TANGERANG, WT – Ajang olahraga rekreasi paling bergengsi di tingkat regional kembali dihelat. Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Provinsi (FORPROV) II Banten resmi dibuka di Kota Tangerang dengan menghadirkan kemeriahan serta antusiasme tinggi dari berbagai kontingen daerah.
Selain menjadi wadah unjuk kebolehan bagi para pegiat olahraga rekreasi, perhelatan akbar ini mengusung misi besar untuk membudayakan gaya hidup aktif serta mempererat tali persaudaraan antar-kabupaten dan kota se-Provinsi Banten.
Pembukaan ajang ini turut dihadiri oleh Gubernur Banten, Andra Soni, yang memberikan apresiasi tinggi kepada KORMI (FORMI) Banten dan jajaran Pemerintah Kota Tangerang selaku tuan rumah penyelenggara.
Dalam sambutannya, Andra Soni menyoroti krusialnya menggalakkan kembali aktivitas fisik di tengah masyarakat. Berdasarkan data cek kesehatan gratis pada tahun 2025 lalu, terungkap fakta bahwa lebih dari 60% pelajar dan kelompok usia dewasa masih minim melakukan aktivitas fisik. Kondisi tersebut dikhawatirkan memicu lonjakan berbagai penyakit tidak menular, seperti hipertensi dan diabetes.
“Kami berharap seluruh kepala daerah dan pemerintah daerah kembali mengaktifkan kegiatan olahraga di masyarakat melalui gerakan memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat. Olahraga itu penting, karena saya yakin masyarakat yang sehat akan membuat negaranya kuat,” tegas Andra Soni.
Sementara itu, Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Tangerang sebagai tuan rumah FORPROV II Banten. Pihaknya menegaskan komitmen penuh Pemkot Tangerang dalam menyediakan sarana, fasilitas, serta pembinaan atlet dan pegiat olahraga secara berkelanjutan.
Menurutnya, esensi dari ajang ini bukan sekadar mengejar posisi juara semata, melainkan memperkuat solidaritas warga Banten sekaligus membina generasi muda yang tangguh.
“Melalui olahraga rekreasi ini, kita membina generasi penerus agar tumbuh menjadi anak yang sehat, pintar, dan cerdas, serta mampu membawa nama baik Kota Tangerang dan Provinsi Banten ke tingkat yang lebih tinggi,” ungkap Sachrudin penuh optimisme.
Semangat tinggi dan persiapan matang turut ditunjukkan oleh para atlet yang berlaga di lapangan. Salah satunya datang dari Yayasan Pendidikan Olahraga Karate (YPOK) Kota Tangerang.
Pegiat Pembantu Pengembangan YPOK Kota Tangerang, Muhammad Agung, membeberkan bahwa pihaknya telah menggenjot latihan intensif sejak tiga bulan lalu. Dalam ajang ini, YPOK Kota Tangerang menerjunkan 16 atlet putra dan putri pilihan dari jenjang pendidikan SD, SMP, hingga SMA.
“Persiapan kami sudah dimulai sejak tiga bulan sebelumnya. Dengan dukungan fasilitas dan sarana yang memadai dari Pemkot Tangerang, target kita tentu ingin menyumbang medali sebanyak-banyaknya dan membawa Kota Tangerang menjadi juara umum,” pungkas Agung. (ADV)















Discussion about this post