• Tentang Kami
  • Contact
Rabu, 6 Mei 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

Neuropati Optik Toksik, Saat Mata Jadi Buta Akibat Keracunan

Oleh: wartatangerang.com
Jumat, 13 Juli 2018 / 09:49 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

Mungkin Anda tak pernah mengira jika barang yang Anda gunakan sehari-hari mengandung zat yang bisa meracuni mata. Ya, faktanya ada sebuah penyakit yang disebut dengan neuropati optik toksik yaitu gangguan penglihatan yang disebabkan keracunan akibat zat tertentu. Jika kondisi ini tak ditangani dengan cepat dan tepat, maka akan menimbulkan kebutaan. Sebenarnya, apa saja tanda dan gejala dari neuropati optik toksik? Zat kimia apa saja yang bisa menyebabkan penyakit ini?

Apa gejala neuropati optik toksik?

Terdapat sekumpulan gejala yang dapat menjadi ciri dari neuropati optik toksik. Gejala yang timbul umumnya terjadi pada kedua mata secara bersamaan. Hal tersebut antara lain:

READ ALSO

Meriah! 40 Peserta Ramaikan Fashion Show Kartini di Atria Gading Serpong

Glow & Stay Retreat, Promo Menginap Sekaligus Perawatan Diri di Santika Premiere Bintaro

  • Penurunan ketajaman warna, bahkan dapat menyebabkan terjadinya buta warna terutama warna merah.
  • Timbulnya bayangan hitam di bagian tengah dari penglihatan.
  • Penurunan kecepatan penyesuaian cahaya dari ruangan terang ke gelap.
  • Kebutaan pada kasus keracunan yang berat.

Zat-zat yang bisa meracuni mata

Beberapa zat ini mungkin sangat dekat dengan Anda, maka itu sebaiknya waspada dan hindari zat tersebut. Zat kimia yang dapat meracuni mata dan menimbulkan neuropati optik toksik adalah:

  • Alkohol, terutama minuman keras oplosan yang seringkali mengandung metanol.
  • Pengunaan obat-obatan dosis tinggi dalam jangka waktu lama yang tidak terkontrol, seperti : etambutol, amiodaron, dan sidelnafil.
  • Rokok, mengandung berbagai zat yang dapat meracuni saraf mata.
  • Logam berat seperti timbal dan merkuri.

Beberapa hal yang dapat membuat seseorang menjadi lebih rentan

Penyakit ini akan lebih mudah terjadi jika seseorang mengalami kondisi lain seperti:

  • Defisiensi vitamin B1, B2, B3, B6, B12, dan asam folat. Defisiensi ini seringkali ditemukan pada pengguna alkohol dan rokok.
  • Bekerja pada lingkungan yang berisiko tinggi terkena paparan logam berat.
  • Memiliki penyakit lainnya, terutama gangguan ginjal dan gangguan hati.

Pemeriksaan yang akan dilakukan

Untuk mengetahui dengan pasti, apakah Anda mengalami neuropati optik toksik atau tidak, berikut adalah pemeriksaan yang harus dilakukan:

  • Optical coherence tomography (OCT) – merupakan alat khusus yang akan memfoto lapisan retina Anda. Kondisi dapat dideteksi lebih awal dengan alat ini, bahkan sebelum perubahan di dalam mata terlihat.
  • Tes buta warna – pemeriksaan menggunakan buku khusus (ishihara) untuk mendeteksi buta warna. Ishihara terdiri dari huruf, angka, atau garis dengan berbagai macam warna sesuai dengan masing-masing warna yang sedang diuji.
  • MRI – pemeriksaan ini perlu dilakukan untuk menyingkirkan kemungkinan adanya penyakit lain, terutama tumor otak, seperti meningioma, yang juga dapat menyebabkan penurunan penglihatan sebagian (skotoma).
  • Pemeriksaan darah dan urin untuk mendeteksi zat yang diperkirakan menjadi penyebab.

Apakah penyakit mata ini bisa diobati?

Pengobatan tidak selalu dapat mengembalikan seluruh penglihatan karena hal ini tergantung dari jenis zat racun, lamanya waktu terkena racun, dan juga jumlah zat tersebut.

Pada kasus ringan penglihatan dapat kembali secara perlahan, tapi umumnya akan memerlukan waktu beberapa bulan. Sedangkan pada penggunaan metanol umumnya penglihatan tidak dapat kembali.

Pengobatan yang akan diberikan berbeda-beda bergantung daripada jenis zat, tetapi secara garis besar pemberhentian konsumsi zat racun menjadi hal yang paling penting untuk dilakukan. Selain itu diperlukan juga pemantauan secara berkala setiap 4-6 minggu, terutama pada Anda yang tetap melanjutkan konsumsi obat-obatan diatas karena alasan medis lainnya.

The post Neuropati Optik Toksik, Saat Mata Jadi Buta Akibat Keracunan appeared first on Hello Sehat.

Source

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

Tak Cuma Menyerang Kulit, Kanker Melanoma Juga Bisa Muncul di Mata

Next Post

Bobol Brangkas Rp1,7 Miliar Ditangkap Polisi

Related Posts

Meriah! 40 Peserta Ramaikan Fashion Show Kartini di Atria Gading Serpong
Gaya Hidup

Meriah! 40 Peserta Ramaikan Fashion Show Kartini di Atria Gading Serpong

Oleh: Rizki
Kamis, 30 April 2026 / 09:12 WIB
Rayakan HUT Ke-40, Santika Indonesia Bertabur Hadiah
Gaya Hidup

Glow & Stay Retreat, Promo Menginap Sekaligus Perawatan Diri di Santika Premiere Bintaro

Oleh: Rizki
Rabu, 29 April 2026 / 19:57 WIB
Rayakan Hari Kartini, Hotel Santika Premiere Bintaro Sukses Gelar Mini Padel Tournament 2026
Gaya Hidup

Rayakan Hari Kartini, Hotel Santika Premiere Bintaro Sukses Gelar Mini Padel Tournament 2026

Oleh: Rizki
Selasa, 28 April 2026 / 12:12 WIB
Atria Hotel Sajikan Konsep Pernikahan Tradisional Modern dalam Satu Event
Gaya Hidup

Atria Hotel Sajikan Konsep Pernikahan Tradisional Modern dalam Satu Event

Oleh: Rizki
Senin, 27 April 2026 / 11:23 WIB
Slub Cafe Jadi Spot Nongkrong Baru, Harga Mulai Rp20 Ribu
Gaya Hidup

Slub Cafe Jadi Spot Nongkrong Baru, Harga Mulai Rp20 Ribu

Oleh: Rizki
Minggu, 26 April 2026 / 05:42 WIB
Restoran WUJI Buka di Hampton Square Gading Serpong, Sajikan Puluhan Menu Khas Kanton
Gaya Hidup

Restoran WUJI Buka di Hampton Square Gading Serpong, Sajikan Puluhan Menu Khas Kanton

Oleh: Rizki
Kamis, 23 April 2026 / 17:00 WIB
Next Post

Bobol Brangkas Rp1,7 Miliar Ditangkap Polisi

Discussion about this post












WARTA TERKINI

Kadin Kota Tangerang Soroti Proses Lelang Dispora, Minta Audit Menyeluruh

Kadin Kota Tangerang Soroti Proses Lelang Dispora, Minta Audit Menyeluruh

Senin, 4 Mei 2026 / 22:48 WIB
The Gramercy by Alam Sutera Tawarkan Hunian Luas dan Strategis

The Gramercy by Alam Sutera Tawarkan Hunian Luas dan Strategis

Senin, 4 Mei 2026 / 14:48 WIB
BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan untuk Ahli Waris di Kota Tangerang

BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan untuk Ahli Waris di Kota Tangerang

Senin, 4 Mei 2026 / 14:42 WIB
Tren Ritel Tangerang Menguat, Paramount Gading Serpong Jadi Magnet Bisnis

Tren Ritel Tangerang Menguat, Paramount Gading Serpong Jadi Magnet Bisnis

Senin, 4 Mei 2026 / 14:37 WIB
Puslatcab PPLPD Kota Tangerang Juara Umum Taekwondo Tasik Open 9 2026

Puslatcab PPLPD Kota Tangerang Juara Umum Taekwondo Tasik Open 9 2026

Senin, 4 Mei 2026 / 09:19 WIB
ARYADUTA Lippo Village Tutup Tjakap Djiwa dengan Family Wellness Day Penuh Makna

ARYADUTA Lippo Village Tutup Tjakap Djiwa dengan Family Wellness Day Penuh Makna

Minggu, 3 Mei 2026 / 19:35 WIB
Akses Tol KM 25 Segera Beroperasi, Paramount Petals Makin Terhubung dan Bernilai Tinggi

Akses Tol KM 25 Segera Beroperasi, Paramount Petals Makin Terhubung dan Bernilai Tinggi

Minggu, 3 Mei 2026 / 19:23 WIB
Penyelenggaraan Umrah Kini Bebas Pajak

Update Haji 2026: Dua Jemaah RI Meninggal, Puluhan Masih Dirawat di Saudi

Sabtu, 2 Mei 2026 / 17:14 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang