• Tentang Kami
  • Contact
Rabu, 9 September 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Mengubah Jam Tidur Ternyata Berpengaruh Pada Kesehatan

Oleh: Sofia
Selasa, 1 Desember 2020 / 11:34 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

Pola tidur adalah pola kebiasaan kita mengistirahatkan tubuh kita dengan tertidur. Hal ini mencakup jam tidur dan berapa lama kita tertidur. Inilah alasan mengapa kita, dalam keadaan normal, cenderung aktif pada siang hari dan tertidur di malam hari hingga pagi. Pola tidur normal pada orang dewasa membutuhkan waktu kurang lebih 7 jam pada malam hari. Kurang atau lebihnya waktu tidur adalah penyebab utama perubahan pola tidur.

Apa itu perubahan pola tidur?

Perubahan pola tidur adalah perubahan kebiasaan seseorang untuk tertidur, dalam jangka waktu 24 jam sehari, termasuk tidur malam dan tidur siang.  Perubahan pola tidur erat kaitannya dengan perubahan siklus waktu tertidur dan terjaga. Saat seseorang mengalami perubahan jadwal dan jumlah waktu untuk tertidur dan terjaga, saat itulah perubahan pola tidur terjadi.

READ ALSO

Hujan Abu Vulkanik Krakatau Capai Kota Tangerang, Dinkes Ingatkan Risiko Gangguan Pernapasan

Atasi Kista Tanpa Operasi Terbuka dengan Teknik MIGS Berbasis Bedah Robotik

Perubahan pola tidur terjadi karena adanya ‘utang’ tidur

Perubahan pola tidur biasanya diawali dengan adanya perubahan waktu terjaga. Hal ini dapat disebabkan karena faktor umur, kesibukan, aktivitas, kebiasaan berolahraga, stress, dan berbagai kondisi lingkungan. Pengurangan waktu untuk tertidur (sleep loss) adalah hal yang paling sering menjadi pemicu perubahan pola tidur. Selisih waktu tidur dari waktu tidur normal seseorang akan menjadi “utang” (sleep debt) yang dapat terakumulasi. Utang tersebut harus dibayar dengan penambahan waktu tidur, kapan pun itu.

Waktu tidur yang hilang biasanya dibayar dengan waktu tidur di waktu lainnya yang biasanya kita tidak tertidur. Nah, ssaat itulah perubahan pola tidur terjadi. Perubahan pola tidur pada umumnya menyebabkan seseorang untuk tidur di siang hari, tidur lebih awal atau lebih larut, bahkan tidur malam dalam waktu yang lebih panjang.  Namun beberapa orang tertidur lebih lama saat akhir pekan untuk mengganti kekurangan waktu tidur saat hari kerja, dan hal ini dikenal dengan istilah social jetlag.

Berbeda dengan kekurangan waktu tidur, perubahan pola tidur juga dapat disebabkan oleh kekurangan waktu tidur. Keduanya dapat menurunkan performa mental dan fisik karena kekurangan waktu tidur. Secara langsung, seseorang dengan perubahan waktu tidur memiliki risiko atau sudah mengalami dampak dari kekurangan waktu tidur.

Dampak perubahan pola tidur pada kesehatan

Perubahan waktu tidur merupakan hasil mekanisme tubuh untuk menyeimbangkan waktu istirahat seseorang, meskipun dampaknya adalah seseorang tertidur di waktu abnormal (sore atau pagi hari) akibat ‘kerusakan’ jam biologis. Berikut beberapa masalah kesehatan yang dialami oleh seseorang dengan perubahan pola tidur:

1. Gangguan sekresi hormon

Saat kita tidur, ini waktunya tubuh memproduksi berbagai hormon penting bagi fungsi metabolisme tubuh. Misalnya hormon kortisol yang berfungsi agar kita tetap terjaga pada siang hari, hormon pertumbuhan yang membantu mengatur pertumbuhan massa otot, hormon reproduksi; serta FSH (Follicle Stimulating Hormone) dan LH (Luteinizing Hormone) yang mengatur fungsi organ reproduksi dan perkembangan pada masa pubertas. Kurangnya waktu tidur saat malam hari akan mengganggu sekresi dan kinerja hormon tersebut, meskipun sudah ditambah waktu tidur siang.

2. Memicu kegemukan

Hal tidak hanya disebabkan kekurangan waktu tidur saja. Perubahan pola tidur yang menyebabkan seseorang kekurangan waktu tidur di malam hari memicu sekresi hormon yang menyebabkan kegemukan. Hormon ini memicu rasa lapar pada siang hari dan menyebabkan seseorang ingin memakan lebih banyak makanan. Setelah keinginan makan terpenuhi, kemungkinan individu tersebut mulai mengantuk akibat kurangnya waktu tidur saat malam hari. Akibatnya adalah kurangnya aktivitas pada siang hari dan energi yang tidak terpakai akan tersimpan sebagai lemak.

Gangguan sekresi hormon lain juga dapat menyebabkan kegemukan secara tidak langsung, di antaranya hormon pertumbuhan. Serkresi hormon pertumbuhan terlalu sedikit akan mengurangi massa otot. Semakin sedikit proporsi massa otot, semakin meningkat proporsi lemak. Riset oleh Yu dan kolega menunjukan bahwa lelaki dewasa dan lanjut usia dengan perubahan pola tidur atau kebiasaan terjaga pada malam hari berisiko mengalami hilangnya massa otot (sarcopenia) sebesar empat kali lipat dibandingkan individu dengan pola tidur normal. Kecenderungan inilah yang menyebabkan seseorang menjadi lebih mudah gemuk seiring berjalannya usia.

3. Meningkatkan risiko kardiovaskuler

Mungkin sudah menjadi pengetahuan umum jika kekurangan waktu tidur dapat menyebabkan gangguan pada kinerja jantung. Namun penelitian terbaru oleh Dr. Patricia Wong menunjukan perubahan pola tidur juga meningkatkan kadar lemak dalam darah. Perubahan pola tidur akan menyebabkan kurangnya waktu beristirahat pada malam hari, akibatnya kita mengganti pada waktu lain. Namun tidur pada waktu yang abnormal akan mengganggu metabolisme tubuh pada siang hari sehingga kadar lemak darah cenderung meningkat. Hal ini akan meningkatkan risiko penyumbatan pembuluh darah dan tekanan darah tinggi. Sehingga seseorang yang mengalami perubahan pola tidur akan lebih rentan terhadap berbagai penyakit kardiovaskuler.

4. Diabetes mellitus

Waktu tidur yang abnormal akibat perubahan pola tidur, khususnya pada akhir pekan, juga dapat meningkatkan kadar gula darah. Komponen penyeimbang kadar gula darah juga lebih sedikit dihasilkan oleh tubuh apabila seseorang tidur pada waktu siang hingga sore hari. Penelitian oleh Yu dan kolega juga menunjukan individu perubahan pola tidur menyebabkan risiko terjadinya diabetes mellitus meningkat sekitar 1,7 kali lebih tinggi bahkan pada kelompok laki-laki meningkatkan risiko sekitar 3 kali lipat untuk mengalami gejala diabetes.

BACA JUGA:

  • Cara Mengatur Siklus Tidur yang Sehat Jika Anda Tak Punya Cukup Waktu
  • Terlalu Lama Tidur Siang Memicu Penyakit Jantung dan Diabetes
  • Kelebihan dan Kekurangan Berbagai Posisi Tidur

The post Mengubah Jam Tidur Ternyata Berpengaruh Pada Kesehatan appeared first on Hello Sehat.

Source

Tags: Gaya HidupHidup SehatKesehatanSehatTips Sehat

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

Wajib Tahu 15 Penyebab Bau Mulut yang Mengganggu!

Next Post

Rapid Test dan Pemeriksaan Gula Darah Gratis Terbanyak, Eka Hospital Raih Rekor MURI

Related Posts

Dinkes Kota Tangerang Klaim Kekebalan Covid-19 Mencapai 100 Persen
Kesehatan

Hujan Abu Vulkanik Krakatau Capai Kota Tangerang, Dinkes Ingatkan Risiko Gangguan Pernapasan

Oleh: Rizki
Minggu, 6 September 2026 / 20:50 WIB
Atasi Kista Tanpa Operasi Terbuka dengan Teknik MIGS Berbasis Bedah Robotik
Kesehatan

Atasi Kista Tanpa Operasi Terbuka dengan Teknik MIGS Berbasis Bedah Robotik

Oleh: Rizki
Jumat, 21 Agustus 2026 / 13:50 WIB
Benarkah Timun Punya Kalori Negatif? Cek Fakta dan Khasiat Kesehatan di Baliknya
Kesehatan

Benarkah Timun Punya Kalori Negatif? Cek Fakta dan Khasiat Kesehatan di Baliknya

Oleh: Rizki
Jumat, 7 Agustus 2026 / 21:49 WIB
Klinik Bedah Plastik Otentik Korea Hadir di BSD dengan Teknologi Canggih
Kesehatan

Klinik Bedah Plastik Otentik Korea Hadir di BSD dengan Teknologi Canggih

Oleh: Rizki
Kamis, 30 Juli 2026 / 10:46 WIB
Dokter Eka Hospital Jelaskan Dampak Testosteron Rendah dan Cara Penanganannya
Kesehatan

Dokter Eka Hospital Jelaskan Dampak Testosteron Rendah dan Cara Penanganannya

Oleh: Rizki
Kamis, 30 Juli 2026 / 10:21 WIB
Gunakan Teknologi Laser Canggih, Bethsaida Hospital Resmikan Urology & Nephrology Clinic
Kesehatan

Gunakan Teknologi Laser Canggih, Bethsaida Hospital Resmikan Urology & Nephrology Clinic

Oleh: Rizki
Rabu, 29 Juli 2026 / 20:51 WIB
Next Post
Rapid Test dan Pemeriksaan Gula Darah Gratis Terbanyak, Eka Hospital Raih Rekor MURI

Rapid Test dan Pemeriksaan Gula Darah Gratis Terbanyak, Eka Hospital Raih Rekor MURI

Discussion about this post

WARTA TERKINI

Persita Boyong Dion Markx dari Persib dengan Status Pinjaman

Dion Markx Langsung Bersinar di Debut Persita, Carlos Pena Beri Pujian

Rabu, 9 September 2026 / 07:04 WIB
Gubernur Andra Soni Pastikan PSEL Serang Raya Dibangun Akhir 2026

Gubernur Andra Soni Pastikan PSEL Serang Raya Dibangun Akhir 2026

Selasa, 8 September 2026 / 17:53 WIB
Alam Sutera Bidik Transaksi Rp300 Miliar di Expo 2026, Optimistis Pasar Properti Tetap Bergairah

Alam Sutera Bidik Transaksi Rp300 Miliar di Expo 2026, Optimistis Pasar Properti Tetap Bergairah

Selasa, 8 September 2026 / 16:41 WIB
Konflik Pengelolaan Yayasan, Sejumlah Siswa SDIP Pamulang Pindah ke MI Pembangunan UIN Jakarta

Konflik Pengelolaan Yayasan, Sejumlah Siswa SDIP Pamulang Pindah ke MI Pembangunan UIN Jakarta

Selasa, 8 September 2026 / 12:27 WIB
Antisipasi Debu Abu Vulkanik, Jalan Raya Pasar Kemis–Otonom Disiram

Antisipasi Debu Abu Vulkanik, Jalan Raya Pasar Kemis–Otonom Disiram

Selasa, 8 September 2026 / 12:12 WIB
Grand Pasadena Village Mulai Serah Terima, Paramount Gading Serpong Pastikan Hunian Tepat Waktu

Grand Pasadena Village Mulai Serah Terima, Paramount Gading Serpong Pastikan Hunian Tepat Waktu

Selasa, 8 September 2026 / 12:04 WIB
Sempat Tertinggal, Persib Bandung Sukses Comeback dan Libas PSM Makassar 3-1

Sempat Tertinggal, Persib Bandung Sukses Comeback dan Libas PSM Makassar 3-1

Minggu, 6 September 2026 / 21:14 WIB
Wujudkan Pernikahan Impian, Vega Hotel Gading Serpong Gelar Wedding Showcase Bertabur Promo Eksklusif

Wujudkan Pernikahan Impian, Vega Hotel Gading Serpong Gelar Wedding Showcase Bertabur Promo Eksklusif

Minggu, 6 September 2026 / 20:58 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang