• Tentang Kami
  • Contact
Rabu, 29 April 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

Waspada Bahaya Sepsis, Infeksi Fatal yang Bisa Merenggut Nyawa

Oleh: wartatangerang.com
Senin, 17 September 2018 / 00:16 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

Infeksi bisa menyerang siapa saja tanpa pandang bulu. Normalnya, infeksi akan dilawan oleh sistem kekebalan tubuh sampai tubuh kembali sehat. Namun dalam beberapa kasus, infeksi justru bisa memicu timbulnya masalah lain, seperti sepsis. Sepsis adalah kondisi gawat darurat yang harus segera mendapat perawatan medis. Untuk lebih jelasnya, simak ulasan mengenai sepsis berikut ini.

READ ALSO

Rayakan Hari Kartini, Hotel Santika Premiere Bintaro Sukses Gelar Mini Padel Tournament 2026

Atria Hotel Sajikan Konsep Pernikahan Tradisional Modern dalam Satu Event

Sepsis adalah keracunan darah yang berbahaya

Sepsis adalah kondisi yang muncul ketika zat kimia yang diproduksi oleh sistem kekebalan tubuh ke aliran darah justru memicu peradangan. Padahal seharusnya, zat kimia ini bekerja untuk membantu tubuh dalam melawan infeksi yang masuk. Peradangan ini pun akhirnya menyebabkan keracunan darah sehingga memengaruhi fungsi tubuh dan merusak sistem organ Anda.

Infeksi apapun sebenarnya berisiko untuk menimbulkan sepsis, tapi sebagian besar kasus sepsis lebih sering disebabkan oleh infeksi perut, infeksi ginjal, infeksi kulit, infeksi aliran darah, serta infeksi paru (pneumonia).

Orang yang memiliki sepsis biasanya akan menunjukkan tanda dan gejala berupa:

  • Punya kondisi infeksi
  • Demam di atas 38 derajat Celcius atau suhu tubuh di bawah 36 derajat Celcius
  • Denyut jantung di atas 90 detakan per menit
  • Laju pernapasan lebih dari 20 napas per menit

Dalam kasus yang lebih parah, gejala ini bisa menjadi tanda bahwa sepsis telah masuk dalam kategori berat. Anda mungkin mulai mengalami bercak pada kulit, jarang buang air kecil, kesulitan bernapas, sering merasa lelah, dan lain sebagainya.

Jangan tunda untuk segera memeriksakan diri ke dokter bila Anda mengalami kondisi yang mirip seperti di atas. Semakin dini perawatan yang Anda dapatkan, semakin besar pula peluang Anda untuk bertahan hidup.

Bagaimana penanganan yang tepat untuk sepsis?

Langkah pertama yang akan ditempuh dokter untuk mengetahui adanya sepsis adalah dengan mengamati tanda dan gejala yang muncul. Seluruh riwayat kesehatan Anda juga akan dipertimbangkan lebih lanjut, teruta,a bila pernah mengalami kondisi yang berisiko menimbulkan sepsis, misalnya pernah menjalani prosedur bedah, mengalami penyakit infeksi, atau kekebalan tubuh yang rendah.

Jika dirasa mencurigakan, dokter mungkin akan menganjurkan Anda melakukan tes darah guna memeriksa adanya infeksi dalam tubuh.

Selain itu, tes urin untuk mencari tahu bakteri dalam urin, tes sekresi luka untuk mengetahui infeksi dari luka terbuka, dan tes sekresi lendir guna menemukan kuman atau bakteri penyebab infeksi, juga bisa dilakukan untuk memperkuat hasil pemeriksaan.

Setelah dinyatakan positif mengalami sepsis, perawatan pertama yang akan Anda peroleh adalah dengan rutin diberikan antibiotik yang bertujuan untuk mengatasi infeksi bakteri.

Namun bukan sembarang antibiotik yang dapat diberikan. Antibiotik tetap akan disesuaikan dengan jenis infeksi dan bakteri penyebabnya. Itulah mengapa penting untuk menjalani serangkaian pemeriksaan khusus sepsis agar bisa didagnosis dengan tepat.

Di samping pemberian antibiotik, Anda juga akan dibekali dengan serangkaian perawatan untuk menghambat perkembangan penyakit sekaligus mempercepat penyembuhan. Beberapa perawatan yang biasanya diberikan bagi pasien sepsis adalah dengan cairan intravena (infus), vasopressor (membuat pembuluh darah menyempit), ventilator (bila oksigen dalam tubuh menurun), hingga operasi.

Bisakah sepsis dicegah?

Lagi-lagi, sepsis bukanlah kondisi sepele yang bisa luput dari perhatian. Pasalnya, ada lebih dari 30 juta orang yang mengalami sepsis setiap tahunnya, dilansir dari WHO. Bahkan, satu dari tiga pasien penderita sepsis di rumah sakit dinyatakan meninggal dunia.

Maka itu, sebaiknya lakukan pencegahan sedini mungkin untuk menghindari kondisi ini. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) telah merangkum tiga pencegahan utama sepsis, meliputi:

1. Rajin cuci tangan dengan sabun dan air mengalir

Langkah paling dini dan sederhana untuk mencegah sepsis adalah dengan tidak melewatkan mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir sebelum atau sesudah melakukan sesuatu. Meski terkesan sepele, tapi kebiasaan ini bisa membantu mencegah masuknya infeksi ke dalam tubuh.

Namun bukan hanya sekadar sabun, usahakan untuk menggunakan sabun antiseptik yang bisa mengoptimalkan proses pembersihan tangan Anda. Mengapa? Karena sabun cuci tangan antiseptik mengandung bahan khusus yang dinilai ampuh untuk mengurangi risiko infeksi yang disebabkan oleh serangan kuman seperti virus, bakteri, jamur, maupun parasit berbahaya lainnya.

Tidak hanya itu, Anda juga dianjurkan rutin membesihkan tubuh dari ujung kepala sampai kaki dengan mandi dua kali sehari.

2. Kenali gejala sepsis

makanan pantangan saat demam

Memahami gejala yang menandakan adanya sepsis bisa bantu Anda dan orang tedekat untuk segera mendapatkan perawatan medis yang tepat sebelum kondisi bertambah parah.

3. Patuhi aturan pencegahan infeksi

Menjaga kesehatan tubuh bisa dimulai dengan senantiasa menaati semua anjuran kesehatan yang disarankan oleh dokter. Ini termasuk memahami cara merawat luka yang tepat sebelum berkembang menjadi infeksi, ikuti jadwal vaksin yang telah ditetapkan, dan segera konsultasikan pada dokter bila muncul tanda infeksi yang abnormal.

The post Waspada Bahaya Sepsis, Infeksi Fatal yang Bisa Merenggut Nyawa appeared first on Hello Sehat.

Source

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

Ternyata, Ukuran Vagina Itu Berbeda-Beda dan Bisa Berubah, Kok Bisa?

Next Post

Apa Saja Efek Samping dari Penggunaan Obat Tidur?

Related Posts

Rayakan Hari Kartini, Hotel Santika Premiere Bintaro Sukses Gelar Mini Padel Tournament 2026
Gaya Hidup

Rayakan Hari Kartini, Hotel Santika Premiere Bintaro Sukses Gelar Mini Padel Tournament 2026

Oleh: Rizki
Selasa, 28 April 2026 / 12:12 WIB
Atria Hotel Sajikan Konsep Pernikahan Tradisional Modern dalam Satu Event
Gaya Hidup

Atria Hotel Sajikan Konsep Pernikahan Tradisional Modern dalam Satu Event

Oleh: Rizki
Senin, 27 April 2026 / 11:23 WIB
Slub Cafe Jadi Spot Nongkrong Baru, Harga Mulai Rp20 Ribu
Gaya Hidup

Slub Cafe Jadi Spot Nongkrong Baru, Harga Mulai Rp20 Ribu

Oleh: Rizki
Minggu, 26 April 2026 / 05:42 WIB
Restoran WUJI Buka di Hampton Square Gading Serpong, Sajikan Puluhan Menu Khas Kanton
Gaya Hidup

Restoran WUJI Buka di Hampton Square Gading Serpong, Sajikan Puluhan Menu Khas Kanton

Oleh: Rizki
Kamis, 23 April 2026 / 17:00 WIB
Rayakan Hari Kartini, Howard Johnson Tangerang Hadirkan Promo Staycation & Kuliner Spesial
Gaya Hidup

Rayakan Hari Kartini, Howard Johnson Tangerang Hadirkan Promo Staycation & Kuliner Spesial

Oleh: Rizki
Selasa, 21 April 2026 / 17:35 WIB
Deretan Produk MILLS SPORT Terbaik
Gaya Hidup

Deretan Produk MILLS SPORT Terbaik

Oleh: wartatangerang.com
Selasa, 21 April 2026 / 11:55 WIB
Next Post
Apa Saja Efek Samping dari Penggunaan Obat Tidur?

Apa Saja Efek Samping dari Penggunaan Obat Tidur?

Discussion about this post












WARTA TERKINI

Inovasi Kemasan Daur Ulang, ALVAboard Jawab Tantangan Pemanasan Global

Inovasi Kemasan Daur Ulang, ALVAboard Jawab Tantangan Pemanasan Global

Rabu, 29 April 2026 / 11:38 WIB
Halal Bihalal IFBEC Banten 2026 Jadi Ajang Strategis Pelaku F&B dan Perhotelan

Halal Bihalal IFBEC Banten 2026 Jadi Ajang Strategis Pelaku F&B dan Perhotelan

Selasa, 28 April 2026 / 12:27 WIB
Rayakan Hari Kartini, Hotel Santika Premiere Bintaro Sukses Gelar Mini Padel Tournament 2026

Rayakan Hari Kartini, Hotel Santika Premiere Bintaro Sukses Gelar Mini Padel Tournament 2026

Selasa, 28 April 2026 / 12:12 WIB
Bisa Dibeli di Outlet Premium VIVO-BMI, VIVO Y31d Smartphone Tahan Banting dengan Fast Charging 90W dan Kamera 50MP

Bisa Dibeli di Outlet Premium VIVO-BMI, VIVO Y31d Smartphone Tahan Banting dengan Fast Charging 90W dan Kamera 50MP

Selasa, 28 April 2026 / 08:52 WIB
Jawab Kebutuhan Kesehatan Gigi, Damessa Family Dental Care Hadir di Gading Serpong

Jawab Kebutuhan Kesehatan Gigi, Damessa Family Dental Care Hadir di Gading Serpong

Senin, 27 April 2026 / 19:33 WIB
Disdukcapil Kota Tangerang Jemput Bola ke Lapas, 109 Warga Binaan Rekam KTP-el

Disdukcapil Kota Tangerang Jemput Bola ke Lapas, 109 Warga Binaan Rekam KTP-el

Senin, 27 April 2026 / 19:25 WIB
Berbagi Poin dengan Persija, Persita Muda Semakin Dekat ke Semifinal

Jelang Pekan 30, Persita Evaluasi Lini Depan Usai Empat Kekalahan Beruntun

Senin, 27 April 2026 / 11:28 WIB
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/26 Pekan Perdana, Sabtu 9 Agustus

Pekan Krusial BRI Super League Pekan ke-30, Ini Jadwal Pertandingan Lengkapnya

Senin, 27 April 2026 / 11:25 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang