TANGERANG, WT – Laga pamungkas yang krusial di paruh pertama musim BRI Super League 2025/26 akan tersaji di Tangerang. Tuan rumah Persita, yang dijuluki Pendekar Cisadane, bersiap menghadapi ujian berat dengan menjamu pemuncak klasemen sementara, Borneo FC (Pesut Etam).
Pertarungan sengit kedua tim dijadwalkan berlangsung di Indomilk Arena pada Jumat, (9/1/2026) dengan sepak mula pukul 15.30 WIB. Bagi para pendukung setia, tiket pertandingan ini hanya tersedia secara daring melalui situs resmi klub Persitafc.com dan aplikasi Persita App.
Bagi pasukan asuhan Carlos Pena, laga ini lebih dari sekadar pertandingan penutup paruh musim. Ini adalah kesempatan emas untuk memangkas jarak poin dengan zona empat besar. Saat ini, Persita bertengger di posisi kelima klasemen dengan koleksi 28 poin. Sementara itu, sang tamu Borneo FC masih nyaman di puncak dengan raihan 37 poin.
Kepercayaan diri skuad Pendekar Cisadane sedang meningkat. Kabar baik datang dari lini tengah dan belakang, di mana kreator serangan Eber Bessa dan bek tangguh Andrean Benyamin dipastikan siap tempur setelah lepas dari sanksi akumulasi kartu.
Modal positif lainnya adalah pecahnya telur bagi striker Brasil, Matheus Alves, yang akhirnya mencetak gol perdananya musim ini. Kontribusi kolektif tim yang semakin solid diharapkan mampu menjadi senjata untuk meredam agresivitas tim tamu.
Di kubu lawan, laga ini menjadi ajang reuni bagi pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, yang musim lalu sempat menukangi Persita. Meski datang sebagai pemuncak klasemen, performa Pesut Etam sempat goyah.
Setelah mencatat rekor fantastis 11 kemenangan beruntun, Borneo FC sempat kesulitan meraih tiga poin dalam empat laga (tiga kalah, satu imbang), sebelum akhirnya bangkit pekan lalu dengan menekuk PSM Makassar 2-1.
Persita wajib mewaspadai lini serang Borneo FC yang menakutkan. Trio lini depan mereka menjadi ancaman nyata: Mariano Peralta (9 gol, 8 assist), Joel Vinicius (7 gol), dan Juan Villa (4 gol, 6 assist) siap mengobrak-abrik pertahanan tuan rumah.
Namun, Borneo FC datang bukan tanpa celah. Mereka dipastikan tampil tanpa bek Komang Teguh yang terkena akumulasi kartu kuning. Selain itu, kondisi Rivaldo Pakpahan dan bek asing Al Hussaini masih diragukan akibat cedera di laga sebelumnya.
Sejarah pertemuan tidak berpihak pada tuan rumah. Persita mengusung misi khusus untuk memecahkan “kutukan” tak pernah menang melawan Borneo FC dalam enam pertemuan terakhir. Dalam periode tersebut, Pesut Etam mendominasi dengan 3 kemenangan dan 3 hasil imbang.
Musim lalu di Indomilk Arena, Persita harus mengakui keunggulan Borneo FC dengan skor tipis 2-1. Mampukah Pendekar Cisadane membalas kekalahan tersebut dan menutup paruh musim dengan manis?. (RIK)














Discussion about this post