TANGERANG, WT – Seiring pesatnya digitalisasi, kemudahan transaksi finansial juga diiringi dengan risiko penipuan atau fraud. Untuk mengatasi hal ini, PT Bank Danamon Indonesia Tbk meluncurkan kampanye edukasi #JanganKasihCelah, menekankan pentingnya menjaga keamanan data pribadi, terutama saat bertransaksi di ruang publik.
Digitalisasi telah mengubah cara masyarakat bertransaksi. Berdasarkan data, empat dari lima milenial dan Gen Z kini menggunakan aplikasi keuangan digital. Di sisi lain, transaksi e-commerce melonjak 136,9% dari tahun 2019 hingga 2024. Peningkatan ini, menurut Andreas Kurniawan, Chief Digital Officer Danamon, juga membuka celah bagi pelaku kejahatan siber.
Waspada di Jaringan dan Perangkat Publik
Andreas mengingatkan nasabah untuk berhati-hati saat menggunakan fasilitas publik seperti Wi-Fi atau port pengisian daya gratis. “Seringkali penipu menggunakan jaringan dengan enkripsi lemah untuk mencuri data pribadi nasabah,” jelasnya.
Selain itu, penggunaan port USB publik juga berisiko. “Port USB sembarangan dapat membuka kesempatan bagi pelaku kejahatan untuk menyebarkan malware ke dalam perangkat masyarakat untuk mencuri data pribadi,” tambahnya.
DJPB Kementerian Keuangan mengidentifikasi beberapa jenis fraud yang marak, termasuk Man in the Middle Attack (MITM), sniffing, penyebaran malware, dan Wi-Fi palsu (fake hotspot).
Tips Aman Bertransaksi
Melalui kampanye #JanganKasihCelah, Danamon menekankan langkah-langkah pencegahan, antara lain:
Gunakan jaringan seluler pribadi, hindari Wi-Fi publik.
Hindari penggunaan port USB publik, pilih power bank pribadi.
Aktifkan two-factor authentication seperti biometrik.
Jaga jarak saat bertransaksi dan jangan pernah memberikan data pribadi seperti kode OTP, CVV/CVC, PIN, atau akses ke pihak lain, termasuk yang mengaku sebagai petugas bank.
Waspada tautan mencurigakan. Pastikan situs yang dikunjungi menggunakan protokol HTTPS.
“Apabila nasabah menemukan transaksi mencurigakan setelah bertransaksi menggunakan fasilitas publik, kami imbau untuk segera menghubungi Danamon melalui media komunikasi resmi, salah satunya melalui Hello Danamon di 1-500-090,” tutup Andreas. (RIZ)















Discussion about this post