TANGSEL-Akademisi dari Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS), Adib Miftahul, menyatakan hasil survey tak terlalu mengejutkan. Pasalnya, Tangsel banyak dihuni oleh pemilih realistis. Basis Tangsel sebagai wilayah perkotaan turut memperkuat alasan tersebut.
Diketahui, hasil survey Indopolling Network pada Jumat, (27/12/2019) dari 28 tokoh yang punya peluang memenangkan Pilkada Tangsel 2020 mencatatnya, Benyamin Davnie menempati urutan pertama dengan perolehan 28,4%, Muhamad 15,7%, Arsyid 8,6%, 3,2% dan Tomi Patria menutup posisi 5 besar dengan raihan 1,8%.
“Dengan model wilayah perkotaan dan hanya terdiri dari 7 kecamatan, pemilih ini cenderung realistis. Referensi pemilih realistis ini biasanya paling banyak melihat informasi dari media massa dan media sosial,” kata Adib, Sabtu (28/12/2019).
Pria yang juga menjadi dosen Fisip menambahkan, karakter pemilih realistis lebih suka memilih kepada tokoh yang elektabilitasnya suistainable atau berkesinambungan alias bukan instan atau dadakan.
“Suka dan tidak suka yang diuntungkan ya petahana atau Pak Ben, dengan Dia yang jadi Wakil Walikota selama dua periode. Dengan rekam itu, pemilih ini tak mau coba-coba gitu. Mereka lebih memilih yang jelas dan berpengalaman. Kan istilahnya tinggal melanjutkan begitu,” kata Adib.
Adib juga memprediksi, walau masih terlalu dini, kontestasi politik hingga pemilukada tahun depan, tokoh yang bertarung tak jauh-jauh dari hasil survey tersebut.
“Tokohnya saya kira tak jauh-jauh dengan nama yang beredar ini. Cuma mungkin ada kejutan dari Siti Nur Azizah. Bagaimanapun SNA kan anak Wakil Presiden dan sudah sangat gencar sosialisasi, kemungkinan besar akan menggunakan ‘Jalur Udara’,” terangnya.
Yang dimaksud Adib dengan ‘Jalur Udara’ adalah kemungkinan akan menggunakan kedekatan bapaknya untuk mendapat dukungan politik dari pemimpin partai politik.
Melihat kondisi yang sekarang, diakui Adib, bakal ada kecendrungan bagaimana partai politik akan berburu calon walikota dan wakilnya, sehingga calon yang diusung partai tidak hanya menjadi peserta pemilihan walikota semata.
“Lembaga survai sudah merilis siapa yang populer dan siapa yang mempunyai keterpilihan atau elektabilitas paling tinggi, sehingga hasil itu menjadi acuan partai untuk berebut tanda tangan sang figur calon, supaya bisa menjadi suksesi Airin dikemudian hari,” jelasnya.
Diketahui, selain dari lima nama tersebut juga muncul nama Ruhamaben, Beben Nur Fadillah, Suhendar dan Ade Irawan. (RAY)























Discussion about this post