TANGERANG, WT – Beruntung bagi mahasiswi asal Tangerang, Nidaa’ Fauziyyah Putri Nuryanto berkesempatan magang mengajar di Sanggar Segambut, Malaysia pada Oktober 2023 lalu.
Pengalaman mahasiswi PGPAUD Universitas Negeri Semarang (UNNES) bersama dua orang rekannya yaitu Salsabilla Rizqi R.A dan Cindy Septyana Lestari terpilih untuk mengikuti kegiatan magang Merdeka Belajar selama sebulan penuh ke Malaysia yang diinisiasi oleh pihak kampus untuk dapat mengajar anak-anak keturunan Indonesia yang ada di wilayah Segambut.
Sanggar Belajar adalah sekolah nonformal yang dikelola oleh Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) yang berada di wilayah Segambut, Malaysia. Sanggar Belajar ini dibuka untuk memberi kesempatan kepada anak-anak keturunan Indonesia (yang dilahirkan dari para pekerja imigran Indonesia atau dari orang tua campuran).
Anak-anak yang bersekolah di Sanggar Belajar ini adalah anak-anak yang tidak memiliki dokumen resmi, sehingga tidak mendapatkan pendidikan formal di sekolah umum Malaysia.
Maka dari itu, pihak KBRI menyediakan Sanggar Belajar Segambut agar anak-anak Indonesia tetap mendapatkan pendidikan yang layak di Malaysia.
Dikarenakan Sanggar Belajar adalah sekolah nonformal, rentang usia siswa yang bersekolah di sana beragam. Mulai dari usia 2,5 tahun hingga 15 tahun.
Selama sebulan mengajar di Sanggar Belajar Segambut, Malaysia, Nidaa’ sering menemukan kendala terutama pada komunikasi dikarenakan perbedaan bahasa dan budaya. Meskipun begitu, Nidaa’ merasa dengan adanya Sanggar Belajar ini, ia dapat mengajarkan Bahasa Indonesia dan pendidikan kewarganegaraan Indonesia kepada anak-anak muridnya agar mereka tidak lupa terhadap kewarganegaraan mereka. (RIK)














Discussion about this post