• Tentang Kami
  • Contact
Senin, 5 Januari 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Nasional

Intervensi AS di Venezuela, GKB-NU Nilai Ancaman Serius bagi Perdamaian Dunia

Oleh: wartatangerang.com
Senin, 5 Januari 2026 / 08:42 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

Gerakan Kebangkitan Baru Nahdlatul Ulama (GKB-NU) mengecam keras intervensi militer Amerika Serikat terhadap Republik Bolivarian Venezuela yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro. Tindakan tersebut dinilai sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan negara dan hukum internasional, sekaligus preseden berbahaya yang dapat menghancurkan tatanan dunia berbasis multilateralisme.

Inisiator GKB-NU, Hery Haryanto Azumi, menegaskan bahwa intervensi militer sepihak, apa pun dalihnya, merupakan bentuk arogansi kekuatan (power arrogance) yang mengancam perdamaian global.

READ ALSO

Dinas Lingkungan Hidup Jalankan Peran Strategis dalam Pengelolaan Lingkungan Daerah

Bethsaida Healthcare Perkuat Layanan Kesehatan Terintegrasi di 2026

“Ini bukan sekadar persoalan Venezuela. Ini adalah serangan langsung terhadap prinsip kedaulatan negara dan hukum internasional. Jika praktik seperti ini dibiarkan, maka dunia sedang diarahkan menuju hukum rimba, di mana yang kuat bebas menginjak yang lemah,” tegas Hery dalam pernyataannya, Senin (5/1).

Hery menilai langkah Amerika Serikat mencerminkan kecanduan lama menggunakan kekuatan militer sebagai jalan pintas menghadapi negara-negara yang dianggap menentang kepentingan geopolitiknya.

“Amerika Serikat kembali menunjukkan adiksi pada pendekatan utility over legality. Kepentingan strategis ditempatkan di atas hukum. Ini sangat berbahaya karena membuka pembenaran bahwa segala cara sah dilakukan demi mempertahankan hegemoni,” ujarnya.

Menurut GKB-NU, dalih historis seperti Doktrin Monroe 1823 dan Koreksi Roosevelt 1904 tidak lagi relevan dan justru memperlihatkan sisa-sisa mental kolonialisme yang bertentangan dengan semangat hubungan internasional modern.

“Doktrin tersebut bersifat sepihak, usang, dan berbau kolonial. Menghidupkannya kembali sama saja dengan mengubur multilateralisme yang selama ini menjadi fondasi perdamaian dunia pasca-Perang Dunia II,” kata Hery.

Lebih jauh, GKB-NU mengingatkan bahwa tindakan sepihak Amerika Serikat justru menciptakan preseden global yang sangat berbahaya. Negara-negara besar lain dapat menggunakan pola serupa untuk membenarkan intervensi militer di wilayah konflik maupun kawasan strategis.

“Apa yang dilakukan AS hari ini bisa dijadikan pembenaran oleh Rusia di Ukraina atau Tiongkok di Taiwan. Bahkan tidak tertutup kemungkinan pola ini digunakan untuk melegitimasi intervensi asing di wilayah kaya sumber daya seperti Aceh dan Papua dengan dalih kemanusiaan atau perlindungan investasi,” ujar Hery.

Ia menegaskan, jika pendekatan semacam ini dinormalisasi, maka tindakan sepihak akan berubah menjadi norma global yang diterima, dan pada akhirnya menghancurkan perdamaian dunia yang selama puluhan tahun berhasil dijaga.

GKB-NU menilai situasi ini sebagai bukti runtuhnya nilai-nilai multilateralisme dalam hubungan internasional. Oleh karena itu, GKB-NU secara tegas mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk mengambil peran kepemimpinan global yang lebih berani dan strategis.

“Presiden Prabowo harus memimpin konsolidasi Global South. Indonesia memiliki legitimasi historis dan moral untuk itu. Konferensi Asia-Afrika Bandung 1955 dan peran Indonesia dalam Gerakan Non-Blok adalah bukti bahwa Indonesia mampu menjadi penyeimbang kekuatan dunia,” tegas Hery.

Ia mengingatkan bahwa Indonesia pernah menjadi lokomotif pembebasan negara-negara Asia, Afrika, dan Amerika Latin dari kolonialisme, bahkan menginspirasi lahirnya BRICS.

“Dunia saat ini kembali dipaksa memilih antara Amerika Serikat atau Tiongkok. Ini berbahaya. Global South tidak boleh terus-menerus dijadikan objek tarik-menarik hegemoni. Indonesia harus hadir menawarkan jalan ketiga melalui multilateralisme sejati,” katanya.

Menurut GKB-NU, rivalitas AS–Tiongkok telah menyeret dunia ke dalam polarisasi baru antara Blok Establishment dan Blok Resistance, dengan dampak serius terhadap stabilitas geopolitik dan geoekonomi global.

“Jika tidak ada kekuatan penyeimbang, konflik-konflik regional akan terus membesar dan berpotensi menjadi krisis global. Indonesia bisa dan harus menjadi exit strategy bagi kebuntuan tersebut,” ujar Hery.

Sebagai penutup, GKB-NU menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh diplomasi internasional pemerintahan Presiden Prabowo.

“Kami siap membantu pemerintah menggalang dukungan ulama, intelektual, publik luas, hingga diaspora Indonesia untuk memperkuat diplomasi internasional Indonesia sesuai amanat Pembukaan UUD 1945: ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial,” pungkas Hery.

Tags: Gerakan Kebangkitan Baru Nahdlatul UlamaGKB-NUHery Haryanto AzumiIndonesiaNahdlatul UlamaNasionalNU

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

Dinas Lingkungan Hidup Jalankan Peran Strategis dalam Pengelolaan Lingkungan Daerah

Related Posts

Dinas Lingkungan Hidup Jalankan Peran Strategis dalam Pengelolaan Lingkungan Daerah
Nasional

Dinas Lingkungan Hidup Jalankan Peran Strategis dalam Pengelolaan Lingkungan Daerah

Oleh: wartatangerang.com
Senin, 5 Januari 2026 / 01:54 WIB
Bethsaida Healthcare Perkuat Layanan Kesehatan Terintegrasi di 2026
Nasional

Bethsaida Healthcare Perkuat Layanan Kesehatan Terintegrasi di 2026

Oleh: Rizki
Jumat, 2 Januari 2026 / 19:24 WIB
Ketua JMSI Kepri Eddy Supriatna,menyerahkan Buku Bentengi Pelajar dari Kriminalitas – Tolak Jadi Korban TPPO kepada Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin. (IST)
Nasional

Kapolda Kepri Terima Buku Edukasi Anti-TPPO dari JMSI Kepri

Oleh: Rizki
Rabu, 31 Desember 2025 / 18:42 WIB
Ribuan UMKM Tumbuh Bersama Alfamidi, Omzet Naik Signifikan
Nasional

Ribuan UMKM Tumbuh Bersama Alfamidi, Omzet Naik Signifikan

Oleh: Rizki
Senin, 29 Desember 2025 / 19:57 WIB
Akses Tol Langsung Jakarta–Tangerang KM 25 Rampung Sesuai Target
Nasional

Akses Tol Langsung Jakarta–Tangerang KM 25 Rampung Sesuai Target

Oleh: Rizki
Senin, 29 Desember 2025 / 11:30 WIB
Pemerintah Isyaratkan Bentuk Unit Organisasi Non Eselon Pengelola Dana Lingkungan Hidup
Nasional

Pentingnya Lingkungan Hidup dan Peran Sosialisasi Dinas Lingkungan Hidup

Oleh: wartatangerang.com
Sabtu, 27 Desember 2025 / 12:13 WIB

Discussion about this post

WARTA TERKINI

Intervensi AS di Venezuela, GKB-NU Nilai Ancaman Serius bagi Perdamaian Dunia

Intervensi AS di Venezuela, GKB-NU Nilai Ancaman Serius bagi Perdamaian Dunia

Senin, 5 Januari 2026 / 08:42 WIB
Dinas Lingkungan Hidup Jalankan Peran Strategis dalam Pengelolaan Lingkungan Daerah

Dinas Lingkungan Hidup Jalankan Peran Strategis dalam Pengelolaan Lingkungan Daerah

Senin, 5 Januari 2026 / 01:54 WIB
Pemkab Tangerang Siapkan Normalisasi Saluran Atasi Banjir di Rajeg

Pemkab Tangerang Siapkan Normalisasi Saluran Atasi Banjir di Rajeg

Sabtu, 3 Januari 2026 / 22:18 WIB
Hadapi Persis Solo, Persita Tangerang Berbekal Momentum Positif

Hadapi Persis Solo, Persita Tangerang Berbekal Momentum Positif

Sabtu, 3 Januari 2026 / 22:15 WIB
Galactic New Year’s Eve, Perayaan Tahun Baru Penuh Warna di Atria Hotel Gading Serpong

Galactic New Year’s Eve, Perayaan Tahun Baru Penuh Warna di Atria Hotel Gading Serpong

Sabtu, 3 Januari 2026 / 22:11 WIB
Bethsaida Healthcare Perkuat Layanan Kesehatan Terintegrasi di 2026

Bethsaida Healthcare Perkuat Layanan Kesehatan Terintegrasi di 2026

Jumat, 2 Januari 2026 / 19:24 WIB
UIN Jakarta Puncaki Ranking SINTA PTKIN

UIN Jakarta Puncaki Ranking SINTA PTKIN

Kamis, 1 Januari 2026 / 23:34 WIB
UIN Jakarta Amankan Aset Negara lewat Integrasi Satuan Pendidikan ke BLU

UIN Jakarta Amankan Aset Negara lewat Integrasi Satuan Pendidikan ke BLU

Rabu, 31 Desember 2025 / 22:18 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang