TANGERANG, WT – Gubernur Banten, Andra Soni, melakukan kunjungan langsung ke SMAN 14 Kota Tangerang di Jalan Pembangunan I, Batusari, Kecamatan Batuceper pada Kamis, (2/10/2025). Peninjauan ini dilakukan segera setelah plafon salah satu ruang kelas ambruk, diduga kuat akibat hujan deras dan angin kencang yang melanda kawasan tersebut.
Dalam kunjungannya, Andra Soni menegaskan pentingnya perbaikan segera agar aktivitas belajar mengajar di sekolah tidak terganggu. Kehadirannya disebut sebagai bentuk silaturahmi sekaligus upaya memastikan kelayakan sarana dan prasarana sekolah.
“Saya menemukan ada beberapa bagian kelas yang mengalami kerusakan pada plafon. Ini jelas mengganggu proses pembelajaran, sebab ada ruang kelas yang otomatis tidak dapat digunakan,” ujar Gubernur Andra Soni.
Gubernur lantas meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten untuk segera melakukan inventarisasi kerusakan secara menyeluruh demi mempercepat proses perbaikan. “Saya sudah instruksikan agar segera diperbaiki sesuai permintaan kepala sekolah. Kami pastikan, di anggaran perubahan tahun ini, lima ruangan akan mulai diperbaiki secara bertahap,” jelasnya.
Andra Soni menambahkan bahwa meskipun perawatan rutin sekolah sudah berjalan, cuaca ekstrem menjadi faktor utama kerusakan tambahan yang terjadi. “Perawatan pasti ada, tapi kemarin terjadi puting beliung atau angin kencang yang sangat kuat sehingga plafon ambruk,” ungkapnya.
Lukman, Plt Kepala Dindikbud Banten, menjelaskan bahwa SMAN 14 Kota Tangerang merupakan bangunan yang didirikan pada tahun 2007 oleh Pemkot Tangerang. Ia membenarkan bahwa insiden tersebut menyebabkan plafon satu ruang kelas dan satu gudang runtuh. “Meskipun rehabilitasi total direncanakan pada tahun 2026, kami akan tetap tangani segera melalui anggaran perubahan tahun ini,” katanya.
Dampak kerusakan ini memaksa siswa untuk beradaptasi. Yasmin, siswi kelas XII, menceritakan bahwa kegiatan belajar sempat dilakukan di lorong sekolah sebelum akhirnya dipindahkan ke laboratorium biologi. “Setelah kejadian, pembelajaran sempat terhenti sehari. Kami berharap kelas kami bisa cepat diperbaiki karena proses belajar jadi terhambat,” tutupnya. (KEY)















Discussion about this post