Selama ini, Anda mungkin terbiasa untuk melepas sepatu atau sandal sebelum masuk rumah. Namun terkadang, pengaruh rasa lelah akibat seharian beraktivitas di luar rumah bisa membuat Anda jadi malas melepaskannya. Padahal, alas kaki yang digunakan di luar rumah sebaiknya tidak masuk ke dalam rumah. Selain kotor, kebiasaan pakai sepatu dalam ruangan juga dapat membahayakan kesehatan. Bagaimana bisa? Simak ulasannya berikut ini.
Pakai sepatu dalam rumah bisa memicu pertumbuhan bakteri
Kebiasaan pakai sepatu dalam ruangan menjadi hal yang biasa dilakukan. Terlebih saat bertamu, Anda mungkin sering mendengar ucapan “pakai saja sepatunya” dari si pemilik rumah.
Meski terdengar sepele, kebiasaan yang satu ini ternyata justru mengundang penyakit. Nyatanya, permukaan bawah sepatu dapat menyimpan bakteri yang bisa membahayakan kesehatan.
Meskipun terlihat bersih secara fisik, seluruh bagian sepatu dapat dihinggapi oleh bakteri yang siap disebarkan ke permukaan lantai. Ya, kebiasaan buruk yang satu ini hanya akan memindahkan kuman dari luar ke dalam rumah.
Alih-alih menjaga kebersihan dan kesehatan kaki, lingkungan di dalam rumah Anda justru dipenuhi oleh bakteri yang siap berkembang dan menyebar.
Berbagai masalah kesehatan yang dapat terjadi akibat kebiasaan pakai sepatu di dalam ruangan

Menurut penelitian terbaru yang diterbitkan oleh University of Houston, terdapat 26,4 persen kemungkinan sepatu Anda membawa bakteri infeksius bernama Clostridium difficile atau C. diff. Bakteri ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang berkaitan dengan pencernaan, di antaranya diare, dehidrasi, mual, muntah, kram perut, hingga radang usus besar.
Bakteri C. diff umumnya terdapat pada kotoran manusia dan hewan. Nah, saat Anda berada di luar rumah, Anda mungkin tidak menyadari benda apa saja yang Anda injak saat berjalan. Bisa saja Anda menginjak kotoran hewan, sampah, tanah kotor, dan sebagainya.
Sekecil apa pun partike kotoranl yang Anda injak akan menempel pada bagian bawah sepatu dan terus terbawa selama Anda berjalan. Ketika Anda memasuki rumah dengan tetap memakai sepatu, hal ini tentu akan membuka peluang bagi bakteri tadi untuk berpindah tempat ke lantai dan siap menularkan penyakit pada orang rumah.
Lantas, bagaimana cara mencegah penyebaran penyakit di dalam rumah?

Untuk membantu membersihkan lantai dari bakteri dan kotoran yang menempel, cobalah untuk rutin mengepel lantai setidaknya seminggu sekali. Kondisi lantai yang bersih dapat membantu mencegah penularan penyakit pada orang dewasa.
Sayangnya, hal ini tidak sepenuhnya berlaku untuk bayi dan anak-anak. Pasalnya, bayi maupun anak-anak cenderung lebih banyak melakukan kontak fisik dengan permukaan lantai, misalnya merangkak, berguling, atau memasukkan tangannya ke mulut setelah menyentuh lantai.
Selain anak-anak, orang-orang yang memiliki sistem imun yang rendah seperti lansia dan orang yang sedang menjalani kemoterapi cenderung mudah terkena penyakit. Dengan kekebalan tubuh yang rendah, tubuhnya akan lebih sulit melawan bakteri yang masuk sehingga kesehatannya akan menurun.
Maka itu, cara terbaik untuk memutus rantai penularan penyakit adalah dengan melepas sepatu di luar ruangan. Selain menjaga kebersihan rumah, hal ini juga dapat membantu menjaga kesehatan Anda dan keluarga dari ancaman penyakit yang berasal dari luar rumah.
Tidak sedikit orang yang berpikir bahwa bakteri yang menempel pada sepatu bisa rontok seketika hanya dengan menggesek-gesekkan sepatu di keset, ketimbang bersusah-susah melepas sepatu. Sayangnya, hal ini tidak cukup untuk meluruhkan seluruh mikroba yang menempel.
Jangan lupa juga untuk mencuci sepatu secara berkala dan pastikan sepatu Anda benar-benar kering sempurna. Hal ini dapat membantu mengurangi jumlah bakteri yang menempel dan membuat kaki Anda tetap sehat saat memakainya.
The post Tak Cuma Bikin Kotor, Ini Bahaya Pakai Sepatu Dalam Ruangan Bagi Kesehatan appeared first on Hello Sehat.
























Discussion about this post