TANGERANG, WT – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemkot Tangerang memperketat pengawasan keamanan pangan di sejumlah pasar tradisional pada Jumat, (12/12/2025). Langkah ini dilakukan untuk memastikan komoditas pangan segar yang dijual aman dan bebas dari bahan berbahaya yang dapat mengancam kesehatan masyarakat.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang, Muhdorun, menjelaskan pihaknya melakukan inspeksi bersama Dinas Kesehatan dan Forum Kota Tangerang Sehat ke beberapa pasar utama, seperti Pasar Bengkok Pinang, Pasar Anyar Tangerang, dan Pasar Induk Jatiuwung. Pemeriksaan dilakukan terhadap berbagai komoditas untuk memastikan tidak terdapat kandungan formalin, boraks, hingga bahan pengawet berbahaya lainnya.
Menurut Muhdorun, pengawasan ini sangat penting untuk menjaga keamanan konsumen, terutama menjelang meningkatnya aktivitas jual beli saat libur akhir tahun. Ia menegaskan seluruh aspek yang berkaitan dengan mutu pangan, termasuk masa kedaluwarsa, turut diperiksa secara menyeluruh.
Kepala Bidang Keanekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan DKP Kota Tangerang, Lisnah, menambahkan bahwa selain inspeksi, Pemkot juga aktif menyosialisasikan cara memilih bahan pangan yang aman kepada masyarakat. Edukasi ini diberikan kepada konsumen dan pedagang agar lebih peduli pada kualitas komoditas yang dipasarkan.
Lisnah mengungkapkan bahwa dalam tiga hari sidak terakhir, tidak ditemukan sampel pangan yang mengandung bahan kimia berbahaya. Meski demikian, upaya sosialisasi akan terus diperluas guna meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya keamanan pangan.
Sebagai dukungan tambahan, Pemkot Tangerang juga telah menyediakan layanan Pojok Uji Keamanan Pangan di 21 titik lokasi yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara gratis. Fasilitas ini diharapkan dapat membantu warga memeriksa kualitas bahan pangan sebelum dikonsumsi, terutama menghadapi tingginya kebutuhan selama momentum Nataru. (KEY)















Discussion about this post