TANGERANG, WT – Kota Tangerang kembali menegaskan komitmennya terhadap nilai-nilai keberagaman dan keharmonisan melalui Perayaan Sejit ke-28 Thio Kim Tjiang Bio. Acara keagamaan ini digelar dengan khidmat di Vihara Ardhi Dharma, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Karawaci, kemarin malam.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, hadir langsung dalam perayaan tersebut dan menyampaikan apresiasinya. Menurutnya, tradisi Sejit tidak hanya menjadi ajang spiritual bagi umat Buddha, tetapi juga menjadi wadah penting untuk memperkuat solidaritas, persatuan, dan kemanusiaan antarwarga lintas kepercayaan.
“Acara seperti ini menjadi pengingat bahwa hidup rukun dalam keberagaman adalah kekuatan kita bersama. Kota Tangerang berdiri kokoh di atas nilai-nilai toleransi dan kebersamaan,” ujar Sachrudin dalam sambutannya.
Komitmen Pemerintah Kota Tangerang dalam Membangun Keharmonisan
Sachrudin menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tangerang terus berupaya menciptakan lingkungan yang inklusif, aman, dan saling menghormati. Pembangunan kota, menurutnya, tidak hanya berbicara tentang fisik dan infrastruktur, melainkan juga pembangunan karakter serta semangat gotong royong. “Membangun kota bukan hanya soal membangun jalan atau gedung, tapi juga soal membangun kesadaran bersama akan pentingnya persatuan dan kemanusiaan,” tambahnya.
Perayaan Sejit ke-28 ini berlangsung dalam suasana penuh khidmat dan keakraban. Rangkaian kegiatan seperti persembahyangan bersama dan aksi sosial lintas budaya turut memeriahkan acara, memperkuat hubungan antarwarga dari latar belakang yang berbeda.
Menutup sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga harmoni, merawat persaudaraan, dan turut serta membangun Kota Tangerang menjadi kota yang damai dan beradab. “Semoga peringatan Sejit ke-28 ini membawa berkah, mempererat persaudaraan, dan menjadi contoh nyata pelestarian nilai-nilai luhur budaya bangsa,” tutupnya. (KEY)



















Discussion about this post