• Tentang Kami
  • Contact
Senin, 1 Juni 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

Echolalia, Mendengar Suara Berulang yang Terjadi Akibat Gangguan Saraf

Oleh: wartatangerang.com
Kamis, 27 September 2018 / 01:09 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

Pernah mendengar suara bergema? Mungkin Anda sering mendengar suara ini ketika seseorang berbicara melalui mikrofon. Namun, ini kondisi ini bisa terjadi pada anak yang memiliki autisme atau masalah kesehatan tertentu. Suara bergema yang sering didengar ini disebut juga dengan echolalia. Agar lebih jelas mengenai echolalia, simak ulasannya berikut ini.

READ ALSO

ARYADUTA Lippo Village Salurkan Hewan Kurban, Perkuat Kepedulian dan Kebersamaan dengan Masyarakat

Promo Stay 2 Payless, Menginap 2 Malam Hanya Rp520 Ribu di Starlet Hotel Serpong

Echolalia adalah penyakit mental, tapi bisa terjadi pada anak normal

Echolalia sebenarnya menjadi bagian dari perkembangan anak, yaitu ketika si kecil belajar untuk berbicara. Mereka cenderung meniru perkataan yang sama berulang kali. Namun, saat anak sudah masuk usia tiga sampai empat tahun, echolalia akan hilang karena kemampuan mereka dalam berbicara akan bertambah sempurna.

Jika echolalia tidak hilang pada anak, ini menunjukkan adanya gejala kerusakan otak yang menyebabkan ia mendengar suara yang sama berulang (bergema).

Orang dengan kondisi ini, biasanya akan kesulitan untuk berkomunikasi secara normal karena harus berusaha keras untuk memahami perkataan orang lain. Mereka mungkin cenderung mengulang pertanyaan seseorang dibanding menjawab pertanyaan tersebut.

Echolalia yang tidak hilang umumnya dimiliki oleh anak dengan autisme yang perkembangan berbicaranya tertunda. Pada beberapa kasus, orang dengan sindrom Tourette juga bisa memiliki kondisi ini. Sindrom Tourette adalah kondisi seseorang yang cenderung berbicara tanpa kendali, bahkan berteriak.

Orang dengan afasia, demensia, cedera otak traumatis, skizofrenia juga bisa memiliki echolalia.

Penyebab dan gejala echolalia

Adanya kerusakan atau gangguan pada otak, seperti kecelakaan atau penyakit pada otak bisa jadi penyebab echolalia.  Gangguan ini juga bisa muncul pada seseorang yang mengalami cemas dan merasa tertekan.

Gejala utama echolalia adalah pengulangan kata atau suara yang didengar oleh pasien. Pengulangan tersebut bisa muncul saat orang lain sedang berbicara atau setelah pembicaraan selesai. Namun, dapat juga muncul dalam satu jam atau satu hari setelah mendengarnya.

Gejala echolalia yang mungkin terjadi pada anak meliputi:

  • Terlihat frustasi saat berbicara
  • Kesulitan untuk menanggapi percakapan
  • Mudah marah saat ditanya atau memulai pembicaraan
  • Cenderung mengulang pertanyaan dibanding menjawab pertanyaan

Jenis echolalia yang umum terjadi

Ada dua jenis echolalia yang umumnya dialami oleh seseorang. Namun, keduanya sangat sulit dikenali sampai Anda atau dokter mengenal pasien dan tahu bagaimana kebiasaan pasien saat berkomunikasi. Jenis echolalia meliputi:

Echolalia fungsional (interaktif)

Orang dengan echolalia interaktif masih bisa mengikuti percakapan dengan orang lain, walaupun kata-kata yang diucapkan sering kali tidak sempurna. Bahkan sering kali, mengungkapkan pertanyaan pada dirinya sendiri, padahal ia ingin meminta sesuatu. Semua kata yang diucapkan kemungkinan adalah kata-kata yang sering ia dengar.

Echolalia non-interaktif

Orang dengan echolalia non-interaktif sering mengungkapkan sesuatu yang sama sekali tidak berhubungan dengan situasi yang dihadapi. Mereka juga sering kali mengulang pertanyaan berkali-kali sebelum menjawabnya. Mereka cenderung mencetuskan kata-kata saat ia sedang melakukan sesuatu.

Cara mengatasi echolalia pada anak

Jika si kecil mengalami echolalia, Anda jangan berkecil hati. Beberapa metode yang bisa membantu anak untuk mengatasi echolalia adalah:

  • Terapi bicara. Pasien echolalia akan mengikuti terapi bicara untuk belajar mengatakan apa yang mereka pikirkan. Latihan bicara ini disebut dengan “isyarat-jeda-titik”, yaitu ahli terapis akan mengajukan suatu pertanyaan, anak akan diberi waktu singkat untuk menanggapi pertanyaan, kemudian ia harus menyatakan jawabannya dengan benar.
  • Terapi obat. Gejala echolalia akan bertambah parah ketika anak mengalami stres atau cemas. Oleh karena itu, dokter biasanya akan meresepkan obat antidepresan aau antikecemasan untuk membuat anak jadi lebih tenang.
  • Perawatan di rumah. Orang di sekitar pasien dapat membantu meningkatkan kemampuan pasein untuk berkomunikasi. Orangtua mungkin harus mengikuti pelatihan dulu supaya lebih mengerti bagaimana cata terbaik untuk berkomunikasi dengan pasien.

The post Echolalia, Mendengar Suara Berulang yang Terjadi Akibat Gangguan Saraf appeared first on Hello Sehat.

Source

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

5 Komplikasi yang Bisa Muncul Jika Asma Tak Ditangani Dengan Baik

Next Post

105 Untuk Lulusan Terbaik, Mahkamah Agung Buka Lowongan 1052 CPNS

Related Posts

ARYADUTA Lippo Village Salurkan Hewan Kurban, Perkuat Kepedulian dan Kebersamaan dengan Masyarakat
Gaya Hidup

ARYADUTA Lippo Village Salurkan Hewan Kurban, Perkuat Kepedulian dan Kebersamaan dengan Masyarakat

Oleh: Rizki
Minggu, 31 Mei 2026 / 14:53 WIB
Promo Stay 2 Payless, Menginap 2 Malam Hanya Rp520 Ribu di Starlet Hotel Serpong
Gaya Hidup

Promo Stay 2 Payless, Menginap 2 Malam Hanya Rp520 Ribu di Starlet Hotel Serpong

Oleh: Rizki
Minggu, 31 Mei 2026 / 14:47 WIB
Liburan Long Weekend Makin Seru, Atria Gading Serpong Hadirkan Promo Staycation Plus Kelas Pemadam Kebakaran Anak
Gaya Hidup

Liburan Long Weekend Makin Seru, Atria Gading Serpong Hadirkan Promo Staycation Plus Kelas Pemadam Kebakaran Anak

Oleh: Rizki
Minggu, 31 Mei 2026 / 14:40 WIB
Hunian Dekat Alam Tak Sekadar Nyaman, Tapi Juga Menyehatkan Mental
Gaya Hidup

Hunian Dekat Alam Tak Sekadar Nyaman, Tapi Juga Menyehatkan Mental

Oleh: Rizki
Selasa, 26 Mei 2026 / 13:30 WIB
Rayakan Tahun Baru Bertema Galaksi di Atria Hotel & Residences Gading Serpong
Gaya Hidup

Datang ke Atria Bridal Culinary Showcase: Masuk Gratis, Ada Free Food Tasting!

Oleh: Rizki
Senin, 25 Mei 2026 / 22:39 WIB
GWK Cultural Park Gelar Sunrise Movement, Padukan Wellness dan Keindahan Alam Bali
Gaya Hidup

GWK Cultural Park Gelar Sunrise Movement, Padukan Wellness dan Keindahan Alam Bali

Oleh: Rizki
Minggu, 24 Mei 2026 / 22:07 WIB
Next Post
105 Untuk Lulusan Terbaik, Mahkamah Agung Buka Lowongan 1052 CPNS

105 Untuk Lulusan Terbaik, Mahkamah Agung Buka Lowongan 1052 CPNS

Discussion about this post

WARTA TERKINI

Kolaborasi Unik BYD Atto 1 dan Dominate® Tampil Memukau di Brightspot City 2026

Kolaborasi Unik BYD Atto 1 dan Dominate® Tampil Memukau di Brightspot City 2026

Minggu, 31 Mei 2026 / 15:18 WIB
Raih Satu Poin, Timnas Indonesia Bermain Imbang Melawan Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Rumor Transfer Liga 2026/2027: Gelandang Serang Timnas Dikaitkan dengan Bali United

Minggu, 31 Mei 2026 / 15:07 WIB
ARYADUTA Lippo Village Salurkan Hewan Kurban, Perkuat Kepedulian dan Kebersamaan dengan Masyarakat

ARYADUTA Lippo Village Salurkan Hewan Kurban, Perkuat Kepedulian dan Kebersamaan dengan Masyarakat

Minggu, 31 Mei 2026 / 14:53 WIB
Promo Stay 2 Payless, Menginap 2 Malam Hanya Rp520 Ribu di Starlet Hotel Serpong

Promo Stay 2 Payless, Menginap 2 Malam Hanya Rp520 Ribu di Starlet Hotel Serpong

Minggu, 31 Mei 2026 / 14:47 WIB
Liburan Long Weekend Makin Seru, Atria Gading Serpong Hadirkan Promo Staycation Plus Kelas Pemadam Kebakaran Anak

Liburan Long Weekend Makin Seru, Atria Gading Serpong Hadirkan Promo Staycation Plus Kelas Pemadam Kebakaran Anak

Minggu, 31 Mei 2026 / 14:40 WIB
Gandeng Peserta SNBT 2026, Universitas Mercu Buana Buka Peluang Kuliah Gratis Lewat Program Beasiswa

Gandeng Peserta SNBT 2026, Universitas Mercu Buana Buka Peluang Kuliah Gratis Lewat Program Beasiswa

Minggu, 31 Mei 2026 / 14:24 WIB
Kurangi Gadget Melalui Olahraga, Paramount Petals Sukses Gelar Push Bike Competition 2026

Kurangi Gadget Melalui Olahraga, Paramount Petals Sukses Gelar Push Bike Competition 2026

Minggu, 31 Mei 2026 / 14:15 WIB
Ini Spesifikasi Lengkap vivo Y05, Rajanya Baterai Jumbo di Kelasnya

Ini Spesifikasi Lengkap vivo Y05, Rajanya Baterai Jumbo di Kelasnya

Minggu, 31 Mei 2026 / 14:10 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang