Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah di Tangerang Kamis menjelaskan, surat tersebut telah dikirim pada tanggal 5 Maret 2019 yang ditunjukan langsung kepada Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VI.
Dari hasil pengamatan visual, konstruksi beton pada jembatan mengalami kerusakan dan berpotensi terlepas/rontok. Sementara itu, pada konstruksi baja yang digunakan untuk perkuatan sheetpile terdapat baut yang lepas serta terdapat profil baja pengaku mengalami tekuk sehingga membuat khawatir para pengguna jalan.
“Atas dasar laporan warga dan temuan di lapangan, kami harapkan agar Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VI bisa segera mungkin melakukan evaluasi konstruksi jembatan dan penanganan dengan segera,” ujarnya.
Selain itu, surat tersebut pun sudah ditembuskan kepada Gubernur Banten dan Dirjen Bina Marga untuk segera mendapatkan tindak lanjut.
Apalagi, fly over tersebut merupakan jalur utama yang menghubungkan ke wilayah Kota Tangerang dari Jatake. Setiap harinya, kendaraan dari dua arah menggunakan fly over tersebut.
“Secepat mungkin kita respon, apalagi ini menjadi kebutuhan masyarakat khususnya pengendara yang melintas setiap waktunya dan bagian dari jalur utama,” tegasnya.
















Discussion about this post