• Tentang Kami
  • Contact
Selasa, 3 Februari 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Kejang Dengan Demam (Kejang Febrile)

Oleh: Sofia
Sabtu, 25 Juli 2020 / 21:05 WIB
Share on FacebookShare on Twitter
  • Definisi

Apa itu kejang dengan demam?

Kejang febrile adalah jenis kejang yang dipicu oleh demam. Jenis kejang ini merupakan yang paling sering terjadi dari semua jenis kejang (biasanya terjadi pada 4 persen anak-anak) dan biasanya tidak berbahaya. Kejang demam biasa menyerang anak-anak usia antara 6 bulan hingga 5 tahun. Kebanyakan kejang pertama terjadi pada usia 3 tahun. Suhu rata-rata saat kejang demam terjadi adalah 40 derajat Celcius, meskipun sebagian kasus terjadi pada suhu demam yang lebih rendah. Setiap orang memiliki ambang kejang tersendiri. Bagi kebanyakan anak, ambang batas kejang adalah 38-41 derajat celcius sehingga mereka tidak mengalami kejang demam. Demam pun dapat disebabkan oleh infeksi di bagian tubuh, termasuk infeksi telinga atau flu ringan.

READ ALSO

Dukung Program Pemkab Tangerang, Paramount Petals Dorong Penurunan Stunting Sepanjang 2025

Eka Hospital MT Haryono Resmi Beroperasi, Punya Teknologi Robot Bedah Da Vinci XI

Apa saja tanda dan gejalanya?

Selama kejang, mereka akan tidak sadar. Mata mereka menatap atau memutar ke atas. Lengan dan kaki mereka menjadi kaku atau kejang. Kejang demam biasanya berlangsung selama 1 sampai 10 menit tanpa diberi pengobatan. Sebagian besar anak-anak ini biasanya hanya mengalami 1 kali kejang demam seumur hidup mereka. Namun 40 persen lainnya harus mengalami 1 sampai 3 kali kejang demam seumur hidup mereka. Kekambuhan kadang terjadi karena demam ringan (kurang dari 37 derajat celcius). Kejang biasanya berhenti terjadi saat usia mereka 5 atau 6 tahun.

Anda tidak perlu takut saat melihat anak Anda kejang, karena kejang tidak menyebabkan kerusakan otak atau epilepsi. Kadang-kadang seorang anak hanya akan terluka jika ia terjatuh saat kejang.

  • Cara menangani

Apa yang harus saya lakukan?

Dengan menurunkan demam anak Anda secepat mungkin, maka Anda dapat mempersingkat kejang. Copot sebagian pakaian yang mereka gunakan dan tempelkan waslap dingin ke dahi dan leher mereka. Jika kejang terus berlanjut, usap tubuhnya dengan spons yang dibasahi air dingin (tapi hindari menggunakan alkohol, karena bisa menyebabkan koma). Ketika air menguap, suhu akan segera turun. Jangan tempatkan anak Anda di bak mandi karena ini bisa membahayakan mereka selama kejang.

Ketika kejang sudah berhenti dan anak Anda benar-benar sadar, berikan dosis paracetamol atau acetaminophen yang tepat. Juga paksa supaya mereka minum cairan yang dingin.

Jika di mulut anak Anda terdapat sesuatu, segera keluarkan agar anak Anda tidak  tersedak. Letakkan anak Anda di sisi samping badan atau perutnya (menghadap ke bawah) untuk membantu mengeluarkan benda asing atau muntahan. Jika dia muntah, bersihkanlah mulutnya. Jika napas anak Anda berbunyi, tarik rahang dan dagu mereka ke depan dengan menempatkan dua jari Anda di sudut belakang rahang di setiap sisi (ini secara otomatis akan mengarahkan lidah ke depan).

Kesalahan Umum dalam Pertolongan Pertama untuk Kejang

Selama kejang, jangan mencoba untuk menahan anak Anda atau menghentikan gerakan kejang. Setelah dimulai, kejang akan berlanjut dengan sendirinya tidak peduli apa yang Anda lakukan. Jangan mencoba untuk menyadarkan anak Anda hanya karena napas mereka berhenti sejenak selama 5 sampai 10 detik. Sebaliknya, cobalah untuk memastikan jalan napas mereka tidak tersumbat. Jangan mencoba untuk memaksakan apapun ke dalam mulut anak Anda karena dapat melukai mulut dan gigi serta menyebabkan muntah, atau jari Anda tergigit. Jangan mencoba untuk menahan lidah anak Anda.

Perawatan di Rumah Setelah Anak Mengalami Kejang Demam

Jika dokter Anda setuju, berikan anak Anda acetaminophen atau ibuprofen selama 48 jam ke depan (atau lebih lama jika demam terus berlanjut).

Simpan beberapa supositoria asetaminofen di rumah Anda untuk berjaga-jaga kalau anak Anda suatu hari mengalami kejang demam lagi (dosisnya sama seperti obat minum). Ketika anak Anda tersadar sepenuhnya, Anda dapat memberikan obat penurun panas lainnya melalui mulut.

Berikan pakaian atau selimut yang berbahan ringan. Hindari menutupi anak Anda dengan lebih dari satu selimut. Menyelimuti terlalu tebal saat tidur dapat menaikkan suhu sampai 1 atau 2 derajat ekstra.

Jaga agar anak Anda tetap terhidrasi dengan memberikan banyak cairan.

Kapan saya harus ke dokter?

Segera hubungi dokter jika kejang demam berlangsung lebih dari 5 menit. Dalam semua kasus kejang demam, setelah kejang berhenti, Anda harus membawa anak Anda ke dokter atau ruang gawat darurat terdekat, dan cobalah untuk menurunkan demam. Pakaikan anak Anda pakaian berbahan ringan dan terus kompreskan waslap dingin di dahi mereka. Kejang yang berlangsung lebih dari 30 menit bisa sangat berbahaya.

Meski tidak sedarurat gejala di atas, Anda tetap perlu memeriksakan diri ke dokter jika:

  • Kejang terjadi lagi
  • Leher kaku (catatan: ketidakmampuan untuk menempelkan dagu ke dada merupakan gejala awal meningitis)
  • Anak Anda merasa kebinngungan atau mengigau
  • Anak Anda sulit untuk terbangun
  • Anda merasa keadaan anak Anda semakin parah.
  • Pencegahan

Satu-satunya cara untuk mencegah kejang di masa mendatang adalah dengan memberikan antikonvulsan pada anak Anda setiap hari sampai usia mereka mencapai 3 atau 4 tahun. Karena antikonvulsan memiliki efek samping dan kejang demam umumnya tidak berbahaya, antikonvulsan jarang diresepkan lagi kecuali anak Anda memiliki masalah neurologis lainnya. Dokter Anda akan mendiskusikan keputusan ini dengan Anda.

Kejang demam biasanya terjadi pada hari pertama penyakit. Dengan mencegah demam tinggi, Anda dapat mencegah terjadinya kejang demam. Jika anak Anda pernah mengalami kejang di masa lalu, cobalah untuk selalu mengendalikan demam. Mulai beri mereka acetaminophen atau ibuprofen saat anak Anda demam (suhu lebih dari 38°C) dan berikan secara terus-menerus selama 48 jam. Jika anak Anda mengalami demam pada waktu tidur, bangunkanlah dia sekali pada malam hari untuk memberikan obat demam.

Karena demam dapat terjadi setelah imunisasi DPT, beri acetaminophen atau ibuprofen di dokter setelah anak Anda diimunisasi dan beri mereka obat tersebut untuk setidaknya 24 jam.

The post Kejang Dengan Demam (Kejang Febrile) appeared first on Hello Sehat.

Source

Tags: Gaya HidupHidup SehatKesehatanSehatTips Sehat

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

7 Makanan Sehari-hari yang Ternyata Sebenarnya Mengandung Racun

Next Post

PSBB di Provinsi Banten Kembali Diperpanjang, Waspadai Penularan dari Zona Merah

Related Posts

Dukung Program Pemkab Tangerang, Paramount Petals Dorong Penurunan Stunting Sepanjang 2025
Kesehatan

Dukung Program Pemkab Tangerang, Paramount Petals Dorong Penurunan Stunting Sepanjang 2025

Oleh: Rizki
Minggu, 1 Februari 2026 / 11:52 WIB
Eka Hospital MT Haryono Resmi Beroperasi, Punya Teknologi Robot Bedah Da Vinci XI
Kesehatan

Eka Hospital MT Haryono Resmi Beroperasi, Punya Teknologi Robot Bedah Da Vinci XI

Oleh: Rizki
Jumat, 23 Januari 2026 / 20:24 WIB
Teknologi Da Vinci XI di Eka Hospital MT Haryono, Solusi Bedah Presisi Kanker Prostat
Kesehatan

Teknologi Da Vinci XI di Eka Hospital MT Haryono, Solusi Bedah Presisi Kanker Prostat

Oleh: Rizki
Rabu, 14 Januari 2026 / 09:30 WIB
Bukan Hanya Anak-Anak, Gigi Goyang Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius pada Orang Dewasa
Kesehatan

Bukan Hanya Anak-Anak, Gigi Goyang Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius pada Orang Dewasa

Oleh: Rizki
Jumat, 26 Desember 2025 / 10:30 WIB
Rayakan 13 Tahun, Bethsaida Healthcare Tegaskan Komitmen “Care in Every Step”
Kesehatan

Rayakan 13 Tahun, Bethsaida Healthcare Tegaskan Komitmen “Care in Every Step”

Oleh: Rizki
Kamis, 18 Desember 2025 / 21:33 WIB
Gunakan Teknologi Robotik Velys, Eka Hospital Raih Hasil Sempurna pada 100 Operasi Lutut
Kesehatan

Gunakan Teknologi Robotik Velys, Eka Hospital Raih Hasil Sempurna pada 100 Operasi Lutut

Oleh: Rizki
Kamis, 18 Desember 2025 / 16:29 WIB
Next Post
PSBB di Provinsi Banten Kembali Diperpanjang, Waspadai Penularan dari Zona Merah

PSBB di Provinsi Banten Kembali Diperpanjang, Waspadai Penularan dari Zona Merah

Discussion about this post

WARTA TERKINI

Tiga Bulan Menganggur, Buruh PT SLI Balaraja Harap Pabrik Segera Dibuka Kembali

Tiga Bulan Menganggur, Buruh PT SLI Balaraja Harap Pabrik Segera Dibuka Kembali

Senin, 2 Februari 2026 / 09:43 WIB
Wawalkot Pilar Ucapkan Selamat ke Dewa United Promosi ke Liga 1, Apa Kabar Persitangsel?

Rivera Buka Gol, Kafiatur Balas! Persebaya vs Dewa United Berbagi Poin

Minggu, 1 Februari 2026 / 21:22 WIB
Wawalkot Pilar Ucapkan Selamat ke Dewa United Promosi ke Liga 1, Apa Kabar Persitangsel?

Dewa United Banten Tantang Persebaya di GBT, Riekerink Waspadai Momentum Bajul Ijo

Minggu, 1 Februari 2026 / 13:42 WIB
Pengunjung Serbu Rame – Rame Belah Duren di Tangcity Mall

Pengunjung Serbu Rame – Rame Belah Duren di Tangcity Mall

Minggu, 1 Februari 2026 / 12:54 WIB
Peringati Harlah NU ke-103, Bupati Tangerang Soroti Peran NU di Masyarakat

Peringati Harlah NU ke-103, Bupati Tangerang Soroti Peran NU di Masyarakat

Minggu, 1 Februari 2026 / 12:37 WIB
Dukung Program Pemkab Tangerang, Paramount Petals Dorong Penurunan Stunting Sepanjang 2025

Dukung Program Pemkab Tangerang, Paramount Petals Dorong Penurunan Stunting Sepanjang 2025

Minggu, 1 Februari 2026 / 11:52 WIB
Rampung Fisik, Akses Tol Jakarta–Tangerang KM 25 Masuk Tahap ULF–ULO

Rampung Fisik, Akses Tol Jakarta–Tangerang KM 25 Masuk Tahap ULF–ULO

Minggu, 1 Februari 2026 / 11:46 WIB
OPPO A6t Series Resmi Hadir di Indonesia, Baterai Jumbo dan Harga Mulai Rp1,9 Jutaan

OPPO A6t Series Resmi Hadir di Indonesia, Baterai Jumbo dan Harga Mulai Rp1,9 Jutaan

Jumat, 30 Januari 2026 / 23:10 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang