• Tentang Kami
  • Contact
Jumat, 11 September 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Tangerang

KB Suntik Primadona

Oleh: wartatangerang.com
Sabtu, 19 Januari 2019 / 11:00 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

CIPUTAT-Saat ini ada banyak pilihan alat kontrasepsi yang tersedia untuk membantu mengatur atau mencegah kehamilan. Di antara sekian banyak alat kontrasepsi, suntik keluarga berencana (KB) menjadi primadona kalangan emak-emak. Karena, KB jenis ini paling banyak dipilih.

Kepala Bidang Keluarga Berencana pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPMP3AKB) Kota Tangsel, Ellen Hutabarat mengatakan, alat kontrasepsi yang paling banyak diminati masyarakat adalah suntik.

READ ALSO

PJU Bermasalah di Sejumlah Ruas Jalan Tangerang Segera Ditangani Dishub

Konflik Pengelolaan Yayasan, Sejumlah Siswa SDIP Pamulang Pindah ke MI Pembangunan UIN Jakarta

“Kontrasepsi yang paling banyak diminati suntik. Dengan melakukan suntik maka mereka harus datang tiga bulan lagi untuk suntik kembali,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Jumat (18/1).

Hellen menambahkan, 2018 DPMP3AKB memiliki target 42.823 akseptor namun, diluar dugaan jumlahnya melebihi target, yakni 53.871 akseptor. Atau dapat 127,66 persen dari target 125,80 persen. Sedangkan kontrasepsi jenis suntik targetnya 22.912 akseptor namun, tercapai 22.830 akseptor atau 99,64 persen dari target.

Sedangkan kontrasepsi jenis metode operasi wanita atau tubektomi (wow) melebihi target dan diperoleh 250,58 persen. “Target kita 423 akseptor dan diluar dugaan terealisasi 1.060 akseptor,” tambahnya.

Masih menurut Hellen, kontrasepsi WOW paling banyak dilakukan oleh perempuan yang sudah memiliki dua atau tiga anak. Sehingga mereka memiliki disterilkan dan biasanya dilakukan sehabis melahirkan. Ada juga yang melakukan tidak setelahs melahirkan dan usia di atas 35 tahun namun masih usia subur.

Menurutnya, kontrasepsi jenis WOW sebenarnya lebih mudah dan tidak perlu bolak-balik melakukannya. “Cukup sekali melakukan wow dan tidak perlu lagi makan pil atau suntik,” jelasnya.

Sebetulnya jika dilihat sekarang ataupenggunaan kontrasepsi sudah meningkat, ini dapat dilihat dari peningkatan dari tahun ketahun. Pengguaan kontrasepsi paling banyak dilakukan di puskesmas dan RSU Tangsel, klinik swasta dan mobil layanan KB keliling.

Sedangkan jika dilihat dari usia aseptor atau orang yang menerima kontrasepsi, maka usia 25-35 tahun adalah rentang umur yang paling banyak menggunakan kontrasepsi. Usia tersebut juga termasuk dalam rentang masa produktif.

“Meski ada banyak pilihan alat kontrasepsi yang bisa digunakan oleh masyarakat namun, keputusan akhirnya tetap di tangan para akseptor, kontrasepsi apa yang sesuai dengan dirinya,” ungkapnya.

Hellen menjelaskan, tahun ini DPMP3AKB belum dapat target masyakrakat yang harus menggunakan alat kontrasepsi dari BKKBN Provinsi Banten. Sedangkan untuk stok alat kontrasepsi saat ini cukup banyak dan disuplai dari propinsi dan tiap bulan lapor selalu dilaporkan penggunaan dan sisanya.

“Kesadaran masyarakat Tangsel yang pakai kontrasepsi banyak dilakukan mandiri, baik ke bidan, klinik, rs swasta. Sehingga tidak perlu ke puskesmas dan mobil keliling. Jumlah akseptor yang kita peroleh tahun lalu juga termasuk data dari pelayanan klinik dan puskesmas,” tuturnya.

Tujuan melakukan KB menurutnya adalah untuk menurunkan angka kematian ibu.

“Saya tekankan pentingnya menghindari terlalu muda, terlalu banyak anak, terlalu rapat dan terlalu tua (4T). Kalau ini dilakukan dijamin program KB akan sukses,” tutupnya. (bud)

Source

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

SMPN 19 Bisa UNBK, Dindikbud Ganti Komputer yang Dimaling

Next Post

Kurangi Polusi dengan Penghijauan

Related Posts

PJU Bermasalah di Sejumlah Ruas Jalan Tangerang Segera Ditangani Dishub
Kota Tangerang

PJU Bermasalah di Sejumlah Ruas Jalan Tangerang Segera Ditangani Dishub

Oleh: Rizki
Jumat, 11 September 2026 / 09:00 WIB
Konflik Pengelolaan Yayasan, Sejumlah Siswa SDIP Pamulang Pindah ke MI Pembangunan UIN Jakarta
Kota Tangsel

Konflik Pengelolaan Yayasan, Sejumlah Siswa SDIP Pamulang Pindah ke MI Pembangunan UIN Jakarta

Oleh: Rizki
Selasa, 8 September 2026 / 12:27 WIB
Antisipasi Debu Abu Vulkanik, Jalan Raya Pasar Kemis–Otonom Disiram
Kabupaten Tangerang

Antisipasi Debu Abu Vulkanik, Jalan Raya Pasar Kemis–Otonom Disiram

Oleh: Rizki
Selasa, 8 September 2026 / 12:12 WIB
Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau Meluas, BPBD Kota Tangerang Minta Warga Batasi Aktivitas Luar Rumah
Kabupaten Tangerang

Dampak Erupsi Krakatau Masih Dipantau, Disdik Kabupaten Tangerang Belum Terapkan PJJ

Oleh: Rizki
Minggu, 6 September 2026 / 20:55 WIB
Waspada Abu Vulkanik Krakatau, Polresta Tangerang Imbau Warga Pakai Masker dan Kacamata
Kabupaten Tangerang

Waspada Abu Vulkanik Krakatau, Polresta Tangerang Imbau Warga Pakai Masker dan Kacamata

Oleh: Rizki
Minggu, 6 September 2026 / 20:33 WIB
Pabrik Plastik di Balaraja Terbakar Hebat, 12 Armada Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Kabupaten Tangerang

Pabrik Plastik di Balaraja Terbakar Hebat, 12 Armada Damkar Dikerahkan ke Lokasi

Oleh: Rizki
Minggu, 6 September 2026 / 20:27 WIB
Next Post
Kurangi Polusi dengan Penghijauan

Kurangi Polusi dengan Penghijauan

Discussion about this post

WARTA TERKINI

Hari Ketiga Pencarian, 11 Kapal dan 300 Personel Cari 8 Orang Hilang di Perairan Anak Krakatau

Hari Ketiga Pencarian, 11 Kapal dan 300 Personel Cari 8 Orang Hilang di Perairan Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 / 09:06 WIB
PJU Bermasalah di Sejumlah Ruas Jalan Tangerang Segera Ditangani Dishub

PJU Bermasalah di Sejumlah Ruas Jalan Tangerang Segera Ditangani Dishub

Jumat, 11 September 2026 / 09:00 WIB
Pelajari Konservasi Bambu, EJN Siapkan Gerakan Lingkungan Berkelanjutan di Tangerang

Pelajari Konservasi Bambu, EJN Siapkan Gerakan Lingkungan Berkelanjutan di Tangerang

Jumat, 11 September 2026 / 08:52 WIB
Atasi Polusi dan Kelembapan di Rumah, AZKO Perkenalkan Produk NORIUM

Atasi Polusi dan Kelembapan di Rumah, AZKO Perkenalkan Produk NORIUM

Jumat, 11 September 2026 / 08:29 WIB
Grand Boulevard Aniva Usung ‘The Ultimate Grande Concept’, Harga Ruko Mulai Rp3,2 Miliar

Grand Boulevard Aniva Usung ‘The Ultimate Grande Concept’, Harga Ruko Mulai Rp3,2 Miliar

Kamis, 10 September 2026 / 18:38 WIB
Persita Boyong Dion Markx dari Persib dengan Status Pinjaman

Dion Markx Langsung Bersinar di Debut Persita, Carlos Pena Beri Pujian

Rabu, 9 September 2026 / 07:04 WIB
Gubernur Andra Soni Pastikan PSEL Serang Raya Dibangun Akhir 2026

Gubernur Andra Soni Pastikan PSEL Serang Raya Dibangun Akhir 2026

Selasa, 8 September 2026 / 17:53 WIB
Alam Sutera Bidik Transaksi Rp300 Miliar di Expo 2026, Optimistis Pasar Properti Tetap Bergairah

Alam Sutera Bidik Transaksi Rp300 Miliar di Expo 2026, Optimistis Pasar Properti Tetap Bergairah

Selasa, 8 September 2026 / 16:41 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang