• Tentang Kami
  • Contact
Selasa, 5 Mei 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

Kupas Tuntas Pemeriksaan HIV Pada Anak dan Bayi Baru Lahir

Oleh: wartatangerang.com
Senin, 16 Juli 2018 / 10:26 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

Pada akhir tahun 2013 kemarin, Organisasi Kesehatan Dunia alias WHO, menyatakan bahwa sekitar 3,2 juta anak hidup dengan AIDS. HIV atau Human Immunodeficiency Virus akan menyebabkan penyakit AIDS. ini merupakan kondisi kesehatan yang dapat mengancam nyawa, terlebih anak-anak yang masuk dalam kelompok rentan pengidap HIV. Bagaimana HIV menular? Adakah cara untuk mendiagnosis HIV pada anak? Simak jawabannya dalam penjelasan di bawah ini.

READ ALSO

Meriah! 40 Peserta Ramaikan Fashion Show Kartini di Atria Gading Serpong

Glow & Stay Retreat, Promo Menginap Sekaligus Perawatan Diri di Santika Premiere Bintaro

Memahami cara penularan HIV pada anak

HIV pada anak umumnya bisa tertular melalui ibu lewat kehamilan, persalinan, dan saat menyusui. Namun, pada kasus yang lebih jarang, HIV yang menyerang anak ini bisa ditularkan melalui:

  • Donor atau transfusi darah. Bila anak menerima donor darah yang telah terinfeksi atau jarum suntiknya tidak steril, anak berisiko tinggi terkena infeksi HIV dan AIDS.
  • Memakai obat-obatan terlarang. HIV bisa menyerang anak-anak jika mereka pengguna narkoba. Ini banyak terjadi pada anak-anak jalanan.
  • Lewat hubungan seksual. Anak-anak juga dapat terinfeksi melalui kekerasan seksual atau pemerkosaan.

Bagaimana cara mengetahui adanya infeksi HIV pada anak?

Tes HIV pada balita dan bayi (usia 18 bulan atau kurang) umumnya berbeda dari tes HIV orang dewasa. Pada tes HIV orang dewasa, dokter akan memeriksa dengan tes antibodi HIV (protein khusus yang diproduksi oleh sistem kekebalan tubuh dan terinfeksi HIV). Namun, pada ada anak dan balita dokter akan melakukan tes HIV menggunakan tes uji viral kualitatif.

Tes ini berbeda dari uji viral kuantitatif (viral load) yang digunakan untuk mengukur seberapa banyak HIV dalam darah seseorang. Sebaliknya, tes kualitatif fungsinya untuk mengetahui apakah virus HIV benar-benar ditemukan atau tidak pada anak.

Tes antibodi, yang umumnya digunakan untuk mendiagnosis HIV, tidak disarankan untuk dilakukan pada anak. Seperti namanya, tes ini mendeteksi antibodi yang diproduksi tubuh sebagai reaksi terhadap HIV. Pada bayi baru lahir, antibodi milik bayi masih bercampur dengan antibodi milik ibu. Karena alasan ini, tes antibodi bisa memberikan hasil positif bila antibodi ibu pada darah bayi terdeteksi sehingga memberikan hasil positif palsu. Dengan kata lain, hasil yang didapat tidak akurat.

Antibodi maternal (yang diturunkan dari ibu ke anak) ini perlahan-lahan akan hilang, rata-rata di usia anak sekitar 1 sampai 2 tahun. Untuk meminimalkan risiko infeksi HIV, bayi yang baru lahir umumnya diresepkan obat pencegahan (profilaksis) obat antiretroviral untuk jangka waktu 4 sampai 6 minggu.  

Lalu tes HIV apa yang dilakukan pada bayi dan balita?

Untuk mendeteksi HIV pada anak bayi, dokter akan melakukan tes yang disebut uji polymerase chain reaction (PCR). Tes ini berfungsi untuk mendeteksi keberadaan DNA HIV, atau tes RNA assay, untuk mendeteksi adanya RNA HIV di dalam tubuh anak.

Bayi yang diduga terkena HIV sejak lahir dianjurkan untuk periksa dengan tes virologis paling awal pada usia 6 minggu. Pasalnya, pada saat bayi baru lahir dan mencapai usia 3 bulan, keakuratan tes umumnya mendekati 100 persen.

Tes PCR ini juga kemungkinan membantu untuk mendeteksi HIV pada bayi sebelum antibodinya yang terinfeksi berkembang. Jika hasil tes pertama dinyatakan positif mengidap HIV, maka dokter akan menganjurkan agar terapi antiretroviral (ART) segera dimulai.

Terapi ART dilakukan untuk menurunkan jumlah virus dalam darah (viral load), baiknya sampai pada tingkat virus tidak lagi terdeteksi. Selain itu, bayi juga akan dilakukan pengambilan sampel darah untuk tes virologis selanjutnya, yakni tes uji kualitatif (mendeteksi adanya virus) dan kuantitatif (mendeteksi seberapa banyak virus).

Bagaimana cara kerja tes PCR?

Mengetahui adanya HIV pada anak dengan tes PCR ini dilakukan dengan menggunakan enzim tertentu. Enzim ini berfungsi untuk memperbanyak virus HIV yang diduga ada di dalam sampel darah.

Kemudian reaksi kimia akan menandai ada atau tidaknya virus HIV. Penanda adanya virus ini bentuknya seperti pita (band) yang diukur dan digunakan untuk menghitung jumlah virus. Hasil pengujian RNA biasanya memakan waktu beberapa hari sampai seminggu.

Hasil viral load HIV pada anak Anda bisa dikatakan tidak terdeteksi jika jumlahnya berada di bawah 40 sampai 75 kopi dalam satu kali sampel darah Anda. Angka tepatnya akan tergantung pada laboratorium yang menganalisa tes Anda. Ketika hasil viral load tinggi, maka tandanya ada banyak virus HIV di dalam tubuh anak. Ini juga menandakan bahwa sistem kekebalan tubuh anak gagal membasmi HIV dengan baik.

The post Kupas Tuntas Pemeriksaan HIV Pada Anak dan Bayi Baru Lahir appeared first on Hello Sehat.

Source

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

Inilah Kado Rumah dari Kemendagri Untuk Lalu Muhammad Zohri

Next Post

Tak Cuma Bikin Kotor, Ini Bahaya Pakai Sepatu Dalam Ruangan Bagi Kesehatan

Related Posts

Meriah! 40 Peserta Ramaikan Fashion Show Kartini di Atria Gading Serpong
Gaya Hidup

Meriah! 40 Peserta Ramaikan Fashion Show Kartini di Atria Gading Serpong

Oleh: Rizki
Kamis, 30 April 2026 / 09:12 WIB
Rayakan HUT Ke-40, Santika Indonesia Bertabur Hadiah
Gaya Hidup

Glow & Stay Retreat, Promo Menginap Sekaligus Perawatan Diri di Santika Premiere Bintaro

Oleh: Rizki
Rabu, 29 April 2026 / 19:57 WIB
Rayakan Hari Kartini, Hotel Santika Premiere Bintaro Sukses Gelar Mini Padel Tournament 2026
Gaya Hidup

Rayakan Hari Kartini, Hotel Santika Premiere Bintaro Sukses Gelar Mini Padel Tournament 2026

Oleh: Rizki
Selasa, 28 April 2026 / 12:12 WIB
Atria Hotel Sajikan Konsep Pernikahan Tradisional Modern dalam Satu Event
Gaya Hidup

Atria Hotel Sajikan Konsep Pernikahan Tradisional Modern dalam Satu Event

Oleh: Rizki
Senin, 27 April 2026 / 11:23 WIB
Slub Cafe Jadi Spot Nongkrong Baru, Harga Mulai Rp20 Ribu
Gaya Hidup

Slub Cafe Jadi Spot Nongkrong Baru, Harga Mulai Rp20 Ribu

Oleh: Rizki
Minggu, 26 April 2026 / 05:42 WIB
Restoran WUJI Buka di Hampton Square Gading Serpong, Sajikan Puluhan Menu Khas Kanton
Gaya Hidup

Restoran WUJI Buka di Hampton Square Gading Serpong, Sajikan Puluhan Menu Khas Kanton

Oleh: Rizki
Kamis, 23 April 2026 / 17:00 WIB
Next Post
Tak Cuma Bikin Kotor, Ini Bahaya Pakai Sepatu Dalam Ruangan Bagi Kesehatan

Tak Cuma Bikin Kotor, Ini Bahaya Pakai Sepatu Dalam Ruangan Bagi Kesehatan

Discussion about this post












WARTA TERKINI

Kadin Kota Tangerang Soroti Proses Lelang Dispora, Minta Audit Menyeluruh

Kadin Kota Tangerang Soroti Proses Lelang Dispora, Minta Audit Menyeluruh

Senin, 4 Mei 2026 / 22:48 WIB
The Gramercy by Alam Sutera Tawarkan Hunian Luas dan Strategis

The Gramercy by Alam Sutera Tawarkan Hunian Luas dan Strategis

Senin, 4 Mei 2026 / 14:48 WIB
BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan untuk Ahli Waris di Kota Tangerang

BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan untuk Ahli Waris di Kota Tangerang

Senin, 4 Mei 2026 / 14:42 WIB
Tren Ritel Tangerang Menguat, Paramount Gading Serpong Jadi Magnet Bisnis

Tren Ritel Tangerang Menguat, Paramount Gading Serpong Jadi Magnet Bisnis

Senin, 4 Mei 2026 / 14:37 WIB
Puslatcab PPLPD Kota Tangerang Juara Umum Taekwondo Tasik Open 9 2026

Puslatcab PPLPD Kota Tangerang Juara Umum Taekwondo Tasik Open 9 2026

Senin, 4 Mei 2026 / 09:19 WIB
ARYADUTA Lippo Village Tutup Tjakap Djiwa dengan Family Wellness Day Penuh Makna

ARYADUTA Lippo Village Tutup Tjakap Djiwa dengan Family Wellness Day Penuh Makna

Minggu, 3 Mei 2026 / 19:35 WIB
Akses Tol KM 25 Segera Beroperasi, Paramount Petals Makin Terhubung dan Bernilai Tinggi

Akses Tol KM 25 Segera Beroperasi, Paramount Petals Makin Terhubung dan Bernilai Tinggi

Minggu, 3 Mei 2026 / 19:23 WIB
Penyelenggaraan Umrah Kini Bebas Pajak

Update Haji 2026: Dua Jemaah RI Meninggal, Puluhan Masih Dirawat di Saudi

Sabtu, 2 Mei 2026 / 17:14 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang