• Tentang Kami
  • Contact
Jumat, 6 November 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

Stop Membakar Sampah di Pekarangan Rumah! Ini Bahayanya Bagi Kesehatan

Oleh: wartatangerang.com
Selasa, 10 Juli 2018 / 13:52 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

Membakar sampah adalah salah satu kebiasaan buruk masyarakat Indonesia yang sulit untuk dihilangkan. Cara ini dianggap jalan pintas untuk menyingkirkan tumpukan sampah bau yang bisa menjadi sarang penyakit. Padahal, membakar sampah justru akan memunculkan berbagai masalah baru untuk kesehatan orang-orang sekitar. Berikut penjelasannya.

READ ALSO

Kuliner Khas Lombok di Hotel Santika Premiere ICE BSD City, Ada Sate Rembiga dan Sop Iga Babalung

Cari Bintang Cilik Berbakat, Sapphire Sky Hotel Buka Kompetisi Menyanyi Anak

Apa saja bahan kimia yang terkandung dalam asap hasil pembakaran sampah?

Dilansir dari Scientific American, sekitar 40 persen limbah atau setara dengan 1,1 miliar ton sampah di dunia dibakar di tempat terbuka. Ketika Anda membakar sampah, berbagai bahan kimia yang terkandung di dalamnya akan memuai ke udara dan memicu polusi.

Sejumlah bahan kimia dari asap pembakaran sampah itulah yang menjadi ancaman bagi kesehatan. Menurut US Environmental Protection Agency, karbon monoksida dan formaldehida (formalin) adalah dua zat utama hasil pembakaran yang paling banyak memicu penyakit pernapasan.

Diperjelas oleh Christine Wiedinmyer, seorang peneliti dari National Center for Atmosperic Research, sebanyak 29 persen asap hasil pembakaran mengandung partikel logam berukuran kecil yang dapat menembus langsung ke dalam paru-paru. Selain itu, 10 persen kandungan polutan dari sampah mengandung merkuri dan 40 persen lainnya mengandung hidrokarbon aromatik polisiklik (PHA).

Asap pembakaran juga mengandung banyak materi tak kasat mata lainnya seperti hidrogen klorida, hidrogen sianida, benzena, stiren, arsen, timbal, kromium, benzo(a)pyrene, dioksin, furan, dan PCB. Semua zat kimia ini jelas bukan untuk konsumsi manusia karena membahayakan kesehatan.

Apa saja bahaya membakar sampah sembarangan?

Ketika sampah mulai menumpuk di tong sampah atau halaman belakang rumah, Anda mungkin berpikir untuk segera membakarnya agar tidak semakin menumpuk. Tanpa disadari, disinilah permulaan Anda mulai meracuni diri sendiri, keluarga, dan orang lain di lingkungan sekitar Anda.

Bahan kimia dari asap pembakaran sampah tidak hanya dapat langsung terhirup oleh manusia, tetapi juga bisa menempel pada benda-benda yang ada di sekitarnya. Contohnya pohon, tanaman di kebun, permukaan tanah, dan sebagainya.

Walaupun apinya sudah padam, Anda masih bisa terpapar zat kimia hasil pembakaran sampah saat Anda makan buah dan sayuran yang ditanam pada tanah yang terkena abu pembakaran. Hati-hati, anak-anak pun juga bisa ikut terpapar saat ia menyentuh benda-benda di taman yang terkena asap pembakaran.

Jika bahan-bahan kimia tersebut terus dihirup oleh manusia, maka ini dapat menyebabkan batuk, sesak napas, infeksi mata, sakit kepala, dan pusing. Bila terus dibiarkan, kondisi ini dapat meningkatkan risiko penyakit paru-paru, gangguan sistem saraf, serangan jantung, dan beberapa jenis kanker.

Bahaya membakar sampah ternyata tidak berhenti sampai disitu. Kandungan dioksin dari sampah plastik memiliki sifat karsinogenik dan dapat mengganggu sistem hormon dalam tubuh. Racun ini juga dapat menumpuk di dalam lemak tubuh dan diserap oleh plasenta bayi pada ibu hamil. Jadi, sudah sangat jelas bahwa membakar sampah berdampak buruk bagi kesehatan semua kalangan.

Lantas, bagaimana cara mengelola sampah yang benar dan aman?

Nah, kini Anda sudah tahu bahaya membakar sampah untuk lingkungan dan kesehatan. Mulai saat ini, segera hentikan kebiasaan buruk tersebut dan beralihlah ke cara yang lebih aman dalam mengelola sampah.

Berikut ini adalah beberapa kiat sederhana yang bisa membantu mengurangi jumlah sampah tanpa harus membakarnya.

  1. Hindari pemborosan. Semakin banyak produk rumah tangga yang Anda beli, semakin banyak pula sampah yang akan ditimbulkan. Maka itu, beli bahan makanan atau produk rumah tangga secukupnya dan pilih produk dengan kemasan yang paling simpel.
  2. Penggunaan kembali. Contohnya adalah mengubah kaleng bekas menjadi pot tanaman atau celengan, baju bekas menjadi lap atau keset, dan sebagainya.
  3. Daur ulang. Gunakan barang-barang bekas yang masih bisa digunakan dan daur ulang menjadi barang-barang baru yang ekonomis dan bermanfaat. Misalnya membuat keranjang dari kumpulan bungkus kopi, sampah koran menjadi kertas daur ulang, dan sebagainya.
  4. Jadikan pupuk kompos. Ketimbang membakarnya, jadikan sisa-sisa bahan makanan dan daun-daunan menjadi pupuk kompos untuk tanaman Anda.
  5. Membuang sampah dengan benar. Daripada buru-buru membakarnya, buanglah sampah di tempat pembuangan akhir. Bahkan, kini sudah banyak tempat yang memfasilitasi daur ulang plastik rumah tangga menjadi produk rumah tangga yang lebih bermanfaat.

The post Stop Membakar Sampah di Pekarangan Rumah! Ini Bahayanya Bagi Kesehatan appeared first on Hello Sehat.

Source

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

“Kolaborasi Duet” dari 5 Pasang Makanan Ini Berikan Nutrisi Super Bagi Tubuh

Next Post

3 Gejala Awal Luka Gangren Kering yang Kerap Muncul Pada Diabetesi

Related Posts

Kuliner Khas Lombok di Hotel Santika Premiere ICE BSD City, Ada Sate Rembiga dan Sop Iga Babalung
Gaya Hidup

Kuliner Khas Lombok di Hotel Santika Premiere ICE BSD City, Ada Sate Rembiga dan Sop Iga Babalung

Oleh: Rizki
Kamis, 5 November 2026 / 22:34 WIB
Cari Bintang Cilik Berbakat, Sapphire Sky Hotel Buka Kompetisi Menyanyi Anak
Gaya Hidup

Cari Bintang Cilik Berbakat, Sapphire Sky Hotel Buka Kompetisi Menyanyi Anak

Oleh: Rizki
Rabu, 4 November 2026 / 21:29 WIB
Vega Hotel Gading Serpong Siapkan Paket Sangjit untuk Momen Spesial Keluarga
Gaya Hidup

Vega Hotel Gading Serpong Siapkan Paket Sangjit untuk Momen Spesial Keluarga

Oleh: Rizki
Senin, 2 November 2026 / 11:14 WIB
Cari Liburan Keluarga di Tangerang? Coba Family Halloween Staycation di Sapphire Sky Hotel
Gaya Hidup

Cari Liburan Keluarga di Tangerang? Coba Family Halloween Staycation di Sapphire Sky Hotel

Oleh: Rizki
Minggu, 1 November 2026 / 20:25 WIB
Cari Aktivitas Seru Bareng Anak? OMD FARM di Mal Ciputra Tangerang Bisa Jadi Pilihan
Gaya Hidup

Cari Aktivitas Seru Bareng Anak? OMD FARM di Mal Ciputra Tangerang Bisa Jadi Pilihan

Oleh: Rizki
Minggu, 1 November 2026 / 20:16 WIB
Tak Sekadar Menginap, Sapphire Sky Hotel Karawaci Tawarkan Studio Wellness dan EDN Garden
Gaya Hidup

Tak Sekadar Menginap, Sapphire Sky Hotel Karawaci Tawarkan Studio Wellness dan EDN Garden

Oleh: Rizki
Jumat, 30 Oktober 2026 / 16:03 WIB
Next Post
3 Gejala Awal Luka Gangren Kering yang Kerap Muncul Pada Diabetesi

3 Gejala Awal Luka Gangren Kering yang Kerap Muncul Pada Diabetesi

Discussion about this post

WARTA TERKINI

Tren Positif Dewa United Bercokol di Papan Atas Klasemen Sementara

Dewa United Banten FC Bidik Poin Penuh di Markas PSIM Yogyakarta

Kamis, 5 November 2026 / 23:23 WIB
Kuliner Khas Lombok di Hotel Santika Premiere ICE BSD City, Ada Sate Rembiga dan Sop Iga Babalung

Kuliner Khas Lombok di Hotel Santika Premiere ICE BSD City, Ada Sate Rembiga dan Sop Iga Babalung

Kamis, 5 November 2026 / 22:34 WIB
Aksi Akrobatik Alexandre Ramalingom dan Gol Penentu Aleksa Warnai Kemenangan Manis Persita

Jaga Rekor Unbeaten, Persita Tangerang Bidik Tiga Poin Lawan Isenmulang Kalteng FC

Kamis, 5 November 2026 / 22:30 WIB
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/26 Pekan Perdana, Sabtu 9 Agustus

Persita vs Isenmulang dan Persija vs Persebaya, Ini Jadwal Liga Indonesia Pekan 9

Kamis, 5 November 2026 / 22:22 WIB
Cari Bintang Cilik Berbakat, Sapphire Sky Hotel Buka Kompetisi Menyanyi Anak

Cari Bintang Cilik Berbakat, Sapphire Sky Hotel Buka Kompetisi Menyanyi Anak

Rabu, 4 November 2026 / 21:29 WIB
Persib Bandung Taklukkan Melbourne Victory 1-2 Lewat Aksi Comeback Spektakuler di Ujung Laga

Persib Bandung Taklukkan Melbourne Victory 1-2 Lewat Aksi Comeback Spektakuler di Ujung Laga

Rabu, 4 November 2026 / 16:49 WIB
Yili Indonesia Didapuk TOP Human Capital Award 2026

Yili Indonesia Didapuk TOP Human Capital Award 2026

Rabu, 4 November 2026 / 16:27 WIB
Dewa United Banten Taklukkan Persita Tangerang di I.League Cup 2026/2027

Dewa United Banten Taklukkan Persita Tangerang di I.League Cup 2026/2027

Selasa, 3 November 2026 / 22:43 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang