• Tentang Kami
  • Contact
Jumat, 26 Juni 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Banten

Panen Jagung Belum Sesuai Harapan

Oleh: wartatangerang.com
Rabu, 6 Maret 2019 / 10:43 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

SERANG – Panen jagung di atas lahan 50 hektare di Kampung Cibaru, Desa Cikoneng, Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang masih belum sesuai dengan harapan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang. Hal itu lantaran cara penanamannya yang belum maksimal sehingga produksinya kalah saing dengan gulma yang ada di sekitar lahan.

READ ALSO

Cemari Lingkungan, Pabrik Oli Bekas PT BPE di Panongan Disegel KLH

Wartawan Tangerang Bentuk Environmental Journalist Network, Fokus Isu dan Aksi Lingkungan

“Di atas lahan 50 hektare milik perusahaan, dalam tahap awal terus terang dengan produksi ini belum maksimal, tanah jagung ini balap dengan gulma-gulma, dikasih pupuk tapi yang menikmatinya malah gulma,” kata Wakil Bupati (Wabup) Serang, Pandji Tirtayasa seusai acara panen jagung di Kampung Cibaru, Desa Cikoneng, Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang, Selasa (5/3).

Dalam acara tersebut, turut hadir Komandan Kodim (Dandim) 0602/Serang Letkol Inf Erwin Agung, Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten Sobirin, Kepala Distan Kabupaten Serang Dadang Hermawan, dan puluhan kelompok tani.

Dia menjelaskan bila di lahan yang baru digarap tersebut dilakukan dengan benar maka produksinya dua kali lipat dari hasil saat ini atau akan menghasilkan 8,4 ton jagung dalam 1 hektare lahan pertanian.

“Kalau di Jawilan 8,4 ton dalam satu hektare, tapi kalau di sini saya belum yakin, tapi ini sebagai pembelajaran kita, saya merespon baik dan berharap ke depan cara bertani dengan benar jadi dirawat,” ujarnya.

Dari hasil panen jagung tersebut juga, kata Pandji, belum bisa memenuhi kebutuhan sembilan perusahaan pakan ternak yang tiap bulannya membutuhkan 10 ribu ton jagung kering. Oleh karena itu, wajar saja bila perusahaan harus mengambil bahan tersebut ke wilayah di luar Banten.

“Sembilan perusahaan pakan ternak kapasitas mesinnya mampu mengolah jagung 10 ribu ton, tapi suplai dari prodak lokal, baik dari Serang, Lebak, maupun Pandeglang baru mencapai 1.000 sampai 1.500 ton dari kapasitas 10 ribu,” paparnya.

Bila 10 ribu ton per bulan terpenuhi, kata dia, maka manfaatnya sangat besar, mulai dari meningkatnya kesejahteraan petani, dan perusahaan dalam membeli pangan lebih murah karena menghemat biaya transportasi. “Jadi saling menguntungkan memang,” ungkapnya.

Maka dari itu, pihaknya terus mengajak petani untuk meningkatkan kesadaran untuk mulai menanam jagung dengan baik dan benar. Pihaknya pun akan menyiapkan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan lainnya.

“Kita pinjam lahan-lahan milik perusahaan, karena milik masyarakat hanya sedikit, tidak baik untuk perkembangan usaha tani, makanya kita siapkan pinjaman lahan yang lebih luas, kita siapkan juga alsinta (alat mesin pertanian), dan diolah agar lebih bagus melalui kelompok tani,” paparnya.

Kabid Tanaman Pangan Distan Provinsi Banten, Sobirin mengatakan bahwa pihaknya diberikan target oleh Kementerian Pertanian (Kementan) untuk menanam jagung 70 persen dari total alokasi lahan seluas 58.850 hektare menjelang Pilpres 2019.

“Namun kenyataanya di lapangan belum mencapai (70 persen), jadi kita belum bisa eksekusi bantuan benih, dari pusat sudah warning sebelum pilpres bisa 70 persen,” katanya.

Pihaknya meminta kepada pemerintah daerah untuk bisa memanfaatkan lahan tidur di daerahnya untuk bisa dijadikan lahan pertanian untuk jagung. “Kalau ada lahan, segera ke dinas yang ada di daerahnya, dan nanti kita usulkan ke pusat, apalagi Banten ini daerah yang memiliki potensi sangat besar terutama di Kabupaten Lebak, Pandeglang, dan Serang,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Distan Kabupaten Serang, Dadang Hermawan mengatakan bahwa Kabupaten Serang berpeluang menjadi pasar jagung karena masih banyak daerah yang memiliki lahan tidur yang belum tergarap untuk dijadiakn areal produksi jagung. “Pemantauan dari dinas masih banyak (lahan perusahaan), cuma kami secara detail desa per desa, baru ada informasi baru kami kejar,” katanya.

Dia menjelaskan dalam setahun pihaknya mengestimasikan hasil produksi mencapai 20 ribu ton. Namun hal itu belum bisa memenuhi pabrik pakan yang mencapai satu juta ton tiap tahunnya.

“Kita kan punya lahan produksi yang regular mencapai 4 ribu hektare, makanya kita membutuhkan luas areal produksi dari lahan tidur. Ke depan kita juga akan ada dari Jawilan, Cikande, kita sudah survei agar bisa digunakan di musim berikutnya,” ujarnya. (mg-03/tnt)

Source

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

Jangan Mau Dibayar Parpol untuk Mencoblos

Next Post

BKKBN Banten Sosialisasi dan Advokasi Program KKBPK

Related Posts

Cemari Lingkungan, Pabrik Oli Bekas PT BPE di Panongan Disegel KLH
Banten

Cemari Lingkungan, Pabrik Oli Bekas PT BPE di Panongan Disegel KLH

Oleh: Rizki
Sabtu, 20 Juni 2026 / 21:22 WIB
Wartawan Tangerang Bentuk Environmental Journalist Network, Fokus Isu dan Aksi Lingkungan
Banten

Wartawan Tangerang Bentuk Environmental Journalist Network, Fokus Isu dan Aksi Lingkungan

Oleh: Rizki
Rabu, 10 Juni 2026 / 16:43 WIB
Rayakan Satu Dekade, ACE Banten Luncurkan Buku Manajemen Fasilitas dan Bedah Strategi K3 Era Industri 5.0
Banten

Rayakan Satu Dekade, ACE Banten Luncurkan Buku Manajemen Fasilitas dan Bedah Strategi K3 Era Industri 5.0

Oleh: Rizki
Minggu, 7 Juni 2026 / 21:28 WIB
Dampak Positif Program Sekolah Gratis di Tangsel: Jumlah Siswa SMA PGRI 56 Ciputat Melonjak Signifikan
Banten

Dampak Positif Program Sekolah Gratis di Tangsel: Jumlah Siswa SMA PGRI 56 Ciputat Melonjak Signifikan

Oleh: Rizki
Selasa, 2 Juni 2026 / 21:20 WIB
Provinsi Banten Ditunjuk Jadi Tuan Rumah PON 2032 Bersama Lampung
Banten

Provinsi Banten Ditunjuk Jadi Tuan Rumah PON 2032 Bersama Lampung

Oleh: Rizki
Jumat, 22 Mei 2026 / 21:00 WIB
Genjot Infrastruktur Desa, DPKPP Pandeglang Bangun PSU dan Jalan Lingkungan di 31 Titik
Banten

Genjot Infrastruktur Desa, DPKPP Pandeglang Bangun PSU dan Jalan Lingkungan di 31 Titik

Oleh: Rizki
Rabu, 20 Mei 2026 / 20:25 WIB
Next Post
BKKBN Banten Sosialisasi dan Advokasi Program KKBPK

BKKBN Banten Sosialisasi dan Advokasi Program KKBPK

Discussion about this post

WARTA TERKINI

Dodol Nyonya Lauw 55: Kuliner Legendaris Peranakan di Tangerang yang Bertahan Lintasi Tiga Generasi

Dodol Nyonya Lauw 55: Kuliner Legendaris Peranakan di Tangerang yang Bertahan Lintasi Tiga Generasi

Jumat, 26 Juni 2026 / 22:26 WIB
Rayakan Hari Yoga Internasional, Harris Hotel Serpong Kampanyekan Kebugaran Perempuan

Rayakan Hari Yoga Internasional, Harris Hotel Serpong Kampanyekan Kebugaran Perempuan

Jumat, 26 Juni 2026 / 22:20 WIB
Tak Perlu Keluar Kota! Libur Sekolah Jadi Berkesan dengan ‘School Holiday Escape’ ARYADUTA Lippo Village

Tak Perlu Keluar Kota! Libur Sekolah Jadi Berkesan dengan ‘School Holiday Escape’ ARYADUTA Lippo Village

Jumat, 26 Juni 2026 / 22:12 WIB
Pelatihan dan Uji Kompetensi Supervisor K3 Konstruksi DSDABMBK Kota Tangsel Diikuti 63 Peserta

Pelatihan dan Uji Kompetensi Supervisor K3 Konstruksi DSDABMBK Kota Tangsel Diikuti 63 Peserta

Jumat, 26 Juni 2026 / 22:07 WIB
Sering Salah Kaprah tentang Kista, Istilah PCOS Resmi Berganti Jadi PMOS

Sering Salah Kaprah tentang Kista, Istilah PCOS Resmi Berganti Jadi PMOS

Jumat, 26 Juni 2026 / 22:02 WIB
Pembangunan Maqbaroh Ponps Al-Istiqlaliyyah Cilongok Dimulai

Pembangunan Maqbaroh Ponps Al-Istiqlaliyyah Cilongok Dimulai

Rabu, 24 Juni 2026 / 15:23 WIB
ESMOD Jakarta Ramaikan BeautyFest Asia 2026, Hadirkan Workshop, Talkshow hingga Trunk Show Karya Mahasiswa

ESMOD Jakarta Ramaikan BeautyFest Asia 2026, Hadirkan Workshop, Talkshow hingga Trunk Show Karya Mahasiswa

Rabu, 24 Juni 2026 / 15:08 WIB
Ratusan Relawan Bersihkan Sungai Cisadane dan Angkut 8,5 Ton Sampah

Ratusan Relawan Bersihkan Sungai Cisadane dan Angkut 8,5 Ton Sampah

Rabu, 24 Juni 2026 / 14:52 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang