• Tentang Kami
  • Contact
Sabtu, 12 September 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Tangerang

Persyaratan Program Gebrak Pakumis Dikeluhkan

Oleh: wartatangerang.com
Jumat, 14 September 2018 / 11:21 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

RAJEG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memiliki program bedah rumah, yang dikenal gerakan bersama rakyat atasi kawasan padat kumuh dan miskin (Gebrak Pakumis). Namun, salah satu program unggulan milik Pemkab Tangerang tersebut, belum bisa membantu seluruh masyarakat miskin yang memiliki rumah tidak layak huni karena kurangnya persyaratan yang ditentukan.

Kalipiah, seorang warga Kecamatan Rajeg mengatakan, dia tinggal di rumah bilik bambu seluas 10×7 meter berdiri di atas tanah seluas 200 meter persegi. Rumah tersebut, milik suaminya yang sudah meninggal sejak beberapa tahun lalu.

READ ALSO

PJU Bermasalah di Sejumlah Ruas Jalan Tangerang Segera Ditangani Dishub

Konflik Pengelolaan Yayasan, Sejumlah Siswa SDIP Pamulang Pindah ke MI Pembangunan UIN Jakarta

“Rumah saya dibangun sudah puluhan tahun lalu. Jadi, kondisinya sudah kurang layak huni, contohnya bilik bambu banyak berlubang, kayu penyangga sudah keropos dan genteng banyak yang bocor,” kata Kalpiah, di Kampung Lembang Sari Impres RT 10/05, Desa Lembang Sari, Kecamatan Rajeg, Kamis (13/9).

Saat ini, wanita penjual lemper ini mengatakan, dia bersyukur menerima bantuan bedah rumah dari masyarakat yang prihatin melihat kondisi rumah milik dirinya. Sebab warga kawatir rumah bilik bambu miliknya akan roboh bila dibiarkan begitun saja.

Sejak dua pekan lalu, ia menjelaskan, rumah bilik bambu miliknya mendapatkan dibedah menggunakan uang pribadi masyarakat, donatur dan aparatur pemerintahan setempat. Walaupun bangunan rumah menjadi ukuran sekitar 5×7 meter, menurutnya, dia tetap bersyukur dibandingkan dengan kondisi rumah sebelumnya.

Samsudin, adik kandung Kalpiah mengatakan proses pembangunan sudah proses pondasi, pemasangan tiang penyangga dan pemasangan genteng. Pembangunan, lanjutnya, menggunakan tenaga masyarakat dan keluarga.

“Ya, alhamdulillah rumah kakak saya bisa dibangun berkat bantuan seluruh pihak. Ada yang memberikan hebel, semen, pasir dan kayu. Selama proses pembangunan, kakak saya tinggal di tempat saudara kami,” ujarnya.

Kepala Desa Lembang Sari Eliyah mengatakan, rumah milik Kalpiah tidak bisa menerima Program Gebrak Pakumis atau bedah rumah Sebab, terbentur persyaratan yang memastikan minimal sebanyak 15 unit rumah tidak layak huni dalam lingkungan tersebut.

“Tahun lalu, kami menerima sebanyak 27 bedah rumah dari Program Gebrak Pakumis di RT 02/01 dan 03/06, Desa Loembang Sari,” ujarnya.

Ketua Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Kecamatan Rajeg Abdul Hasan mengatakan, Program Gebrak Pakumis (PGP) diberikan kepada masyarakat miskin yang memiliki rumah tidak layak huni dalam satu perkampungan atau rukun tetangga (RT). Artinya, minimal ada 15 unit rumah tidak layak huni dilingkungan setempat.

“Kalau dalam satu kampung atau RT hanya di bawah 15 unit rumah tidak layak huni, maka kami tidak bisa mengajukan rumah tersebut dapat menerima bantuan bedah rumah melalui Program Gebrak Pakumis (PGP),” kata Hasan.

Adapun persyaratan PGP, Hasan memaparkan, diantaranya status tanah harus milik pribadi, warga penerima manfaat masuk katagori masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) atau miskin, kondisi rumah sudah tidak layak huni, keberadaan rumah berada di dalam kawasan pemukiman kumuh dan miskin.

Walaupun tidak bisa membantu seluruh masyarakat miskin yang memiliki rumah tidak layak huni, Hasan menyatakan PGP milik Pemkab Tangerang sudah berhasil menurunkan angka rumah tidak layak huni Se-Kabupaten Tangerang. Karena ada sekitar 1.000 unit rumah tidak layak huni dibedah setiap tahun.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, kuota 1.000 rumah dibagikan kepada masyarakat miskin didalam 29 kecamatan di Kabupaten Tangerang. Jadi, setiap kecamatan rata-rata menerima kuota sekitar 30 unit. Namun, jumlah tersebut tergantung angka rumah tidak layak huni disetiap kecamatan.

“Ada kecamatan yang menerima kuota sedikit dan banyak, tergantung kondisi wilayah masing-masing,” kata Hasan.

Beradasarkan data, Hasan mengungkapkan, ada 2.000 rumah tidak layak huni yang tersebar di Kecamatan Rajeg. Terparah, paling banyak rumah tidak layak huni terdapat di Desa Sukamanah dan Daon. Hingga kini, lanjutnya, pihaknya terus berusaha mengajukan program bedah rumah diterima masyarakat miskin di seluruh desa atau kelurahan di Kecamatan Rajeg.

Ia menambahkan, rumah tidak layak huni yang tidak tercover dengan PGP. Menurutnya, dapat diberikan bantuan melalui program lain, seperti aspirasi dewan, Corporate Social Responsibility (CSR) dan dana gotong royong dari masyarakat. (mg-2)

Source

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

Inilah Syarat Penerimaan CPNS 2018 Untuk Lulusan Terbaik dan Diaspora

Next Post

Kejari Awasi TKA Ilegal

Related Posts

PJU Bermasalah di Sejumlah Ruas Jalan Tangerang Segera Ditangani Dishub
Kota Tangerang

PJU Bermasalah di Sejumlah Ruas Jalan Tangerang Segera Ditangani Dishub

Oleh: Rizki
Jumat, 11 September 2026 / 09:00 WIB
Konflik Pengelolaan Yayasan, Sejumlah Siswa SDIP Pamulang Pindah ke MI Pembangunan UIN Jakarta
Kota Tangsel

Konflik Pengelolaan Yayasan, Sejumlah Siswa SDIP Pamulang Pindah ke MI Pembangunan UIN Jakarta

Oleh: Rizki
Selasa, 8 September 2026 / 12:27 WIB
Antisipasi Debu Abu Vulkanik, Jalan Raya Pasar Kemis–Otonom Disiram
Kabupaten Tangerang

Antisipasi Debu Abu Vulkanik, Jalan Raya Pasar Kemis–Otonom Disiram

Oleh: Rizki
Selasa, 8 September 2026 / 12:12 WIB
Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau Meluas, BPBD Kota Tangerang Minta Warga Batasi Aktivitas Luar Rumah
Kabupaten Tangerang

Dampak Erupsi Krakatau Masih Dipantau, Disdik Kabupaten Tangerang Belum Terapkan PJJ

Oleh: Rizki
Minggu, 6 September 2026 / 20:55 WIB
Waspada Abu Vulkanik Krakatau, Polresta Tangerang Imbau Warga Pakai Masker dan Kacamata
Kabupaten Tangerang

Waspada Abu Vulkanik Krakatau, Polresta Tangerang Imbau Warga Pakai Masker dan Kacamata

Oleh: Rizki
Minggu, 6 September 2026 / 20:33 WIB
Pabrik Plastik di Balaraja Terbakar Hebat, 12 Armada Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Kabupaten Tangerang

Pabrik Plastik di Balaraja Terbakar Hebat, 12 Armada Damkar Dikerahkan ke Lokasi

Oleh: Rizki
Minggu, 6 September 2026 / 20:27 WIB
Next Post
Kejari Awasi TKA Ilegal

Kejari Awasi TKA Ilegal

Discussion about this post

WARTA TERKINI

STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

Sabtu, 12 September 2026 / 04:45 WIB
Nobar Liga Eropa Makin Seru dengan Suasana Outdoor di Aviary Hotel Bintaro

Nobar Liga Eropa Makin Seru dengan Suasana Outdoor di Aviary Hotel Bintaro

Jumat, 11 September 2026 / 12:36 WIB
Persija vs Persib di GBK, Macan Kemayoran Bidik Kemenangan di Laga Kandang Perdana

Persija vs Persib di GBK, Macan Kemayoran Bidik Kemenangan di Laga Kandang Perdana

Jumat, 11 September 2026 / 12:31 WIB
IKPP Tangerang dan INKALINDO Kolaborasi Wujudkan Zero Waste 2028

IKPP Tangerang dan INKALINDO Kolaborasi Wujudkan Zero Waste 2028

Jumat, 11 September 2026 / 12:19 WIB
Hari Ketiga Pencarian, 11 Kapal dan 300 Personel Cari 8 Orang Hilang di Perairan Anak Krakatau

Hari Ketiga Pencarian, 11 Kapal dan 300 Personel Cari 8 Orang Hilang di Perairan Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 / 09:06 WIB
PJU Bermasalah di Sejumlah Ruas Jalan Tangerang Segera Ditangani Dishub

PJU Bermasalah di Sejumlah Ruas Jalan Tangerang Segera Ditangani Dishub

Jumat, 11 September 2026 / 09:00 WIB
Pelajari Konservasi Bambu, EJN Siapkan Gerakan Lingkungan Berkelanjutan di Tangerang

Pelajari Konservasi Bambu, EJN Siapkan Gerakan Lingkungan Berkelanjutan di Tangerang

Jumat, 11 September 2026 / 08:52 WIB
Atasi Polusi dan Kelembapan di Rumah, AZKO Perkenalkan Produk NORIUM

Atasi Polusi dan Kelembapan di Rumah, AZKO Perkenalkan Produk NORIUM

Jumat, 11 September 2026 / 08:29 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang