• Tentang Kami
  • Contact
Selasa, 3 Februari 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Perbedaan Inseminasi dan Bayi Tabung, Simak Penjelasan Dokter Spesialis Kandungan RSIA Family

Oleh: Rizki
Selasa, 18 Juli 2023 / 11:12 WIB
Ilustrasi bayi tabung. (NET)

Ilustrasi bayi tabung. (NET)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, WT – Untuk para calon bunda, proses memiliki buah hati mungkin bisa menjadi hal yang tidak mudah bagi sebagian wanita. Berbagai macam masalah fertilisasi/ kesuburan (pertemuan sperma dengan telur) yang jarang disadari dapat menjadi penghalang bagi beberapa pasangan untuk bisa mendapatkan buah hati, namun disitulah program kehamilan dapat direncanakan bersama dokter sehingga impian untuk bisa mendapatkan buah hati dapat tercapai.

Dalam proses fertilisasi, ada beberapa opsi alternatif yang bisa dipilih oleh pasangan untuk bisa mencapai kehamilan. Namun dua opsi utama yang sering menjadi pilihan adalah inseminasi dan bayi tabung, biasanya metode ini dipilih atas dasar pertimbangan serta kondisi medis tertentu baik dari laki-laki maupun perempuan.

READ ALSO

Dukung Program Pemkab Tangerang, Paramount Petals Dorong Penurunan Stunting Sepanjang 2025

Eka Hospital MT Haryono Resmi Beroperasi, Punya Teknologi Robot Bedah Da Vinci XI

Meski keduanya merupakan metode fertilisasi alternatif, namun mereka adalah dua jenis metode fertilisasi yang berbeda. Sehingga apa perbedaan dari keduanya dan yang mana lebih cocok untuk dilakukan oleh Anda?. Simak penjelasan Dokter Spesialis Kandungan RSIA Family, dr. Malvin Emeraldi, Sp.OG.

Apa Perbedaan Inseminasi dan Bayi Tabung?

Sebelum membahas perbedaan dari inseminasi dan bayi tabung, ada satu kesamaan yang dimiliki oleh kedua metode ini, yaitu keduanya merupakan metode fertilisasi yang dapat dilakukan oleh pasangan suami istri tanpa melakukan hubungan badan. Ada beberapa faktor yang menyebabkan seseorang tidak bisa melakukan proses fertilisasi dengan berhubungan badan dengan normal, diantaranya seperti masalah kualitas sperma yang buruk, masalah pada lendir rahim, cacat fisik, risiko kelainan genetik, hingga infeksi virus penyakit menular seksual.

Namun apa yang membedakan dari keduanya? Berikut adalah perbedaan dari inseminasi dan bayi tabung:

Inseminasi
Inseminasi atau Intrauterine Insemination (IUI) merupakan metode fertilisasi buatan dimana sel sperma akan dimasukan langsung melalui vagina ke dalam rahim wanita sehingga mempersingkat waktu perjalanan sperma ke sel telur. Penggunaan inseminasi biasa dilakukan pada pasangan yang memiliki kesulitan dalam mencapai kehamilan dengan cara fertilisasi normal maupun ketidakmampuan untuk melakukan hubungan seksual karena keterbatasan fisik maupun psikologis.

Dalam proses ini, dokter akan memisahkan sel sperma dengan cairan mani dan seluruh sampel sperma yang diambil akan dimasukan langsung ke dalam rahim menggunakan spekulum untuk membuka vagina dan sel sperma akan disuntikan melalui selang kateter yang telah dimasukan ke dalam rahim, dengan itu proses fertilisasi tetap dilakukan di dalam rahim wanita.

Proses ini tidak memakan waktu lama, hanya akan memakan waktu beberapa menit hingga jam dan biasanya Anda diperbolehkan untuk langsung pulang setelahnya. Dokter akan menjadwalkan konsultasi lebih lanjut untuk melihat apakah proses inseminasi bekerja dengan baik atau tidak.

Bayi Tabung
Sedangkan bayi tabung atau In Vitro Fertilization (IVF) merupakan proses fertilisasi dimana dokter akan menggabungkan sel sperma pria dan sel telur wanita dan melakukan proses fertilisasi di dalam laboratorium atau di luar rahim. Dalam metode ini, dokter akan mengambil sel sperma pria dan sel telur wanita dan akan menyuntikan langsung sperma ke dalam sel telur untuk pembuahan dapat terjadi.

Hasil fertilisasi kemudian akan dipantau dalam inkubasi laboratorium dan diawasi perkembangannya oleh dokter, apabila proses pembuahan berhasil maka embrio akan terbentuk. Dokter kemudian dapat mengambil beberapa atau semua embrio yang berhasil mengalami pembuahan dan kemudian akan memasukkannya ke dalam rahim sehingga embrio dapat berkembang dengan baik di dalam rahim.

Berbeda dengan inseminasi, proses bayi tabung memerlukan langkah dan proses yang lebih lama sehingga proses ini memerlukan persiapan serta pertimbangan yang lebih matang bersama dokter. Bayi tabung biasanya direkomendasikan untuk pasangan yang menghadapi situasi berikut:

• Infertilitas pada pria yang parah.
• Saluran tuba yang tersumbat.
• Telah melakukan proses inseminasi namun gagal.
• Kekhawatiran tentang mewariskan kelainan genetik tertentu.
• Gangguan organ reproduksi seperti miom, kista, endometriosis.
• Gangguan masa subur.

Metode Apa yang Lebih Cocok

Inseminasi dan bayi tabung masing-masing memiliki peran unik dalam mengatasi program infertilitas. Sebelum menentukan metode yang terbaik, dokter akan membantu Anda melalui beberapa tes serta kondisi fisik dan faktor lainnya untuk membantu Anda menentukan pilihan mana yang terbaik untuk program fertilitas Anda.

Pada inseminasi, prosesnya dapat dilakukan lebih cepat dan efektif, dokter biasanya merekomendasikan metode ini jika Anda dan pasangan Anda memiliki masalah disfungsi seksual seperti gangguan ereksi pada pria, ataupun penyebab infertilitas lain yang belum diketahui penyebabnya dengan pasti. Proses inseminasi juga jauh lebih murah daripada bayi tabung dan juga merupakan prosedur yang tidak terlalu invasif, oleh karena itu sering direkomendasikan sebagai langkah pertama.

Namun inseminasi mungkin akan kurang efektif bagi beberapa pasangan dengan gangguan fertilitas seperti kualitas sperma buruk atau telah berhasil mengandung namun selalu mengalami keguguran. Dokter juga dapat merekomendasikan bayi tabung apabila Anda telah melakukan proses inseminasi berulang kali namun tidak menunjukan hasil yang memuaskan.

Proses bayi tabung mungkin membutuhkan persiapan, waktu, serta biaya yang lebih besar, tapi bayi tabung memiliki persentase keberhasilan bayi tabung secara umum tanpa melihat usia, dan indikasi adalah sekitar 40% – 50%. Untuk inseminasi hanya 10% – 20% dengan catatan tidak ada masalah pertemuan sperma dengan sel telur dalam perut ibu.
Namun suksesnya program fertilitas juga dipengaruhi oleh beberapa faktor lainnya seperti usia, penyebab ketidaksuburan, hingga riwayat kehamilan sukses sebelumnya.

Konsultasikan Dengan Dokter Sebelum Memulai Program Kehamilan

Meski tidak memiliki riwayat fertilitas sebelumnya, mendiskusikan program kehamilan dengan dokter sebelum menjalankannya sebaiknya dilakukan untuk mendeteksi adanya masalah-masalah fertilitas yang harus ditangani. Dengan mendeteksi masalah fertilitas lebih cepat, Anda dapat menghemat waktu dan memulai program fertilitas alternatif lebih dini.

Setiap pasangan pasti memiliki problematika tersendiri, sehingga Anda harus bertemu dengan spesialis kesuburan untuk meninjau riwayat dan mendiskusikan program kehamilan yang disarankan. Infertilitas bukanlah masalah langka dan bisa terjadi oleh siapapun, oleh karena itu segera periksakan kesuburan Anda dengan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi atau Dokter Obgyn yang khusus menangani gangguan kesuburan (infertilitas) untuk mendapatkan tinjauan lebih lanjut dan pilihan terbaik untuk program hamil Anda. (RLS)

Tags: Bayi TabungInseminasiRSIA FamilyWarta Tangerang

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

Nongkrong Asyik dengan Pemandangan Kota BSD di Skylounge15 Hotel Santika Premiere ICE-BSD City

Next Post

Presiden Jokowi Lantik Budi Arie Setiadi sebagai Menkominfo

Related Posts

Dukung Program Pemkab Tangerang, Paramount Petals Dorong Penurunan Stunting Sepanjang 2025
Kesehatan

Dukung Program Pemkab Tangerang, Paramount Petals Dorong Penurunan Stunting Sepanjang 2025

Oleh: Rizki
Minggu, 1 Februari 2026 / 11:52 WIB
Eka Hospital MT Haryono Resmi Beroperasi, Punya Teknologi Robot Bedah Da Vinci XI
Kesehatan

Eka Hospital MT Haryono Resmi Beroperasi, Punya Teknologi Robot Bedah Da Vinci XI

Oleh: Rizki
Jumat, 23 Januari 2026 / 20:24 WIB
Teknologi Da Vinci XI di Eka Hospital MT Haryono, Solusi Bedah Presisi Kanker Prostat
Kesehatan

Teknologi Da Vinci XI di Eka Hospital MT Haryono, Solusi Bedah Presisi Kanker Prostat

Oleh: Rizki
Rabu, 14 Januari 2026 / 09:30 WIB
Bukan Hanya Anak-Anak, Gigi Goyang Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius pada Orang Dewasa
Kesehatan

Bukan Hanya Anak-Anak, Gigi Goyang Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius pada Orang Dewasa

Oleh: Rizki
Jumat, 26 Desember 2025 / 10:30 WIB
Rayakan 13 Tahun, Bethsaida Healthcare Tegaskan Komitmen “Care in Every Step”
Kesehatan

Rayakan 13 Tahun, Bethsaida Healthcare Tegaskan Komitmen “Care in Every Step”

Oleh: Rizki
Kamis, 18 Desember 2025 / 21:33 WIB
Gunakan Teknologi Robotik Velys, Eka Hospital Raih Hasil Sempurna pada 100 Operasi Lutut
Kesehatan

Gunakan Teknologi Robotik Velys, Eka Hospital Raih Hasil Sempurna pada 100 Operasi Lutut

Oleh: Rizki
Kamis, 18 Desember 2025 / 16:29 WIB
Next Post
Presiden Jokowi Lantik Budi Arie Setiadi sebagai Menkominfo

Presiden Jokowi Lantik Budi Arie Setiadi sebagai Menkominfo

Discussion about this post

WARTA TERKINI

Hery Haryanto Azumi Ungkap Pergolakan di Jantung NU Karena Urusan Arus Bawah

GKB-NU: Board of Peace Harus Jadi Jalan Menuju Negara Palestina Merdeka

Selasa, 3 Februari 2026 / 15:20 WIB
Tiga Bulan Menganggur, Buruh PT SLI Balaraja Harap Pabrik Segera Dibuka Kembali

Tiga Bulan Menganggur, Buruh PT SLI Balaraja Harap Pabrik Segera Dibuka Kembali

Senin, 2 Februari 2026 / 09:43 WIB
Wawalkot Pilar Ucapkan Selamat ke Dewa United Promosi ke Liga 1, Apa Kabar Persitangsel?

Rivera Buka Gol, Kafiatur Balas! Persebaya vs Dewa United Berbagi Poin

Minggu, 1 Februari 2026 / 21:22 WIB
Wawalkot Pilar Ucapkan Selamat ke Dewa United Promosi ke Liga 1, Apa Kabar Persitangsel?

Dewa United Banten Tantang Persebaya di GBT, Riekerink Waspadai Momentum Bajul Ijo

Minggu, 1 Februari 2026 / 13:42 WIB
Pengunjung Serbu Rame – Rame Belah Duren di Tangcity Mall

Pengunjung Serbu Rame – Rame Belah Duren di Tangcity Mall

Minggu, 1 Februari 2026 / 12:54 WIB
Peringati Harlah NU ke-103, Bupati Tangerang Soroti Peran NU di Masyarakat

Peringati Harlah NU ke-103, Bupati Tangerang Soroti Peran NU di Masyarakat

Minggu, 1 Februari 2026 / 12:37 WIB
Dukung Program Pemkab Tangerang, Paramount Petals Dorong Penurunan Stunting Sepanjang 2025

Dukung Program Pemkab Tangerang, Paramount Petals Dorong Penurunan Stunting Sepanjang 2025

Minggu, 1 Februari 2026 / 11:52 WIB
Rampung Fisik, Akses Tol Jakarta–Tangerang KM 25 Masuk Tahap ULF–ULO

Rampung Fisik, Akses Tol Jakarta–Tangerang KM 25 Masuk Tahap ULF–ULO

Minggu, 1 Februari 2026 / 11:46 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang