TANGSEL, WT – Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (DEMA FITK) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah sukses melaksanakan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan.
Kegiatan pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan diikuti 1.307 peserta berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
Nantinya para peserta akan menempuh perkuliahan di 12 program studi FITK UIN Syarif Hidayatullah.
“Tarbiyah Tarbiyah Tar, Ijo-Ijo oyy, Ijo-Ijo oyy” yel-yel yang selalu lantang menggema di setiap tahunnya dalam acara PBAK FITK, yang pada tahun ini mengusung tema “Menuju Indonesia Emas 2045 : Transformasi Pendidikan, Potensi Bonus Demografi, dan Harmoni Beragama dalam generasi Post Millenial,” kata Ketua Pelaksana, Arya Mubarakh.
Di hari terakhir PBAK Fakultas (31 Agustus 2023) seluruh Mahasiswa Baru membentangkan kain bertuliskan campaign yang berisi tuntutan bersama. Yakni, tolak UKT mahal dan komersialisasi kampus, stop kekerasan seksual dan bullying serta usut tuntas penyebab polusi udara.
Menurut Arya, tuntutan diatas disampaikan pertama, karena banyaknya calon mahasiswa baru yang gagal mewujudkan mimpinya untuk berkuliah di UIN Jakarta karena faktor ekonomi, banyak dari mahasiswa baru yang akhirnya mengundurkan diri karena merasa penggolongan UKT tidak sesuai dengan kondisi ekonomi keluarganya dan akhirnya memilih untuk mengubur mimpinya daripada menjadi beban dari kedua orangtuanya.
Selanjutnya tuntutan kedua disampaikan karena dilingkungan kampus masih terdapat kasus kekerasan seksual dan bullying yang dimana kasus yang terjadi belum mendapatkan perhatian secara khusus dan belum ada tindak tegas terhadap pelaku.
Tuntutan ketiga disampaikan karena kampus UIN Jakarta yang bertempat di Tangerang Selatan yang secara letak geografis bersebelahan langsung dengan ibukota DKI Jakarta yang mendapatkan predikat tingkat udara yang tidak sehat.
“Harapan saya, kampanye yang disampaikan bersama dengan seluruh mahasiswa baru agar ditindak lanjuti secara serius oleh pihak terkait,” tandas Ketua Dema FITK UIN Syarif Hidayatullah, Abdullah Hanif. (RAY)
Discussion about this post