• Tentang Kami
  • Contact
Minggu, 21 Juni 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Banten

1,86 Juta Pekerja Informal Belum Terdaftar BPJS-TK

Oleh: wartatangerang.com
Jumat, 1 Maret 2019 / 11:51 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

SERANG-Sebanyak 1,86 juta dari 2 juta pekerja sektor informal di Provinsi Banten hingga kini belum terdaftar sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-TK). Hal itu terungkap dalam Forum Group Discustion (FGD) antara BPJS-TK dengan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Koordinator Wilayah (Korwil) Banten di salah satu rumah makan di Kelapa Dua, Lontar, Kota Serang, Kamis (28/2). Berdasarkan data BPJS-TK, pada 2018, jumlah pekerja sektor informal di Provinsi Banten yang sudah menjadi peserta sebanyak 140 ribu orang, sedangkan 1,86 juta belum menjadi peserta. Sementara untuk pekerja formal dari 2,4 juta orang, 1,7 juta sudah menjadi peserta BPJS-TK.

READ ALSO

Cemari Lingkungan, Pabrik Oli Bekas PT BPE di Panongan Disegel KLH

Wartawan Tangerang Bentuk Environmental Journalist Network, Fokus Isu dan Aksi Lingkungan

Deputi Direktur BPJS-TK Wilayah Banteh, Teguh Purwanto mengatakan pada 2019 ini, pihaknya melakukan upaya secara masif untuk menjangkau pekerja di sektor informal yang kini belum terdaftar sebagai peserta BPJS-TK. Hal itu dilakukan sebagai penyelarasan dimana pada tahun ini masuk dalam kategori pertumbuhan agresif (agresif growth).

“Pertumbuhan penduduk pada 2019 jauh lebih cepat dan lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Maka dari itu, kita menjalin komunikasi dengan berbagai instansi salah satunya itu ICMI Banten,” katanya kepada wartawan usai acara.

Dijelaskan Teguh, pihaknya juga mulai melakukan sosialisasi ke komunitas-komunitas pekerja informal secara masif. Hal itu bertujuan agar para pekerja di sektor tersebut bisa mendapatka jaminan dari BPJS yang salah satu fungsinya sebagai jaring pengaman.

“Risiko pekerja informal itu sangat rentan dan besar sekali, sementara hingga kini banyak yang tidak mendapatkan proteksi. Jangan sampai mereka mengalami kecelakaan dan jatuh miskin, dan itu akan nambah masalah. Maka dari itu BPJS di sini hadir sebagai jaring pengaman, paling tidak sebagai jaminan pemerintah untuk melindungi para pekerja dari sektor informal,” paparnya.

‘Di satu sisi, kita juga terkendala terkait edukasi, karena pekerja formal dan informal itu kan beda cara komunikasi. Kalau pekerja formal cukup lewat seminar di gedung, nah kalau informal kan harus satu persatu. Makanya kita butuh komunitas, kayak sekarang kita sudah masuk ke sektor UMKM (usaha mikro kecil menengah), kita juga kerja sama dengan Bank BJB dan Bank Banten,” ujarnya.

Lebih lanjut, Teguh mengungkapkan selain UMKM, pihaknya juga sudah melakukan pendekatan kepada komunitas venture capital (VC) yang ada di Banten. Diketahui, venture capital adalah modal dalam bentuk uang yang diberikan kepada startup atau usaha potensial yang sedang berkembang.

“Kita sudah coba dekati VC yang ada di Tangerang, dan dari 180 ribu orang, 70 ribunya sudah jadi peserta. Kebanyakan yang usahanya itu kayak ibu-ibu bantu suaminya dagang ataupun bisnis-bisnis online,” ujarnya.

Pihaknya juga optimis, pada 2019 BPJS-TK dapat menembus sektor informal. “Tahun ini kita harus tembus sektor informal. Salah satu upayanya melalui sosialisasi ke komunitas pekerja informal baik online, UMKM, maupun VC. Kalau didatengi satu-satu akan lama, tapi lewat komunitas jangkauannya bisa luas,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua ICMI Korwil Banten, Lili Romli mengatakan kegiatan FGD tersebut merupakan bagian dari silaturahmi antar-ICMI dengan stakeholder yang ada di Banten. Salah satu alasannya yakni menggali isu-isu negara yang berhubungan terutama dari sektor ketenagakerjaan.

Ia menilai BPJS-TK mempunyai tugas suci dalam melindungi para pekerja di Indonesia baik yang bergerak di bidang formal maupun informal.

“Termasuk rumah tangga, nelayan yang harus dilindungi. Kita punya tanggung jawab sosialisasikan ke masyarakat di Banten dimana perlu ada perlindungan bagi para tenaga kerja khususnya informal. Kalau formal kan udah ditanggung perusahaan, kalau informal yang belum,” kata Lili.

Dengan adanya sosialisasi, lanjut Lili, pihaknya berharap ketika ada kematian dalam sebuah pekerjaan, bahkan hingga meninggal dapat mendapatkan jaminan. Ia menilai perlindungan terhadap tenaga kerja sangat penting dilakukan.

“Ke depan kita juga akan berikan kesadaran khususnya bagi para pekerja informal. Kita akan buat seminar, studi kelayakan supaya ada penguatan. Kita juga akan undang para pelaku dari sektor informal,” ujarnya. (tb/tnt)

Source

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

Soal Impor Jagung, Presiden Jokowi: Itu Untuk Menjaga ‘Supply’ dan ‘Demand’

Next Post

Bangun Musala, Warga Dipolisikan

Related Posts

Cemari Lingkungan, Pabrik Oli Bekas PT BPE di Panongan Disegel KLH
Banten

Cemari Lingkungan, Pabrik Oli Bekas PT BPE di Panongan Disegel KLH

Oleh: Rizki
Sabtu, 20 Juni 2026 / 21:22 WIB
Wartawan Tangerang Bentuk Environmental Journalist Network, Fokus Isu dan Aksi Lingkungan
Banten

Wartawan Tangerang Bentuk Environmental Journalist Network, Fokus Isu dan Aksi Lingkungan

Oleh: Rizki
Rabu, 10 Juni 2026 / 16:43 WIB
Rayakan Satu Dekade, ACE Banten Luncurkan Buku Manajemen Fasilitas dan Bedah Strategi K3 Era Industri 5.0
Banten

Rayakan Satu Dekade, ACE Banten Luncurkan Buku Manajemen Fasilitas dan Bedah Strategi K3 Era Industri 5.0

Oleh: Rizki
Minggu, 7 Juni 2026 / 21:28 WIB
Dampak Positif Program Sekolah Gratis di Tangsel: Jumlah Siswa SMA PGRI 56 Ciputat Melonjak Signifikan
Banten

Dampak Positif Program Sekolah Gratis di Tangsel: Jumlah Siswa SMA PGRI 56 Ciputat Melonjak Signifikan

Oleh: Rizki
Selasa, 2 Juni 2026 / 21:20 WIB
Provinsi Banten Ditunjuk Jadi Tuan Rumah PON 2032 Bersama Lampung
Banten

Provinsi Banten Ditunjuk Jadi Tuan Rumah PON 2032 Bersama Lampung

Oleh: Rizki
Jumat, 22 Mei 2026 / 21:00 WIB
Genjot Infrastruktur Desa, DPKPP Pandeglang Bangun PSU dan Jalan Lingkungan di 31 Titik
Banten

Genjot Infrastruktur Desa, DPKPP Pandeglang Bangun PSU dan Jalan Lingkungan di 31 Titik

Oleh: Rizki
Rabu, 20 Mei 2026 / 20:25 WIB
Next Post
Bangun Musala, Warga Dipolisikan

Bangun Musala, Warga Dipolisikan

Discussion about this post

WARTA TERKINI

Cemari Lingkungan, Pabrik Oli Bekas PT BPE di Panongan Disegel KLH

Cemari Lingkungan, Pabrik Oli Bekas PT BPE di Panongan Disegel KLH

Sabtu, 20 Juni 2026 / 21:22 WIB
Snow Fantasy with Pororo Hadir di Mal Ciputra Tangerang, Sensasi Bermain Salju Saat Liburan Sekolah

Snow Fantasy with Pororo Hadir di Mal Ciputra Tangerang, Sensasi Bermain Salju Saat Liburan Sekolah

Sabtu, 20 Juni 2026 / 20:16 WIB
Tradisi Cina Benteng: Mengenang Sejarah dan Berburu Berkah Air Bunga Perahu Keramat Cisadane

Tradisi Cina Benteng: Mengenang Sejarah dan Berburu Berkah Air Bunga Perahu Keramat Cisadane

Sabtu, 20 Juni 2026 / 19:02 WIB
Gandeng dr. Aisah Dahlan, Festival Sekolah BERHATI 2026 Sinar Mas Land Sukses Menginspirasi Ratusan Guru dan Siswa

Gandeng dr. Aisah Dahlan, Festival Sekolah BERHATI 2026 Sinar Mas Land Sukses Menginspirasi Ratusan Guru dan Siswa

Sabtu, 20 Juni 2026 / 17:19 WIB
Festival Al-A’zhom ke-13: Tablig Akbar hingga Jalan Sehat Sarungan, Catat Jadwalnya

Festival Al-A’zhom ke-13: Tablig Akbar hingga Jalan Sehat Sarungan, Catat Jadwalnya

Sabtu, 20 Juni 2026 / 17:13 WIB
Goodbye Barba!

Goodbye Barba!

Sabtu, 20 Juni 2026 / 17:05 WIB
Atria Hotel & Residences Gading Serpong Raih Tripadvisor Travelers’ Choice Award 2026

Atria Hotel & Residences Gading Serpong Raih Tripadvisor Travelers’ Choice Award 2026

Sabtu, 20 Juni 2026 / 16:58 WIB
PKBM Insan Mandiri dan KPP School Lepas Lulusan Paket A, B, dan C, Dorong Pengurangan Anak Tidak Sekolah di Cisauk

PKBM Insan Mandiri dan KPP School Lepas Lulusan Paket A, B, dan C, Dorong Pengurangan Anak Tidak Sekolah di Cisauk

Sabtu, 20 Juni 2026 / 16:50 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang