• Tentang Kami
  • Contact
Selasa, 28 April 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

Kapan Orangtua Harus Berhenti Menggendong Anak?

Oleh: wartatangerang.com
Selasa, 18 September 2018 / 13:19 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

Bayi masih dalam masa pertumbuhan sehingga Anda harus menggendongnya. Namun, menggendong bayi itu ada batas waktunya. Tentu tidak mungkin anak yang sudah besar akan terus digendong oleh orangtua. Namun, sebenarnya kapan waktu yang tepat bagi orangtua untuk berhenti menggendong anak? Cari tahu jawabannya berikut ini.

READ ALSO

Atria Hotel Sajikan Konsep Pernikahan Tradisional Modern dalam Satu Event

Slub Cafe Jadi Spot Nongkrong Baru, Harga Mulai Rp20 Ribu

Alasan kenapa orangtua harus menggendong bayi

Saat dilahirkan bayi belum bisa apa-apa. Seiring waktu, bayi akan belajar bagaimana caranya untuk mengubah posisi tubuhnya menjadi tengkurap, merangkak, dan akhirnya berjalan.

Pada masa bayi belum bisa berjalan, orangtua pasti harus menggendong bayi ke mana pun. Misalnya, saat mengajaknya jalan-jalan keluar menikmati matahari pagi, menyuapi makan, atau sekadar memindahkan bayi ke tempat lain. Anda bisa menggendong bayi hanya dengan tangan saja atau menggunakan kain gendongan.

Selain itu, menggendong bayi adalah salah satu cara untuk menjalin ikatan yang kuat antara bayi dengan orangtua, nenek, kakek, pengasuh, dan juga orang-orang di sekelilingnya. Menggendong menawarkan sentuhan dan pelukan sehingga membuat suasana aman, tenang, dan nyaman bagi anak. Ini bisa dilakukan untuk mengatasi anak yang sedang rewel karena sakit atau ketakutan.

Kapan sebaiknya orangtua berhenti menggendong anak?

Saat anak sudah bertambah besar, Anda tidak mungkin terus menggendongnya, bukan? Menggendong anak bisa membatasi pergerakan anak untuk menjelajahi lingkungan dan menghambat kemampuan motorik anak untuk berjalan, melompat, atau berlari.

Selain itu, berat badan anak juga bisa menguras stamina orangtua sehingga jadi cepat lelah atau juga membuat lengan tangan, pinggang, atau punggung jadi pegal. Oleh karena itu, orangtua harus sebisa mungkin mengurangi kebiasaan ini.

Waktu yang tepat untuk berhenti menggendong anak berbeda-beda bagi setiap orangtua. Umumnya, saat anak sudah mulai bisa berjalan, kebiasaan menggendong harus dikurangi. Biasanya anak sudah mulai menunjukkan tanda-tanda mulai bisa berjalan sekitar usia 9 sampai 12 bulan.

Sampai anak sudah berusia 2 atau 3 tahun, kemampuan berjalan, berlari, dan melompat anak sudah meningkat, menggendong bisa dilakukan seperlunya saja. Misalnya jika anak sedang merasa ketakutan, bersedih, terlihat kelelahan dan mengantuk saat bepergian, atau menyebrang jalan.

Bagaimana caranya untuk mengurangi kebiasaan menggendong anak?

cara merangsang anak belajar jalan

Melatih kemandirian anak untuk tidak lagi merengek minta gendong, Anda perlu mengakalinya dengan beberapa cara. Kuncinya adalah membiasakan anak untuk berjalan. Anda bisa mengikuti beberapa langkah berikut ini, seperti:

  • Memberi kebebasan anak untuk mengasah kemampuannya untuk berjalan, melompat, atau berlari. Bagi anak yang belum lancar berjalan, Anda bisa memegang tangannya ketika melangkahkan kakinya.
  • Tidak lagi menyuapinya dengan digendong, biarkan anak makan sambil duduk.
  • Tidak lagi mengendongnya ke kamar mandi jika ia ingin buang air malam-malam. Anda cukup mengantar dan menemaninya saja.
  • Jika Anda berjalan-jalan di luar rumah, Anda bisa menggenggam tangannya dan luangkan waktu untuk beristirahat. Memperbanyak aktivitas di luar rumah dengan jalan kaki, melatih anak jadi tidak lagi-lagi merengek minta digendong.
  • Siapkan sepatu yang nyaman; sesuai ukuran kaki dan kegiatan anak.
  • Jelaskan pada anak, bahwa anak seusianya tidak lagi cocok untuk digendong. Beri contoh pada anak jika temannya yang lain tidak merengek minta digendong.
  • Kalau harus pergi seharian dan banyak berjalan kaki, sebaiknya bawa stroller yang nyaman supaya anak tidak perlu digendong ketika ia butuh istirahat.

The post Kapan Orangtua Harus Berhenti Menggendong Anak? appeared first on Hello Sehat.

Source

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

Habis Waktu Urusi Medsos, Presiden Jokowi: Lupa Kita Dunia Berubah Sangat Cepat

Next Post

Apakah Saya Perlu Operasi Sinusitis dan Apa Saja Jenis Operasinya?

Related Posts

Atria Hotel Sajikan Konsep Pernikahan Tradisional Modern dalam Satu Event
Gaya Hidup

Atria Hotel Sajikan Konsep Pernikahan Tradisional Modern dalam Satu Event

Oleh: Rizki
Senin, 27 April 2026 / 11:23 WIB
Slub Cafe Jadi Spot Nongkrong Baru, Harga Mulai Rp20 Ribu
Gaya Hidup

Slub Cafe Jadi Spot Nongkrong Baru, Harga Mulai Rp20 Ribu

Oleh: Rizki
Minggu, 26 April 2026 / 05:42 WIB
Restoran WUJI Buka di Hampton Square Gading Serpong, Sajikan Puluhan Menu Khas Kanton
Gaya Hidup

Restoran WUJI Buka di Hampton Square Gading Serpong, Sajikan Puluhan Menu Khas Kanton

Oleh: Rizki
Kamis, 23 April 2026 / 17:00 WIB
Rayakan Hari Kartini, Howard Johnson Tangerang Hadirkan Promo Staycation & Kuliner Spesial
Gaya Hidup

Rayakan Hari Kartini, Howard Johnson Tangerang Hadirkan Promo Staycation & Kuliner Spesial

Oleh: Rizki
Selasa, 21 April 2026 / 17:35 WIB
Deretan Produk MILLS SPORT Terbaik
Gaya Hidup

Deretan Produk MILLS SPORT Terbaik

Oleh: wartatangerang.com
Selasa, 21 April 2026 / 11:55 WIB
Wisata Kuliner Gading Serpong: Lezatnya Ramen Halal ala Fukuoka di Kyuka Ramen
Gaya Hidup

Wisata Kuliner Gading Serpong: Lezatnya Ramen Halal ala Fukuoka di Kyuka Ramen

Oleh: Rizki
Selasa, 21 April 2026 / 11:01 WIB
Next Post
Apakah Saya Perlu Operasi Sinusitis dan Apa Saja Jenis Operasinya?

Apakah Saya Perlu Operasi Sinusitis dan Apa Saja Jenis Operasinya?

Discussion about this post












WARTA TERKINI

Jawab Kebutuhan Kesehatan Gigi, Damessa Family Dental Care Hadir di Gading Serpong

Jawab Kebutuhan Kesehatan Gigi, Damessa Family Dental Care Hadir di Gading Serpong

Senin, 27 April 2026 / 19:33 WIB
Disdukcapil Kota Tangerang Jemput Bola ke Lapas, 109 Warga Binaan Rekam KTP-el

Disdukcapil Kota Tangerang Jemput Bola ke Lapas, 109 Warga Binaan Rekam KTP-el

Senin, 27 April 2026 / 19:25 WIB
Berbagi Poin dengan Persija, Persita Muda Semakin Dekat ke Semifinal

Jelang Pekan 30, Persita Evaluasi Lini Depan Usai Empat Kekalahan Beruntun

Senin, 27 April 2026 / 11:28 WIB
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/26 Pekan Perdana, Sabtu 9 Agustus

Pekan Krusial BRI Super League Pekan ke-30, Ini Jadwal Pertandingan Lengkapnya

Senin, 27 April 2026 / 11:25 WIB
Atria Hotel Sajikan Konsep Pernikahan Tradisional Modern dalam Satu Event

Atria Hotel Sajikan Konsep Pernikahan Tradisional Modern dalam Satu Event

Senin, 27 April 2026 / 11:23 WIB
5 Tips Jitu Mengatasi Asam Lambung Naik Saat Puasa

Atasi Asam Lambung dengan Pola Makan Sehat, Ini Buah yang Direkomendasikan

Minggu, 26 April 2026 / 05:46 WIB
Slub Cafe Jadi Spot Nongkrong Baru, Harga Mulai Rp20 Ribu

Slub Cafe Jadi Spot Nongkrong Baru, Harga Mulai Rp20 Ribu

Minggu, 26 April 2026 / 05:42 WIB
Tjakap Djiwa – Harmony Within, Perpaduan Yoga Air dan Gaya Hidup Sehat

Tjakap Djiwa – Harmony Within, Perpaduan Yoga Air dan Gaya Hidup Sehat

Minggu, 26 April 2026 / 05:35 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang