TANGSEL, WT – Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini menghadirkan layanan bedah onkologi untuk masyarakat. Kehadiran layanan ini menjadi yang pertama di RSU Kota Tangsel dan diharapkan mampu mempermudah pasien kanker mendapatkan penanganan medis tanpa harus dirujuk ke luar daerah.
Dokter Spesialis Bedah Subspesialis Onkologi pada RSU Kota Tangsel, Randi Dwiyanto mengatakan, layanan tersebut dihadirkan untuk membantu pasien dengan keluhan benjolan yang dicurigai sebagai kanker, khususnya pada payudara dan tiroid atau leher.
“Sekarang pasien sudah bisa langsung mendapatkan tindakan operasi di RSU Kota Tangsel tanpa harus dirujuk jauh ke rumah sakit lain,” ujar dr. Randi saat diwawancarai awak media di ruang kerjanya, Senin (25/5/2026).
Ia menjelaskan, sebelumnya pasien kanker dari wilayah Kota Tangsel harus menjalani rujukan ke sejumlah rumah sakit besar seperti RSUP Fatmawati maupun Rumah Sakit Kanker Dharmais karena keterbatasan fasilitas dan tenaga medis di daerah.
Menurutnya, hadirnya layanan bedah onkologi di RSU Kota Tangsel menjadi langkah penting dalam memperkuat akses layanan kesehatan kanker yang lebih dekat dan mudah dijangkau masyarakat.
Didukung BPJS dan Sistem Rujukan Berjenjang
dr. Randi menuturkan, layanan bedah onkologi tersebut telah didukung oleh BPJS Kesehatan sehingga masyarakat dapat mengakses pelayanan melalui sistem rujukan berjenjang.
Pasien dapat memulai pemeriksaan dari fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) seperti Puskesmas atau klinik. Selanjutnya, apabila diperlukan penanganan lanjutan, pasien akan dirujuk langsung ke Poli Bedah Onkologi RSUD Kota Tangerang Selatan. “Alurnya tetap melalui BPJS secara bertahap dari FKTP, lalu dirujuk ke poli bedah onkologi di RSU Kota Tangsel,” jelasnya.
Saat ini, fasilitas pendukung seperti USG payudara telah tersedia dan siap digunakan. Sementara itu, fasilitas medis lain seperti mamografi, pemeriksaan imunohistokimia, hingga layanan kemoterapi akan dilengkapi secara bertahap.
Fokus Layanan Kanker Program KJSU Kemenkes
RSU Kota Tangsel juga telah ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan untuk menjalankan program KJSU yang meliputi layanan Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi.
Khusus di RSU Kota Tangsel, fokus utama pengembangan pelayanan diarahkan pada penanganan kanker. “Kepercayaan dari Kementerian Kesehatan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan kanker bagi masyarakat,” katanya.
Jadwal Praktik dan Edukasi Deteksi Dini
dr. Randi Dwiyanto membuka praktik di RSU Kota Tangsel setiap Senin dan Kamis mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Di luar jadwal praktik, dirinya juga menangani tindakan operasi pasien onkologi.
Ia turut mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan munculnya benjolan pada tubuh dan segera melakukan pemeriksaan sejak dini. “Tidak semua benjolan adalah kanker, tetapi tetap harus diperiksa agar diketahui penyebabnya,” ujarnya.
Menurutnya, sebagian besar pasien kanker di Indonesia masih datang ke rumah sakit dalam kondisi stadium lanjut, yakni stadium tiga atau empat. Padahal, kanker yang terdeteksi dan ditangani sejak stadium dini memiliki peluang kesembuhan dan angka harapan hidup yang jauh lebih baik.
Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila menemukan benjolan pada tubuh, baik di payudara, leher, maupun bagian tubuh lainnya. “Pemeriksaan dini sangat penting untuk meningkatkan peluang keberhasilan pengobatan,” pungkasnya. (ADV)
















Discussion about this post