hingga Nikahan Serba Hemat!

Oleh: Rizki
Sabtu, 25 Juli 2026 / 19:51 WIB
Nikmati Staycation Bertema PAW Patrol di Herloom Hotel BSD, Mulai Rp1,4 Jutaan
Gaya Hidup

Nikmati Staycation Bertema PAW Patrol di Herloom Hotel BSD, Mulai Rp1,4 Jutaan

Oleh: Rizki
Kamis, 23 Juli 2026 / 19:06 WIB
Sensasi Segar Musim Panas: Intip 3 Varian Minuman Baru The Coach Coffee Shop Grand Indonesia
Gaya Hidup

Sensasi Segar Musim Panas: Intip 3 Varian Minuman Baru The Coach Coffee Shop Grand Indonesia

Oleh: Rizki
Kamis, 23 Juli 2026 / 08:55 WIB
Hennessy MyWay 2026 Masuk Babak Semifinal, 10 Bartender Terbaik Siap Adu Kreasi Koktail
Gaya Hidup

Hennessy MyWay 2026 Masuk Babak Semifinal, 10 Bartender Terbaik Siap Adu Kreasi Koktail

Oleh: Rizki
Kamis, 23 Juli 2026 / 08:38 WIB
Next Post
Benarkah Alat Kontrasepsi Bikin Depresi? Ini Jawaban dari Para Ahli

Benarkah Alat Kontrasepsi Bikin Depresi? Ini Jawaban dari Para Ahli

Discussion about this post

WARTA TERKINI

Inspiratif! Anak-Anak Indonesia Rasakan Pengalaman Jadi Pemimpin Hotel Lewat Program GM For A Day 2026

Inspiratif! Anak-Anak Indonesia Rasakan Pengalaman Jadi Pemimpin Hotel Lewat Program GM For A Day 2026

Rabu, 29 Juli 2026 / 20:58 WIB
Gunakan Teknologi Laser Canggih, Bethsaida Hospital Resmikan Urology & Nephrology Clinic

Gunakan Teknologi Laser Canggih, Bethsaida Hospital Resmikan Urology & Nephrology Clinic

Rabu, 29 Juli 2026 / 20:51 WIB
Warung Liar Marak bak Pasar, GANESPA Desak Gubernur Banten Tertibkan Situ Ciledug

Warung Liar Marak bak Pasar, GANESPA Desak Gubernur Banten Tertibkan Situ Ciledug

Rabu, 29 Juli 2026 / 20:42 WIB
Kista Endometriosis Bisa Sebabkan Sulit Hamil, Dokter Eka Hospital BSD Jelaskan Gejala dan Penanganannya

Kista Endometriosis Bisa Sebabkan Sulit Hamil, Dokter Eka Hospital BSD Jelaskan Gejala dan Penanganannya

Rabu, 29 Juli 2026 / 20:36 WIB
ARYADUTA Lippo Village dan LPMK Bencongan Indah Bekali Warga Keterampilan Kuliner

ARYADUTA Lippo Village dan LPMK Bencongan Indah Bekali Warga Keterampilan Kuliner

Selasa, 28 Juli 2026 / 10:37 WIB
Marching Band Competition 2026 di Paramount Petals Jadi Ajang Unjuk Bakat Generasi Muda

Marching Band Competition 2026 di Paramount Petals Jadi Ajang Unjuk Bakat Generasi Muda

Minggu, 26 Juli 2026 / 20:02 WIB
Tingkatkan Kesadaran Lingkungan, Musicycle Ajak Pelajar Tangsel Bersepeda dan Tanam Pohon

Tingkatkan Kesadaran Lingkungan, Musicycle Ajak Pelajar Tangsel Bersepeda dan Tanam Pohon

Sabtu, 25 Juli 2026 / 21:07 WIB
Weekend Escape di Tangerang: ARYADUTA Lippo Village Hadirkan Saturday Tropical Brunch Berkonsep Resort

Weekend Escape di Tangerang: ARYADUTA Lippo Village Hadirkan Saturday Tropical Brunch Berkonsep Resort

Sabtu, 25 Juli 2026 / 19:57 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang