• Tentang Kami
  • Contact
Sabtu, 2 Mei 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Dokter Spesialis Eka Hospital BSD Beri Penjelasan Soal Diffuse Axonal Injury

Oleh: Rizki
Jumat, 3 Maret 2023 / 19:29 WIB
Ilustrasi Diffuse Axonal Injury. (NET)

Ilustrasi Diffuse Axonal Injury. (NET)

Share on FacebookShare on Twitter

Tangsel, WT – Cedera otak traumatik atau COT merupakan jenis cedera otak yang menyebabkan kerusakan pada jaringan otak yang disebabkan baik karena benturan permukaan keras, pukulan benda tumpul, dan kecelakaan.

COT cenderung terjadi di dalam otak dan jarang menunjukan gejala luka fisik, namun sering menjadi alasan utama dari kecacatan hingga kematian seseorang.

READ ALSO

Jawab Kebutuhan Kesehatan Gigi, Damessa Family Dental Care Hadir di Gading Serpong

Atasi Asam Lambung dengan Pola Makan Sehat, Ini Buah yang Direkomendasikan

Ini membuat COT menjadi salah satu masalah kesehatan yang cukup serius, karena otak kita memiliki peran terpenting di dalam tubuh, yaitu pusat dan kendali sistem saraf yang mengendalikan kerja tubuh kita, mulai dari mata yang melihat, tangan yang bergerak, hingga jantung yang berdetak.

COT sendiri memiliki banyak jenis dengan gejala serta penyebab yang bervariasi, namun salah satu jenis COT yang memiliki dampak yang cukup fatal yaitu Diffuse Axonal Injury atau DAI.

Apa itu Diffuse Axonal Injury?

Diffuse Axonal Injury merupakan jenis dari cedera otak traumatik yang tergolong sebagai salah satu cedera otak yang paling parah. Kondisi ini menyebabkan sistem saraf yang ada di otak kita yang jumlahnya mencapai milyaran mengalami cedera yang cukup fatal.

Saraf sendiri terdiri dari beberapa bagian yang memiliki fungsi yang berbeda-beda. Pada Diffuse Axonal Injury, bagian akson yang merupakan tali kecil yang saling menghubungi saraf satu dan saraf lainnya mengalami kerusakan seperti sobek atau terkoyak. Ini menyebabkan otak kehilangan fungsi utamanya untuk mengalirkan sinyal-sinyal listrik yang mengendalikan seluruh tubuh kita.

Area cedera serta letak dari cedera ini juga bervariatif, tergantung dari penyebab dari cedera. Namun ukuran saraf yang sangat kecil membuat Diffuse Axonal Injury menjadi sulit untuk terdeteksi bahkan setelah menggunakan pemeriksaan pencitraan seperti CT Scan dan sinar-X. Namun saat terduga mengalami Diffuse Axonal Injury, dokter biasanya akan langsung memulai tindakan penanganan segera.

Apa Penyebab Diffuse Axonal Injury?

Diffuse Axonal Injury sendiri disebabkan karena adanya benturan benda atau permukaan tumpul yang keras di kepala. Benturan tersebut bisa terjadi karena beberapa faktor, seperti:

● Kecelakaan lalu lintas
● Kepala terbentur permukaan keras saat terjatuh
● Kekerasan
● Shaken Baby Syndrome pada bayi

Apa Gejala dari Diffuse Axonal Injury?

Diffuse Axonal Injury memiliki gejala yang berbeda-beda tergantung dari letak dan luasnya area saraf yang mengalami cedera. Beberapa gejala yang bisa dirasakan yaitu:

● Kehilangan kesadaran
● Ketidakmampuan berbicara dan mendengar
● Amnesia
● Kesulitan untuk berpikir atau kebingungan
● Kelumpuhan
● Kehilangan keseimbangan
● Sakit kepala

Namun pada kebanyakan kasus parah, Diffuse Axonal Injury dapat menyebabkan kematian, koma, atau memasuki kondisi vegetatif.

Kondisi vegetatif sendiri merupakan kondisi dimana serebrum atau bagian otak yang mengendalikan perilaku dan pikiran tidak dapat lagi berfungsi secara normal. Dalam kondisi ini, seseorang tidak lagi mampu bergerak maupun berpikir dengan bebas, namun mungkin masih bisa merespon refleks terhadap hal-hal sekitar seperti berkedip atau menarik tangannya saat digenggam.

Apakah Diffuse Axonal Injury Bisa Disembuhkan?

Penanganan Diffuse Axonal Injury merupakan hal yang krusial dan harus dilakukan dengan cepat. Karena itulah istilah golden hour sangat penting dalam melakukan pertolongan pertama pada kasus cedera otak traumatik seperti DAI.

Golden hour merupakan rentang waktu penyelamatan efektif yang terhitung untuk menentukan serta melakukan pertolongan pertama pada kondisi darurat, seperti cedera otak traumatik. Rentan golden hour berbeda-beda tergantung dari jenis kondisi darurat yang dialami korban. Pada cedera otak traumatik, golden hour terhitung selama 60 menit setelah cedera berlangsung.

Oleh karena itu, segera bawa korban ke rumah sakit yang memiliki fasilitas yang mendukung untuk melakukan pertolongan pertama, dimana para petugas medis dapat mengurangi risiko terburuk yang bisa terjadi dengan mengurangi pembengkakan agar bisa melakukan tindakan pemulihan.

Adapun beberapa stadium Diffuse Axonal Injury (DAI), yaitu:

● Stadium 1 : Cedera yang terjadi hanya sebatas pada axon pada jaringan otak.
● Stadium 2 : Cedera yang terjadi meluas hingga korpus kalosum.
● Stadium 3 : Cedera hingga melibatkan batang otak.

Semakin tinggi stadium yang dialami pasien, maka tingkat pemulihan pasien juga akan semakin buruk. Cedera pada stadium 3, secara umum menyebabkan pasien jatuh pada kondisi vegetatif persisten. Beberapa program rehabilitasi yang Dokter rekomendasikan dapat meliputi:
● Terapi berbicara
● Terapi fisik
● Terapi okupasi
● Terapi rekreasi

Beberapa pengobatan tambahan mungkin akan direkomendasikan oleh dokter sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pasien.

Namun kebanyakan kasus Diffuse Axonal Injury yang berakhir pada koma atau kondisi vegetatif memiliki kemungkinan sembuh yang semakin kecil, bahkan dengan bantuan terapi sekalipun. Itulah mengapa ketika Anda menduga seseorang mengalami DAI, jangan ragu untuk segera membawanya ke rumah sakit.

Eka Hospital sudah memiliki serangkaian dokter spesialis saraf dan bedah saraf yang dapat membantu Anda dalam melakukan pertolongan pertama pada kasus Diffuse Axonal Injury. Tak berhenti disitu, dokter-dokter Eka Hospital juga dapat menangani masalah pada otak dan saraf seperti tumor otak, alzheimer, parkinson, hingga stroke. (*)

Penulis:
dr. Herianto, Sp.S
Dokter Spesialis Saraf Eka Hospital BSD
dr. Budi Mangaittua Silitonga, Sp.BS
Dokter Spesialis Bedah Saraf Eka Hospital BSD

Tags: Cedera OtakDiffuse Axonal InjuryEka Hospital BSDWarta Tangerang

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

Walikota Arief Terima Penghargaan Karya Bhakti Peduli Satuan Polisi Pamong Praja

Next Post

Punya 18 Ruang Kelas, Gedung Baru SMPN 24 Tangsel Diresmikan

Related Posts

Jawab Kebutuhan Kesehatan Gigi, Damessa Family Dental Care Hadir di Gading Serpong
Kesehatan

Jawab Kebutuhan Kesehatan Gigi, Damessa Family Dental Care Hadir di Gading Serpong

Oleh: Rizki
Senin, 27 April 2026 / 19:33 WIB
5 Tips Jitu Mengatasi Asam Lambung Naik Saat Puasa
Kesehatan

Atasi Asam Lambung dengan Pola Makan Sehat, Ini Buah yang Direkomendasikan

Oleh: Rizki
Minggu, 26 April 2026 / 05:46 WIB
Tjakap Djiwa – Harmony Within, Perpaduan Yoga Air dan Gaya Hidup Sehat
Kesehatan

Tjakap Djiwa – Harmony Within, Perpaduan Yoga Air dan Gaya Hidup Sehat

Oleh: Rizki
Minggu, 26 April 2026 / 05:35 WIB
Dokter Onkologi Berstandar Internasional Siap Layani Pasien Siloam Lippo Village
Kesehatan

Dokter Onkologi Berstandar Internasional Siap Layani Pasien Siloam Lippo Village

Oleh: Rizki
Kamis, 26 Februari 2026 / 23:06 WIB
Tekankan Pentingnya Nutrisi Anak, Alfamidi Edukasi Keluarga Balita di Ciputat Timur
Kesehatan

Tekankan Pentingnya Nutrisi Anak, Alfamidi Edukasi Keluarga Balita di Ciputat Timur

Oleh: Rizki
Kamis, 19 Februari 2026 / 11:01 WIB
Eka Hospital MT Haryono Perkenalkan Pulsed Field Ablation (PFA), Teknologi Terkini Atasi Aritmia
Kesehatan

Eka Hospital MT Haryono Perkenalkan Pulsed Field Ablation (PFA), Teknologi Terkini Atasi Aritmia

Oleh: Rizki
Sabtu, 14 Februari 2026 / 13:56 WIB
Next Post
Punya 18 Ruang Kelas, Gedung Baru SMPN 24 Tangsel Diresmikan

Punya 18 Ruang Kelas, Gedung Baru SMPN 24 Tangsel Diresmikan

Discussion about this post












WARTA TERKINI

Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/26 Pekan Perdana, Sabtu 9 Agustus

Dihempaskan Persib, Bhayangkara Presisi Lampung Tumbangkan Dikandang

Kamis, 30 April 2026 / 21:19 WIB
Upacara HUT Damkar dan Satpol PP, Sachrudin Soroti Peran Mitigasi Bencana

Upacara HUT Damkar dan Satpol PP, Sachrudin Soroti Peran Mitigasi Bencana

Kamis, 30 April 2026 / 20:45 WIB
Bupati Tangerang Pimpin Apel Pasukan Pengamanan May Day

Bupati Tangerang Pimpin Apel Pasukan Pengamanan May Day

Kamis, 30 April 2026 / 20:38 WIB
Ungkapan Perasaan Aleksa Andrejic Jadi Pahlawan saat Persita Comeback Kalahkan Persijap

Gol Cepat Aleksa Andrejic Bawa Persita Tundukkan PSIM 1-0 di Bantul

Kamis, 30 April 2026 / 17:58 WIB
Rayakan HUT Jakarta, Ascott Hadirkan Promo Staycation Mulai Rp499 Ribu

Rayakan HUT Jakarta, Ascott Hadirkan Promo Staycation Mulai Rp499 Ribu

Kamis, 30 April 2026 / 17:31 WIB
Destinasi Eduwisata, KWT Binaan Indah Kiat Tangerang Dikunjungi Anak TK

Destinasi Eduwisata, KWT Binaan Indah Kiat Tangerang Dikunjungi Anak TK

Kamis, 30 April 2026 / 17:21 WIB
Meriah! 40 Peserta Ramaikan Fashion Show Kartini di Atria Gading Serpong

Meriah! 40 Peserta Ramaikan Fashion Show Kartini di Atria Gading Serpong

Kamis, 30 April 2026 / 09:12 WIB
SANF Perkenalkan Audiobook untuk Penyandang Disabilitas

SANF Perkenalkan Audiobook untuk Penyandang Disabilitas

Rabu, 29 April 2026 / 21:29 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang