Bootcamp adalah olahraga yang mengombinasikan serangkaian senam seperti push-up, lunges, dan squat dengan berlari, melompat, dan gerakan aerobik intensitas tinggi lainnya. Olahraga yang satu ini diadaptasi dari latihan militer yang berguna untuk melatih kekuatan, ketahanan, dan kelincahan. Sebelum memulai, ada baiknya untuk mengetahui berbagai kesalahan saat olahraga bootcamp. Dengan begitu, Anda bisa menghindarinya dan mendapatkan manfaat maksimal dari olahraga yang satu ini.
Daftar kesalahan saat olahraga bootcamp
Berikut ini ada berbagai kesalahan yang perlu dihindari saat melakukan olahraga bootcamp, yaitu:
1. Tidak makan sebelum olahraga
Bootcamp termasuk olahraga berat yang menguras energi. Anda pun membutuhkan makanan yang cukup sebagai bekal untuk berolahraga. Ketika Anda belum makan atau mungkin tidak mengonsumsi makanan yang cukup dan tepat, latihan pun akan terhambat.
Gerakan Anda jadi lebih lambat, tidak bisa mengikuti arahan bootcamp dengan tepat, sehingga akhirnya kalori yang terbakar pun sangat sedikit.
2. Melakukan gerakan dengan sangat cepat
Dalam olahraga yang satu ini, Anda diminta untuk melakukan gerakan tertentu dalam jangka waktu yang sudah ditentukan pada tiap gerakannya. Tujuannya untuk melakukan setiap perulangan latihan yang diinstruksikan dengan benar.
Namun, jangan karena setiap gerakan dibatasi waktunya lalu Anda bergegas memanfaatkan waktu dengan gerakan yang sangat cepat. Hal ini malah bisa membuat Anda cedera dan menyebabkan luka kronis.
3. Mengabaikan arahan instruktur
Instruktur atau pelatih membantu dan memandu Anda dalam olahraga bootcamp yang sedang Anda jalani. Tujuannya, selain untuk memastikan Anda melakukan gerakan yang benar juga untuk meminimalisir Anda dari kemungkinan cedera. Sayangnya, terkadang sebagian orang merasa asyik sendiri dan merasa sudah bisa sehingga mengabaikan arahan dari instruktur.
Padahal, keberadaan instruktur dalam setiap latihan bukan untuk mengacaukan latihan, tetapi justru untuk menolong Anda.
4. Tidak minta latihan khusus
Dalam sebuah program latihan, biasanya ada berbagai gerakan di luar gerakan utama yang bisa disesuaikan untuk menyempurnakan gerakan atau meningkatkan keterampilan tertentu. Mintalah gerakan khusus ini pada instruktur latihan saat ia tidak memberikannya.
Pasalnya, olahraga tidak bakal efektif jika Anda punya keterbatasan fisik dan riwayat cedera tetapi hanya berdiam diri tanpa memberi tahu instruktur bootcamp.
5. Bermain dalam zona aman
Jika Anda telah mencoba olahraga yang satu ini selama berbulan-bulan maka saatnya Anda menantang diri sendiri. Biasanya instruktur yang baik akan memerhatikan kemajuan Anda dalam setiap sesi latihan dan memberikan latihan ekstra yang belum pernah Anda coba sebelumnya.
Namun, jika instruktur Anda ternyata lupa untuk menambah beban latihan, jangan berdiam diri dan meneruskan latihan dengan cara yang sama. Hal ini dilakukan agar olahraga yang Anda lakukan menjadi lebih efektif dan mendapatkan hasil yang maksimal.
6. Tidak melakukan peregangan
Olahraga bootcamp, apalagi yang melibatkan olahraga intensitas tinggi biasanya akan meningkatkan detak jantung dan membuat otot bekerja lebih keras. Oleh sebab itu, saat latihan selesai usahakan untuk melakukan berbagai peregangan untuk memulihkan kondisi tubuh. Jangan langsung pergi keluar dan bergegas berganti baju sebelum Anda melakukan peregangan.
The post 6 Kesalahan yang Perlu Dihindari Saat Melakukan Olahraga Bootcamp appeared first on Hello Sehat.























Discussion about this post