• Tentang Kami
  • Contact
Kamis, 11 Juni 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

Orang Kreatif Berisiko Tinggi Alami Bipolar Disorder, Ungkap Peneliti. Kenapa?

Oleh: wartatangerang.com
Kamis, 7 Juni 2018 / 19:01 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

Berpikir kreatif dibutuhkan dalam hampir setiap kegiatan sehari-hari. Bahkan banyak penelitian di bidang medis yang membenarkan bahwa berpikir kreatif sangat bermanfaat bagi kesehatan mental dan fisik seseorang. Mulai dari mengurangi stres dan kecemasan hingga meningkatkan kebugaran tubuh. Meski begitu, orang-orang kreatif seperti seniman, musisi, penyair, penulis, dan pekerjaan nyeni lainnya memiliki peluang lebih besar untuk mengalami gangguan bipolar. Kenapa begitu?

READ ALSO

Libur Sekolah Seru di Vega Hotel Gading Serpong: Diskon Kamar 20% dan Banyak Kelas Kreatif Anak

Libur Sekolah 2026, Herloom Hotel BSD Hadirkan Paket Playcation Seru Ramah Anak dan Hewan Peliharaan

Bagaimana kreativitas terkait dengan gangguan bipolar?

 

Berbagai studi menunjukkan bahwa kreativitas dan gangguan mood seperti gangguan bipolar mungkin terkait satu sama lain. Sejumlah studi lainnya juga mengungkapkan bahwa orang-orang yang bekerja di industri kreatif lebih rentan mengalami gangguan bipolar. Sebut saja pelukis Vincent Van Gogh, penulis Virginia Woolf, dramawan Tennessee Williams, dan bintang film Carrie Fisher serta Ben Stiller yang memang diketahui memiliki penyakit tersebut.

Belum diketahui pasti apa penyebabnya, namun peneliti berpendapat bahwa bekerja di bidang kreatif membuat seseorang harus terus menelurkan ide-ide cemerlang, ekspresif, dan bahkan yang tidak masuk akal sekalipun dengan cepat agar karyanya bisa terus diminati oleh publik. Tekanan pekerjaan tanpa henti inilah yang diduga kuat memiliki andil lumayan besar dalam perkembangan gangguan bipolar seseorang seiring waktu.

Tidak jelas juga mana yang datang duluan, apakah berpikir kreatif memicu bipolar disorder atau gangguan bipolar tersebut yang dapat menyebabkan kreativitas. Beberapa ahli berpendapat bahwa kreativitas bisa menjadi salah satu “efek samping” yang muncul dalam fase-fase bipolar.

Gangguan bipolar bisa menyebabkan kreativitas sebagai salah satu “efek samping”nya

Dr. Terence Ketter, pendiri dan kepala Bipolar Disorder Clinic di Stanford University menguraikan bahwa orang yang sangat kreatif memiliki peningkatan risiko gangguan mood, namun di saat yang bersamaan, seseorang yang memiliki gangguan mood juga dilaporkan memiliki kreativitas yang lebih tinggi.

Pasalnya saat masuk ke fase manik, orang-orang dengan gangguan bipolar menjadi lebih gembira, bersemangat, giat, dan lebih terangsang kerja otaknya hanya dengan interaksi normal sehari-hari dengan dunia, seperti menonton film, membaca buku, atau memandangi alam sekitar. Dari sinilah inspirasi-inspirasi kreatif mungkin berdatangan. Di fase mania ini pula mereka memiliki dorongan yang luar biasa kuat untuk mengejar tujuan. Sementara ketika jatuh ke dalam fase depresif, tak menutup kemungkinan beberapa orang dengan gangguan bipolar justru bisa merasa lebih tergugah dan terinspirasi untuk berkarya.

Di antara fase ‘’mania’’ dan ‘’depresi’’, seseorang yang memiliki bipolar disorder bisa mengalami fase ‘’psikosis’’ yang membuatnya merasa asing terhadap dunia sekitar dan berhalusinasi — atau memiliki ide-ide yang tidak masuk akal.

Kemampuan mereka untuk mengalami beragam emosi ini menyediakan energi besar yang mendorong mereka untuk mewujudkan pemikiran kreatif. Jadi, semakin besar rangsangan, aktivasi, serta dorongannya, kombinasi tersebut dapat membuahkan ide-ide kreatif.

Kreativitas dan tuntutan pekerjaan meningkatkan risiko penyalahgunaan alkohol dan obat terlarang

Tak dapat dipungkiri, stres terkait pekerjaan bisa meningkatkan risiko seseorang untuk mengembangkan kebiasaan minum minuman keras dan penggunaan obat-obatan terlarang. Zat stimulan yang ada dalam keduanya lama kelamaan bisa mengacaukan sistem saraf dan produksi zat kimia dalam otak. Ketidakseimbangan serotonin dan norepinephrine dalam otak diketahui menjadi salah satu faktor risiko perkembangan bipolar disorder.

Di sisi lain, orang dengan bipolar menikmati kreativitas yang dihasilkan oleh gangguan mereka. Karena bonus ini, mereka mungkin enggan menjalani perawatan dan terapi yang bisa memperburuk kondisi mereka dalam jangka panjang.

Ketika episode mania kambuh, mereka tidak dapat berpikir rasional dan sering kali terlibat dalam tindakan berbahaya, seperti penganiayaan, pelecehan, bunuh diri, atau penggunaan obat-obatan terlarang.

 

Apa penyebab bipolar disorder?

Gangguan bipolar adalah perubahan mood ekstrim yang membuat seseorang bolak-balik merasa bahagia dan sedih. Perubahan mood tersebut bisa terjadi drastis, dan seringkali muncul tidak sesuai dengan situasi-kondisi yang sedang terjadi.

Hingga saat ini para peneliti belum menemukan secara pasti apa penyebab bipolar, tapi mereka meyakini bahwa faktor genetik lebih berperan penting dalam menyebabkan bipolar daripada faktor lingkungan.

Seseorang yang salah satu orangtanya menderita bipolar memiliki risiko 15–30% untuk juga menderita gangguan bipolar. Jika kedua orangtuanya menderita bipolar, kemungkinan 50–75% anaknya akan menderita bipolar juga.

 

The post Orang Kreatif Berisiko Tinggi Alami Bipolar Disorder, Ungkap Peneliti. Kenapa? appeared first on Hello Sehat.

Source

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

Perlukah Minum Suplemen Vitamin Selama Puasa?

Next Post

Selesai Lebih Cepat, Presiden: Tahun Depan Perpanjang ‘Runway’ Bandara Ahmad Yani Jadi 3.000 Meter

Related Posts

Rayakan HUT RI ke-80, Vega Hotel Tawarkan Diskon Menginap dan BBQ Spesial
Gaya Hidup

Libur Sekolah Seru di Vega Hotel Gading Serpong: Diskon Kamar 20% dan Banyak Kelas Kreatif Anak

Oleh: Rizki
Selasa, 9 Juni 2026 / 22:40 WIB
Libur Sekolah 2026, Herloom Hotel BSD Hadirkan Paket Playcation Seru Ramah Anak dan Hewan Peliharaan
Gaya Hidup

Libur Sekolah 2026, Herloom Hotel BSD Hadirkan Paket Playcation Seru Ramah Anak dan Hewan Peliharaan

Oleh: Rizki
Jumat, 5 Juni 2026 / 09:20 WIB
Mobile Legends Account: Memahami Nilai Sebuah Akun dalam Dunia Kompetitif Mobile Legends
Gaya Hidup

Mobile Legends Account: Memahami Nilai Sebuah Akun dalam Dunia Kompetitif Mobile Legends

Oleh: wartatangerang.com
Kamis, 4 Juni 2026 / 15:12 WIB
ARYADUTA Lippo Village Salurkan Hewan Kurban, Perkuat Kepedulian dan Kebersamaan dengan Masyarakat
Gaya Hidup

ARYADUTA Lippo Village Salurkan Hewan Kurban, Perkuat Kepedulian dan Kebersamaan dengan Masyarakat

Oleh: Rizki
Minggu, 31 Mei 2026 / 14:53 WIB
Promo Stay 2 Payless, Menginap 2 Malam Hanya Rp520 Ribu di Starlet Hotel Serpong
Gaya Hidup

Promo Stay 2 Payless, Menginap 2 Malam Hanya Rp520 Ribu di Starlet Hotel Serpong

Oleh: Rizki
Minggu, 31 Mei 2026 / 14:47 WIB
Liburan Long Weekend Makin Seru, Atria Gading Serpong Hadirkan Promo Staycation Plus Kelas Pemadam Kebakaran Anak
Gaya Hidup

Liburan Long Weekend Makin Seru, Atria Gading Serpong Hadirkan Promo Staycation Plus Kelas Pemadam Kebakaran Anak

Oleh: Rizki
Minggu, 31 Mei 2026 / 14:40 WIB
Next Post
Selesai Lebih Cepat, Presiden: Tahun Depan Perpanjang ‘Runway’ Bandara Ahmad Yani Jadi 3.000 Meter

Selesai Lebih Cepat, Presiden: Tahun Depan Perpanjang ‘Runway’ Bandara Ahmad Yani Jadi 3.000 Meter

Discussion about this post

WARTA TERKINI

Mampu Tampung 1.000 Tamu, Ini Fasilitas Mewah The Cendana Ballroom Howard Johnson By Wyndham Tangerang

Mampu Tampung 1.000 Tamu, Ini Fasilitas Mewah The Cendana Ballroom Howard Johnson By Wyndham Tangerang

Rabu, 10 Juni 2026 / 23:07 WIB
Bakal Hadir di BSD City! Dairyland at Hiera BSD Jadi Wisata Edukasi Peternakan Pertama Terbesar

Bakal Hadir di BSD City! Dairyland at Hiera BSD Jadi Wisata Edukasi Peternakan Pertama Terbesar

Rabu, 10 Juni 2026 / 23:02 WIB
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026 Pekan Pertama: Big Match Inggris vs Kroasia dan Aksi Juara Bertahan

Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026 Pekan Pertama: Big Match Inggris vs Kroasia dan Aksi Juara Bertahan

Rabu, 10 Juni 2026 / 22:56 WIB
Pemkot Tangsel Pastikan Layanan Pemakaman Mudah Diakses, Sarana TPU Terus Ditingkatkan

Pemkot Tangsel Pastikan Layanan Pemakaman Mudah Diakses, Sarana TPU Terus Ditingkatkan

Rabu, 10 Juni 2026 / 22:09 WIB
Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, IKPP Tangerang Tanam 10.000 Mangrove Langka di Pesisir Pantai Utara

Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, IKPP Tangerang Tanam 10.000 Mangrove Langka di Pesisir Pantai Utara

Rabu, 10 Juni 2026 / 16:55 WIB
Wartawan Tangerang Bentuk Environmental Journalist Network, Fokus Isu dan Aksi Lingkungan

Wartawan Tangerang Bentuk Environmental Journalist Network, Fokus Isu dan Aksi Lingkungan

Rabu, 10 Juni 2026 / 16:43 WIB
Berpusat di Jembatan Kaca Berendeng, Festival Cisadane 2026 Siap Manjakan Warga Kota Tangerang

Berpusat di Jembatan Kaca Berendeng, Festival Cisadane 2026 Siap Manjakan Warga Kota Tangerang

Selasa, 9 Juni 2026 / 22:46 WIB
Rayakan HUT RI ke-80, Vega Hotel Tawarkan Diskon Menginap dan BBQ Spesial

Libur Sekolah Seru di Vega Hotel Gading Serpong: Diskon Kamar 20% dan Banyak Kelas Kreatif Anak

Selasa, 9 Juni 2026 / 22:40 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang