TANGERANG, WT – Pertarungan sengit rival abadi Asia Tenggara bakal kembali tersaji dalam lanjutan penyisihan Grup A Piala AFF 2026. Tim nasional Indonesia dijadwalkan melakoni laga krusial kontra Vietnam di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Senin (3/8/2026).
Bagi publik sepak bola Tanah Air maupun Vietnam, duel yang kerap dijuluki El Clasico Asia Tenggara ini bukan sekadar perebutan tiga poin biasa, melainkan pertaruhan gengsi dua kekuatan utama kawasan regional.Saling Sikut Sejak Edisi PerdanaBerdasarkan rekam jejak sejarah di panggung Piala AFF (sebelumnya bernama Piala Tiger), kedua negara sudah bertemu sebanyak 13 kali.
Menariknya, statistik mencatatkan persaingan yang amat sengit dan relatif seimbang.Saling adu mekanik ini dimulai sejak edisi perdana tahun 1996 di Singapura. Kala itu, Indonesia ditahan imbang 1-1 pada fase grup, sebelum akhirnya dipaksa menyerah 2-3 oleh Vietnam dalam perebutan tempat ketiga.
Setelah momen tersebut, Skuad Garuda sempat mencatatkan tren positif dalam rentang tahun 2000 hingga 2023 di ajang Piala AFF. Meski kerap diwarnai hasil imbang, Indonesia sukses memetik tiga kemenangan penting atas The Golden Star Warriors.
Namun, dalam dua duel terakhir di ajang bergengsi regional ini, performa Timnas Indonesia sempat merosot saat bersua Vietnam, termasuk kekalahan pada leg kedua semifinal edisi 2023 dan kekalahan di babak penyisihan grup edisi 2024.
Walau begitu, jika memperhitungkan seluruh ajang kompetitif resmi seperti Kualifikasi Piala Dunia dan Piala Asia dalam dua tahun terakhir, Skuad Garuda yang tampil dengan kekuatan penuh terbukti unggul dengan menyapu bersih tiga kemenangan atas Vietnam.















Discussion about this post