• Tentang Kami
  • Contact
Sabtu, 2 Mei 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

Sudah Pakai Metode Time-Out, Tapi Si Kecil Makin Berulah. Apa yang Salah?

Oleh: wartatangerang.com
Sabtu, 8 September 2018 / 13:28 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

Mendisiplinkan anak tentu tidak mudah bagi sebagian besar orangtua. Bahkan, mencoba cara mendisiplinkan anak dengan metode time-out yang jauh dari “main tangan”. Namun, tetap juga tidak berhasil. Justru, anak malah semakin berulah bukannya jera atas kesalahannya. Kenapa demikian?

READ ALSO

Meriah! 40 Peserta Ramaikan Fashion Show Kartini di Atria Gading Serpong

Glow & Stay Retreat, Promo Menginap Sekaligus Perawatan Diri di Santika Premiere Bintaro

Kenapa ortu sering gagal saat pakai metode time out?

Menghukum anak dengan memberikan pukulan, bukanlah cara yang terbaik. Memukul anak dan berteriak kepadanya akan memperkeruh suasana dan akan berdampak buruk bagi tumbuh kembang anak.

Anak yang sering dihukum dengan pukulan cenderung lebih agresif, memiliki depresi, merasa cemas dan tertekan. Itulah banyak orangtua yang memilih mendisiplinkan anak dengan metode time-out. Sebenarnya, apa itu metode time out?

Time-out adalah cara mendisiplinkan anak dengan waktu bagi anak untuk merenungkan kesalahannya sehingga tidak berbuat hal yang sama di kemudian hari. Contohnya, menyuruh anak untuk berdiam diri di kamar saat ia melakukan kesalahan.

Namun dalam mempraktikkannya, banyak orangtua yang tidak berhasil. Menurut sebuah penelitian dari Oregon Health and Science University di Portland menunjukkan 85 persen orangtua melakukan kesalahan dalam menerapkan metode time out sebagai cara mendisiplinkan anak.

Kesalahan orangtua dalam mendisiplinkan anak dengan metode time-out

Berikut beberapa kesalahan orangtua dalam menerapkan metode time-out untuk mendisiplinkan anak, seperti:

1. Terlalu sering menggunakan metode time-out

Jika Anda menerapkan metode ini tapi tidak berhasil, kemungkinan Anda terlalu sering menggunakan metode ini untuk menghukum anak. Perlu Anda ketahui bahwa metode ini jangan digunakan sesering mungkin karena akan hilang keefektifannya.

Pertimbangkan untuk menggunakan teknik mendisiplinkan anak yang berbeda-beda. Jadikan time-out sebagai pilihan terakhir untuk menghukum anak sekaligus mengatasi kemarahan Anda yang meluap-luap.

2. Memberi perhatian saat time-out berlangsung

anak tantrum manfaat

Saat Anda mendisiplinkan anak dengan metode time-out, wajar jika anak menangis atau merengek untuk dimaafkan. Ini adalah cara anak untuk mendapatkan hati orangtua yang kecewa atau marah padanya. Nah, pada momen ini orangtua sering kali luluh sehingga hukuman jadi tidak efektif.

Seharusnya Anda tidak goyah dengan hal tersebut. Jadi, biarkan anak merenungkan kesalahannya beberapa saat. Supaya memberi penekanan pada anak untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama jika tidak ingin dihukum dengan cara yang sama.

3. Menggunakan tempat yang tidak sesuai saat time-out

posisi duduk W pada anak

Menggunakan tempat yang tidak sesuai saat time-out, sering jadi kesalahan orangtua sehingga time-out jadi tidak efektif. Saat Anda menghukum akan di dalam kamar, anak bisa menghabiskan waktu dengan mainan yang ada di kamarnya.

Akibatnya, metode time-out bukan jadi teknik menghukum melainkan waktu bermain bagi anak. Pastikan Anda mencari tempat yang tidak memungkinkan anak untuk bermain, atau ambil mainan yang ada di dalam kamarnya. Buat time-out jadi waktu yang membosankan bagi anak sehingga ia menyesali perbuatannya.

4. Terus menasehatinya setelah time-out

omelan orangtua

Terkadang banyak orangtua yang terus memberikan ‘ceramah’ pada anak setelah menghukumnya. Memberikan nasehat yang tegas setelah boleh saja, tapi sebatas untuk memberi masukan anak sekaligus menunjukkan kembali perhatian Anda.

Jika Anda terus memberi ceramah tanpa henti, suasana akan jadi semakin buruk. Kemungkinan besar anak jadi tidak menyukai sikap Anda ini dan semakin tidak mendengarkan perkataan Anda. Jadi, setelah time-out selesai, biarkan akan kembali beraktivitas kembali seperti biasanya.

The post Sudah Pakai Metode Time-Out, Tapi Si Kecil Makin Berulah. Apa yang Salah? appeared first on Hello Sehat.

Source

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

Menkeu Tugaskan BUPI Garansi Proyek Tol Sumatera, Infrastruktur Ketenagalistrikan, dan LRT Jabodebek

Next Post

Sindrom Treacher Collins, Kelainan Pada Wajah dan Tengkorak Kepala Akibat Mutasi Gen

Related Posts

Meriah! 40 Peserta Ramaikan Fashion Show Kartini di Atria Gading Serpong
Gaya Hidup

Meriah! 40 Peserta Ramaikan Fashion Show Kartini di Atria Gading Serpong

Oleh: Rizki
Kamis, 30 April 2026 / 09:12 WIB
Rayakan HUT Ke-40, Santika Indonesia Bertabur Hadiah
Gaya Hidup

Glow & Stay Retreat, Promo Menginap Sekaligus Perawatan Diri di Santika Premiere Bintaro

Oleh: Rizki
Rabu, 29 April 2026 / 19:57 WIB
Rayakan Hari Kartini, Hotel Santika Premiere Bintaro Sukses Gelar Mini Padel Tournament 2026
Gaya Hidup

Rayakan Hari Kartini, Hotel Santika Premiere Bintaro Sukses Gelar Mini Padel Tournament 2026

Oleh: Rizki
Selasa, 28 April 2026 / 12:12 WIB
Atria Hotel Sajikan Konsep Pernikahan Tradisional Modern dalam Satu Event
Gaya Hidup

Atria Hotel Sajikan Konsep Pernikahan Tradisional Modern dalam Satu Event

Oleh: Rizki
Senin, 27 April 2026 / 11:23 WIB
Slub Cafe Jadi Spot Nongkrong Baru, Harga Mulai Rp20 Ribu
Gaya Hidup

Slub Cafe Jadi Spot Nongkrong Baru, Harga Mulai Rp20 Ribu

Oleh: Rizki
Minggu, 26 April 2026 / 05:42 WIB
Restoran WUJI Buka di Hampton Square Gading Serpong, Sajikan Puluhan Menu Khas Kanton
Gaya Hidup

Restoran WUJI Buka di Hampton Square Gading Serpong, Sajikan Puluhan Menu Khas Kanton

Oleh: Rizki
Kamis, 23 April 2026 / 17:00 WIB
Next Post
Sindrom Treacher Collins, Kelainan Pada Wajah dan Tengkorak Kepala Akibat Mutasi Gen

Sindrom Treacher Collins, Kelainan Pada Wajah dan Tengkorak Kepala Akibat Mutasi Gen

Discussion about this post












WARTA TERKINI

Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/26 Pekan Perdana, Sabtu 9 Agustus

Dihempaskan Persib, Bhayangkara Presisi Lampung Tumbangkan Dikandang

Kamis, 30 April 2026 / 21:19 WIB
Upacara HUT Damkar dan Satpol PP, Sachrudin Soroti Peran Mitigasi Bencana

Upacara HUT Damkar dan Satpol PP, Sachrudin Soroti Peran Mitigasi Bencana

Kamis, 30 April 2026 / 20:45 WIB
Bupati Tangerang Pimpin Apel Pasukan Pengamanan May Day

Bupati Tangerang Pimpin Apel Pasukan Pengamanan May Day

Kamis, 30 April 2026 / 20:38 WIB
Ungkapan Perasaan Aleksa Andrejic Jadi Pahlawan saat Persita Comeback Kalahkan Persijap

Gol Cepat Aleksa Andrejic Bawa Persita Tundukkan PSIM 1-0 di Bantul

Kamis, 30 April 2026 / 17:58 WIB
Rayakan HUT Jakarta, Ascott Hadirkan Promo Staycation Mulai Rp499 Ribu

Rayakan HUT Jakarta, Ascott Hadirkan Promo Staycation Mulai Rp499 Ribu

Kamis, 30 April 2026 / 17:31 WIB
Destinasi Eduwisata, KWT Binaan Indah Kiat Tangerang Dikunjungi Anak TK

Destinasi Eduwisata, KWT Binaan Indah Kiat Tangerang Dikunjungi Anak TK

Kamis, 30 April 2026 / 17:21 WIB
Meriah! 40 Peserta Ramaikan Fashion Show Kartini di Atria Gading Serpong

Meriah! 40 Peserta Ramaikan Fashion Show Kartini di Atria Gading Serpong

Kamis, 30 April 2026 / 09:12 WIB
SANF Perkenalkan Audiobook untuk Penyandang Disabilitas

SANF Perkenalkan Audiobook untuk Penyandang Disabilitas

Rabu, 29 April 2026 / 21:29 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang