• Tentang Kami
  • Contact
Jumat, 1 Mei 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Perbedaan Sirup Jagung, Sirup Glukosa, dan Sirup Fruktosa

Oleh: Sofia
Jumat, 27 Agustus 2021 / 15:37 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

Saat mencermati informasi nilai gizi pada kemasan makanan, Anda mungkin pernah menemukan sirup jagung, sirup glukosa, atau sirup fruktosa dalam daftar komposisinya.

Ketiganya memang merupakan pemanis tambahan yang menjadi bagian dari kandungan gula total suatu produk. Lantas, apa perbedaan ketiganya?

READ ALSO

Jawab Kebutuhan Kesehatan Gigi, Damessa Family Dental Care Hadir di Gading Serpong

Atasi Asam Lambung dengan Pola Makan Sehat, Ini Buah yang Direkomendasikan

Mengenal sirup jagung dan cara pembuatannya

Seperti buah-buahan dan sayuran pada umumnya, jagung juga memiliki kandungan gula. Namun, gula pada jagung tidak seperti gula pada mangga, apel, stroberi, atau bahan pangan alami lain yang langsung terasa manis ketika dimakan.

Mangga, apel, dan stroberi mengandung gula dalam bentuk fruktosa. Fruktosa, atau gula buah, memiliki struktur kimia sederhana yang hanya terdiri dari satu rantai sakarida (rantai gula). Gula alami ini tergolong dalam kelompok yang disebut monosakarida.

Sementara itu, jagung memiliki gula dalam bentuk pati. Struktur kimia pati terdiri dari banyak rantai sakarida yang tergabung menjadi satu struktur besar. Berbeda dengan fruktosa, pati jagung tidak terasa manis kecuali telah diolah menjadi sirup.

Untuk memperoleh rasa manis tersebut, rantai pati jagung yang rumit harus diuraikan dahulu menjadi rantai sakarida yang lebih sederhana. Caranya dengan mencampurkan pati jagung, air, dan enzim alfa-amilase yang dihasilkan oleh bakteri Bacillus.

Campuran tersebut kemudian ditambahkan dengan enzim gamma-amilase yang dihasilkan oleh jamur Aspergillus. Proses ini akan menguraikan rantai pati jagung menjadi rantai glukosa. Hasil akhirnya adalah sirup jagung dengan rasa yang manis.

Apakah sirup glukosa sama dengan sirup jagung?

gula cair lebih berbahaya

Pertama-tama, Anda perlu memahami bahwa sirup glukosa tidak sama dengan gula pasir, gula cair, ataupun glukosa yang ada pada darah. Sirup glukosa adalah pemanis tambahan, seperti halnya sirup jagung dan sirup fruktosa.

Sirup glukosa juga dimanfaatkan sebagai pengental dan pengunci kelembapan pada produk-produk komersial. Anda dapat menemukannya pada permen dan makanan manis lain, bir, bahan kue instan, fondant, serta makanan kalengan.

Prinsip pembuatan sirup glukosa pada dasarnya sama dengan pembuatan sirup jagung. Pati dengan rantai sakarida yang rumit diuraikan melalui proses hidrolisis hingga menjadi rantai glukosa sederhana dengan rasa manis.

Perbedaannya, bahan baku pembuatan sirup glukosa bisa beragam. Mulai dari kentang, singkong, jelai (barley), gandum, dan yang paling umum, jagung. Dengan kata lain, sirup jagung sebenarnya merupakan salah satu jenis sirup glukosa.

Di sisi lain, sirup glukosa belum tentu sirup jagung. Label ‘sirup glukosa’ ataupun ‘sirup fruktosa’ yang Anda lihat bisa saja bukan berasal dari jagung.

Lalu, apa itu sirup fruktosa?

Sumber: Dr. Hyman

‘Sirup fruktosa’ pada kemasan produk biasanya merujuk pada sirup jagung tinggi fruktosa (high fructose corn syrup/HFCS). Proses pembuatan HFCS awalnya sama dengan sirup jagung biasa, yakni menguraikan pati jagung menjadi glukosa.

Namun, prosesnya tidak berhenti sampai di situ. Produsen kembali menambahkan enzim untuk mengubah glukosa pada sirup jagung menjadi fruktosa. Proses ini bertujuan agar sirup jagung memiliki rasa manis yang menyerupai gula pasir.

Sirup jagung, sirup glukosa, serta fruktosa yang terdapat dalam pemanis tambahan pada dasarnya memiliki banyak kegunaan. Tidak hanya memberikan rasa manis, sirup glukosa bahkan bisa membuat daya tahan makanan menjadi lebih lama.

Meski demikian, konsumsi pemanis tambahan secara berlebihan disinyalir bisa meningkatkan risiko diabetes tipe 2, obesitas, serta naiknya kolesterol darah.

Tetap batasi konsumsi semua makanan yang mengandung berbagai pemanis ini agar kesehatan Anda senantiasa terjaga.

Source

Tags: Gaya HidupHidup SehatKesehatanSehatTips Sehat

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

Cara Waxing di Rumah dengan Bahan-bahan Alami

Next Post

Sabun Susu Kambing

Related Posts

Jawab Kebutuhan Kesehatan Gigi, Damessa Family Dental Care Hadir di Gading Serpong
Kesehatan

Jawab Kebutuhan Kesehatan Gigi, Damessa Family Dental Care Hadir di Gading Serpong

Oleh: Rizki
Senin, 27 April 2026 / 19:33 WIB
5 Tips Jitu Mengatasi Asam Lambung Naik Saat Puasa
Kesehatan

Atasi Asam Lambung dengan Pola Makan Sehat, Ini Buah yang Direkomendasikan

Oleh: Rizki
Minggu, 26 April 2026 / 05:46 WIB
Tjakap Djiwa – Harmony Within, Perpaduan Yoga Air dan Gaya Hidup Sehat
Kesehatan

Tjakap Djiwa – Harmony Within, Perpaduan Yoga Air dan Gaya Hidup Sehat

Oleh: Rizki
Minggu, 26 April 2026 / 05:35 WIB
Dokter Onkologi Berstandar Internasional Siap Layani Pasien Siloam Lippo Village
Kesehatan

Dokter Onkologi Berstandar Internasional Siap Layani Pasien Siloam Lippo Village

Oleh: Rizki
Kamis, 26 Februari 2026 / 23:06 WIB
Tekankan Pentingnya Nutrisi Anak, Alfamidi Edukasi Keluarga Balita di Ciputat Timur
Kesehatan

Tekankan Pentingnya Nutrisi Anak, Alfamidi Edukasi Keluarga Balita di Ciputat Timur

Oleh: Rizki
Kamis, 19 Februari 2026 / 11:01 WIB
Eka Hospital MT Haryono Perkenalkan Pulsed Field Ablation (PFA), Teknologi Terkini Atasi Aritmia
Kesehatan

Eka Hospital MT Haryono Perkenalkan Pulsed Field Ablation (PFA), Teknologi Terkini Atasi Aritmia

Oleh: Rizki
Sabtu, 14 Februari 2026 / 13:56 WIB
Next Post
Sabun Susu Kambing

Sabun Susu Kambing

Discussion about this post












WARTA TERKINI

Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/26 Pekan Perdana, Sabtu 9 Agustus

Dihempaskan Persib, Bhayangkara Presisi Lampung Tumbangkan Dikandang

Kamis, 30 April 2026 / 21:19 WIB
Upacara HUT Damkar dan Satpol PP, Sachrudin Soroti Peran Mitigasi Bencana

Upacara HUT Damkar dan Satpol PP, Sachrudin Soroti Peran Mitigasi Bencana

Kamis, 30 April 2026 / 20:45 WIB
Bupati Tangerang Pimpin Apel Pasukan Pengamanan May Day

Bupati Tangerang Pimpin Apel Pasukan Pengamanan May Day

Kamis, 30 April 2026 / 20:38 WIB
Ungkapan Perasaan Aleksa Andrejic Jadi Pahlawan saat Persita Comeback Kalahkan Persijap

Gol Cepat Aleksa Andrejic Bawa Persita Tundukkan PSIM 1-0 di Bantul

Kamis, 30 April 2026 / 17:58 WIB
Rayakan HUT Jakarta, Ascott Hadirkan Promo Staycation Mulai Rp499 Ribu

Rayakan HUT Jakarta, Ascott Hadirkan Promo Staycation Mulai Rp499 Ribu

Kamis, 30 April 2026 / 17:31 WIB
Destinasi Eduwisata, KWT Binaan Indah Kiat Tangerang Dikunjungi Anak TK

Destinasi Eduwisata, KWT Binaan Indah Kiat Tangerang Dikunjungi Anak TK

Kamis, 30 April 2026 / 17:21 WIB
Meriah! 40 Peserta Ramaikan Fashion Show Kartini di Atria Gading Serpong

Meriah! 40 Peserta Ramaikan Fashion Show Kartini di Atria Gading Serpong

Kamis, 30 April 2026 / 09:12 WIB
SANF Perkenalkan Audiobook untuk Penyandang Disabilitas

SANF Perkenalkan Audiobook untuk Penyandang Disabilitas

Rabu, 29 April 2026 / 21:29 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang