JAKARTA, WT – Sinar Mas Land kembali menorehkan prestasi nasional melalui ajang Penghargaan CSR dan Pembangunan Desa Berkelanjutan (PDB) Award 2025. Perusahaan properti terkemuka ini berhasil meraih kategori Gold untuk program Kemitraan Pertanian Lokal dan kategori Silver untuk program Kampung Dolanan Khatulistiwa.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Fahad Attamimi, Staf Khusus Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) RI, dan diterima oleh Adhityo Galih Priyambodo (Vice President CSR Sinar Mas Land) serta Teguh Azmi Pamungkas (AVP CSR Sinar Mas Land).
Ajang CSR & PDB Award 2025 merupakan bentuk apresiasi dari Kementerian Desa dan PDT RI bersama *Indonesian Social Sustainability Forum* (ISSF) kepada perusahaan, organisasi, dan individu yang berkontribusi dalam percepatan pembangunan desa melalui program tanggung jawab sosial (CSR) maupun pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Managing Director President Office Sinar Mas Land, Dony Martadisata menyampaikan apresiasinya atas penghargaan tersebut. “Kami berterima kasih atas pengakuan dari Kementerian Desa dan PDT. Sejak 2022, kami menjalankan Kemitraan Pertanian Lokal di Rumpin, Bogor, melalui pelatihan, pembinaan, serta bantuan sarana produksi untuk para petani. Pada 2024, kami menghadirkan Kampung Dolanan Khatulistiwa sebagai wadah pelestarian permainan tradisional sekaligus pemberdayaan masyarakat. Penghargaan ini memperkuat komitmen kami untuk terus menghadirkan program CSR yang berdampak bagi ketahanan pangan dan sosial budaya,” ungkapnya.
Program Kemitraan Pertanian Lokal mencakup kerja sama pengelolaan lahan seluas 166 hektare oleh petani mitra melalui sistem pinjam pakai. Di lahan tersebut dibangun fasilitas seperti Balai Pertanian Terpadu, Rumah Pembibitan (GreenHouse) dan Rumah Pupuk Organik. Para petani menanam berbagai komoditas hortikultura, sayuran organik, rempah, buah, hingga mengembangkan peternakan kambing dan ayam. Program ini tidak hanya meningkatkan ekonomi lokal, tetapi juga mendukung prinsip pertanian berkelanjutan (sustainable farming) dengan penggunaan pupuk organik dan pestisida alami.
Sementara itu, program Kampung Dolanan Khatulistiwa atau KADO KITA di Kampung Dadap, Rawa Buntu, Tangerang Selatan menjadi sarana pelestarian budaya sekaligus solusi atas ketergantungan anak-anak terhadap gawai. Terbuka untuk umum setiap hari pukul 08.00–16.00 WIB, KADO KITA menyediakan lebih dari 20 jenis permainan tradisional seperti egrang, congklak, bakiak panjang, panahan, hingga ular tangga jumbo.
Beragam inisiatif sosial ini merupakan bagian dari komitmen Sinar Mas Land dalam memberdayakan masyarakat di sekitar kawasan BSD City. Melalui program-program seperti Bina Sekolah, Bina Literasi, Bina Kampung, Bina Usaha, Pasar Rakyat Go Digital, dan Kemitraan Pertanian Lokal, perusahaan terus berupaya menciptakan dampak positif di bidang ekonomi, pendidikan, dan lingkungan secara berkelanjutan. (RIZ)















Discussion about this post