TANGERANG, WT – Paramount Land meluncurkan area komersil The Hudson tahap 2 yang dipasarkan dalam jumlah terbatas yaitu 51 unit, harga mulai dari Rp 4 miliaran (tipe Arcade) dan Rp 2,7 miliaran (tipe Avenue).
Kawasan seluas 22 hektar yang dijuluki ‘The Largest Business Epicentrum in Gading Serpong’ ini terdiri dari beragam area komersial, meliputi Madison Grande, Hudson Studio Loft, Hampton Avenue, ‘Open Concept Lifestyle Mall’ @ Hampton Square, hingga The Hudson tahap 1.
“Sejak diperkenalkan pada tahun 2021, Manhattan District telah menjadi salah satu fokus utama Paramount Land dalam pengembangan kawasan komersial di Gading Serpong,” kata Presiden Direktur Paramount Land, M. Nawawi dalam keterangan resminya pada Selasa, 14 Mei 2024.
Paramount Land juga selalu mengutamakan terciptanya long-term sustainable business melalui diferensiasi dan inovasi produk, serta pengelompokan bisnis berdasarkan jenis usahanya sehingga terjadi multiplier effect untuk menarik konsumen dan memperluas eksposur bisnis, seperti yang terjadi di pusat kuliner Pisa Grande, Sorrento, Aniva, dan sekitarnya.
“Setidaknya ada lebih dari 100 bisnis baru dibuka setiap bulannya di Gading Serpong, di mana pada bulan Maret 2024 ada sekitar 109 bisnis yang melakukan soft/grand opening di area komersial Paramount Land di Gading Serpong. Kehadiran Central Business District (CBD) yang tersebar di Kota Gading Serpong menjadikan kota ini terkenal sebagai pusat kuliner, bisnis, perkantoran, dan hiburan yang saling terintegrasi, di mana ini tidak hanya mendongkrak roda perekonomian Gading Serpong dan sekitarnya, tapi juga Tangerang Raya,” terang pria yang biasa disapa Awi ini.
Henry Napitupulu, Direktur Planning & Design Paramount Land, Henry Napitupulu menambahkan, The Hudson tahap 2 dikembangkan sebagai area komersial street level berkonsep Shopping Arcade yang mengintegrasikan ruang indoor dan outdoor, sehingga dapat menghadirkan pengalaman baru bagi pengunjung dan memberikan kenyamanan berbelanja tanpa terganggu cuaca.
“The Hudson menawarkan dua pilihan tipe yaitu Tipe Arcade dan Tipe Avenue. Tipe Arcade merupakan bangunan strip commercial yang di bagian belakangnya terdapat akses pejalan kaki (Shopping Arcade) semi-terbuka berlebar 6 meter dengan atap pelindung (walkway with daylight cover) yang memaksimalkan sirkulasi udara dan cahaya, sekaligus melindungi pengunjung dari segala cuaca,” uapnya.
Tersedia tipe Arcade with Single Balcony dengan Alfresco Terrace menghadap Shopping Arcade (sisi belakang) dan tipe Arcade with Double Balcony dengan Alfresco Terrace menghadap Shopping Arcade (sisi belakang) dan jalan raya (sisi depan). Bangunan terdiri dari 3 lantai dengan L4,5 dan panjang 20 meter, 18 meter, dan 15 meter,”
“The Hudson Tipe Avenue dilengkapi Alfresco Terrace dan Alfresco Rooftop yang cocok untuk cafe, restoran, dan lainnya. Tersedia tipe Avenue with Single Facade dengan Alfresco Terrace menghadap sisi depan dan tipe Avenue with Double Facade dengan Alfresco Terrace menghadap sisi depan dan belakang. Bangunan terdiri dari dua lantai (rooftop di lantai tiga) dengan L4,5 dan pilihan panjang 18 meter, 15 meter, dan 12 meter. Tersedia juga tipe Single Facade sudut L6,5 x 12 dalam jumlah terbatas,” tegas Henry.
Direktur Paramount Land, Norman Daulay menambahkan, Kota Gading Serpong telah menjadi kota mandiri berskala regional dan destinasi populer di Tangerang Raya dan Jabodetabek. Dengan populasi mencapai lebih dari 120 ribu jiwa (belum termasuk komuter). Kota ini terus bertumbuh secara pesat dengan lebih dari 40 klaster terhuni, fasilitas kota yang lengkap, transportasi umum, jalan boulevard yang dilewati lebih dari 15.000 kendaraanjam, dan tingkat okupansi bisnis yang sangat tinggi.
“Pertumbuhan Kota Gading Serpong yang pesat, Paramount Land tidak hanya meluncurkan produk-produk properti terbaik, tetapi juga melakukan beragam perkembangan. Di antaranya memperluas dan memperbaiki infrastruktur, menambah konektivitas dengan akses-akses jalan baru dan memperluas captive market untuk menumbuhkan ekosistem bisnis yang sehat dan sustainable.
“Penambahan akses ini memudahkan pengunjung masuk dan keluar Gading Serpong secara looping, tidak hanya menggunakan satu akses keluar-masuk, masyarakat dapat menggunakan berbagai jalur alternatif yang tersambung ke daerah pengembangan lain di sekitar Gading Serpong, menjadikan kota ini semakin terbuka lebar dan memiliki eksposur yang sangat tinggi,” jelas Norman.
Konsep looping inilah yang diaplikasikan Paramount Land di The Hudson, area komersial berkonsep Shopping Arcade untuk beragam jenis bisnis dan usaha. Multi exposure from multi direction, The Hudson memiliki akses masuk 360 derajat dan dikelilingi 7 klaster residensial terhuni serta area komersial yang sudah ramai, yaitu Aniva, Alicante.
“Serta area komersial Manhattan District seperti Madison Grande yang sudah diserahterimakan, Hampton, dan pengembangan lainnya,” pungkas Norman. (RIZ)
























Discussion about this post