• Tentang Kami
  • Contact
Selasa, 3 Februari 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Dokter Spesialis Anak Eka Hospital BSD Beri Penjelasan Fenomena Anak Cuci Darah

Oleh: Rizki
Rabu, 31 Juli 2024 / 21:28 WIB
Dokter Spesialis Anak Eka Hospital BSD,  dr. Marissa Tania Stephanie Pudjiadi, Sp.A.

Dokter Spesialis Anak Eka Hospital BSD, dr. Marissa Tania Stephanie Pudjiadi, Sp.A.

Share on FacebookShare on Twitter

TANGERANG, WT – Belakangan ini ramai sekali di media sosial mengenai banyaknya anak-anak yang harus cuci darah di RSCM. Padahal sebelumnya, secara umum cuci darah sering dikaitkan sebagai penyakit orang dewasa. Lantas mengapa hal ini terjadi? Adakah lonjakan kasus anak-anak mengalami sakit ginjal.

Dokter Spesialis Anak Eka Hospital BSD,  dr. Marissa Tania Stephanie Pudjiadi, Sp.A memberikan penjelasan fenomena tersebut.

READ ALSO

Dukung Program Pemkab Tangerang, Paramount Petals Dorong Penurunan Stunting Sepanjang 2025

Eka Hospital MT Haryono Resmi Beroperasi, Punya Teknologi Robot Bedah Da Vinci XI

Seperti diketahui baru-baru ini ramai penderita ginjal di usia anak-anak yang ditangani oleh RSCM, sekitar 30 anak melakukan cuci darah rutin. Namun jumlah banyak ini bukanlah karena lonjakan kasus tetapi karena RSCM adalah rumah sakit rujukan untuk penyakit ginjal. Jadi pasien yang datang berasal dari seluruh Indonesia.

Kebanyakan kasus ini terjadi karena penyakit bawaan, terutama sindrom nefrotik (Kondisi medis yang memengaruhi ginjal dan menyebabkan sejumlah gejala yang khas). Berkaca dari sini, orangtua perlu sekali mengetahui penyakit-penyakit ginjal yang bisa dialami anak-anak. Dan langkah-langkah apa yang bisa dilakukan untuk mencegahnya.

Penyebab anak-anak harus cuci darah

Penyakit Ginjal Bawaan: Beberapa anak dilahirkan dengan kondisi ginjal yang tidak sempurna, sehingga fungsi penyaringan darah terganggu sejak lahir.

Infeksi: Infeksi saluran kemih yang berulang atau infeksi serius lainnya dapat merusak ginjal.

Kelainan Genetik: Beberapa kelainan genetik dapat menyebabkan kerusakan ginjal progresif.

Penyakit Kronis: Penyakit seperti diabetes melitus, hipertensi, dan glomerulonefritis (peradangan pada glomerulus ginjal) dapat merusak ginjal dalam jangka panjang.

Obstruksi Saluran Kemih: Penyumbatan pada saluran kemih dapat menyebabkan tekanan pada ginjal dan merusak fungsinya.

Faktor Lingkungan: Paparan bahan kimia berbahaya, obat-obatan tertentu, dan polusi dapat meningkatkan risiko kerusakan ginjal.

Bagaimana mencegah kerusakan ginjal pada anak?

Deteksi dini: Pemeriksaan kesehatan rutin sangat penting untuk mendeteksi dini adanya kelainan ginjal.

Pengobatan infeksi: Segera obati infeksi saluran kemih dan infeksi lainnya.

Kontrol penyakit kronis: Jika anak memiliki penyakit kronis, seperti diabetes atau hipertensi, kontrol penyakit tersebut dengan baik.

Gaya hidup sehat: Ajak anak untuk menerapkan gaya hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi, berolahraga secara teratur, dan cukup istirahat.

Hindari paparan bahan berbahaya: Lindungi anak dari paparan bahan kimia berbahaya dan polusi.

Pengobatan untuk anak dengan kerusakan ginjal

Pengobatan akan disesuaikan dengan penyebab dan tingkat keparahan kerusakan ginjal. Beberapa pilihan pengobatan yang mungkin dilakukan antara lain:

Obat-obatan: Untuk mengontrol tekanan darah, mengurangi peradangan, dan mencegah kerusakan ginjal lebih lanjut.

Dialisis: Cuci darah (dialisis) adalah prosedur untuk membersihkan darah dari zat-zat sisa ketika ginjal tidak dapat berfungsi dengan baik.

Transplantasi ginjal: Transplantasi ginjal adalah pilihan terakhir untuk anak dengan gagal ginjal stadium akhir.

Apakah kerusakan ginjal bisa disembuhkan?

Sayangnya, kerusakan ginjal yang sudah parah tidak dapat disembuhkan sepenuhnya. Namun, dengan pengobatan yang tepat, perkembangan penyakit dapat diperlambat dan kualitas hidup anak dapat ditingkatkan.

Anak-anak yang harus menjalani cuci darah atau transplantasi ginjal biasanya harus menjalani pengobatan ini seumur hidup. Namun, dengan dukungan keluarga, tenaga medis, dan kemajuan teknologi, mereka tetap dapat menjalani hidup yang aktif dan produktif.

Fenomena anak-anak yang harus menjalani cuci darah memang mengkhawatirkan, namun dengan deteksi dini, pencegahan yang tepat, dan pengobatan yang memadai, banyak kasus penyakit ginjal pada anak dapat dikelola dengan baik. Penting bagi orang tua untuk selalu memperhatikan kesehatan anak dan berkonsultasi dengan tenaga medis jika ada tanda-tanda masalah ginjal. Dukungan dan penanganan yang tepat akan membantu anak-anak yang mengalami masalah ginjal untuk tetap menjalani kehidupan yang sehat dan aktif. (RAY)

Tags: Cuci DarahDokter Spesialis Anak Eka Hospital BSDEka Hospital BSDGagal Ginjal AnakWarta Tangerang

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

Punya Alat Medis Mutakhir, Bethsaida Hospital Gading Serpong Sempurnakan Pelayanan dan Fasilitas Kesehatan

Next Post

Pj Walikota Tangerang Ikutan Bebersih Sungai Cisadane

Related Posts

Dukung Program Pemkab Tangerang, Paramount Petals Dorong Penurunan Stunting Sepanjang 2025
Kesehatan

Dukung Program Pemkab Tangerang, Paramount Petals Dorong Penurunan Stunting Sepanjang 2025

Oleh: Rizki
Minggu, 1 Februari 2026 / 11:52 WIB
Eka Hospital MT Haryono Resmi Beroperasi, Punya Teknologi Robot Bedah Da Vinci XI
Kesehatan

Eka Hospital MT Haryono Resmi Beroperasi, Punya Teknologi Robot Bedah Da Vinci XI

Oleh: Rizki
Jumat, 23 Januari 2026 / 20:24 WIB
Teknologi Da Vinci XI di Eka Hospital MT Haryono, Solusi Bedah Presisi Kanker Prostat
Kesehatan

Teknologi Da Vinci XI di Eka Hospital MT Haryono, Solusi Bedah Presisi Kanker Prostat

Oleh: Rizki
Rabu, 14 Januari 2026 / 09:30 WIB
Bukan Hanya Anak-Anak, Gigi Goyang Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius pada Orang Dewasa
Kesehatan

Bukan Hanya Anak-Anak, Gigi Goyang Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius pada Orang Dewasa

Oleh: Rizki
Jumat, 26 Desember 2025 / 10:30 WIB
Rayakan 13 Tahun, Bethsaida Healthcare Tegaskan Komitmen “Care in Every Step”
Kesehatan

Rayakan 13 Tahun, Bethsaida Healthcare Tegaskan Komitmen “Care in Every Step”

Oleh: Rizki
Kamis, 18 Desember 2025 / 21:33 WIB
Gunakan Teknologi Robotik Velys, Eka Hospital Raih Hasil Sempurna pada 100 Operasi Lutut
Kesehatan

Gunakan Teknologi Robotik Velys, Eka Hospital Raih Hasil Sempurna pada 100 Operasi Lutut

Oleh: Rizki
Kamis, 18 Desember 2025 / 16:29 WIB
Next Post
Pj Walikota Tangerang Ikutan Bebersih Sungai Cisadane

Pj Walikota Tangerang Ikutan Bebersih Sungai Cisadane

Discussion about this post

WARTA TERKINI

Tiga Bulan Menganggur, Buruh PT SLI Balaraja Harap Pabrik Segera Dibuka Kembali

Tiga Bulan Menganggur, Buruh PT SLI Balaraja Harap Pabrik Segera Dibuka Kembali

Senin, 2 Februari 2026 / 09:43 WIB
Wawalkot Pilar Ucapkan Selamat ke Dewa United Promosi ke Liga 1, Apa Kabar Persitangsel?

Rivera Buka Gol, Kafiatur Balas! Persebaya vs Dewa United Berbagi Poin

Minggu, 1 Februari 2026 / 21:22 WIB
Wawalkot Pilar Ucapkan Selamat ke Dewa United Promosi ke Liga 1, Apa Kabar Persitangsel?

Dewa United Banten Tantang Persebaya di GBT, Riekerink Waspadai Momentum Bajul Ijo

Minggu, 1 Februari 2026 / 13:42 WIB
Pengunjung Serbu Rame – Rame Belah Duren di Tangcity Mall

Pengunjung Serbu Rame – Rame Belah Duren di Tangcity Mall

Minggu, 1 Februari 2026 / 12:54 WIB
Peringati Harlah NU ke-103, Bupati Tangerang Soroti Peran NU di Masyarakat

Peringati Harlah NU ke-103, Bupati Tangerang Soroti Peran NU di Masyarakat

Minggu, 1 Februari 2026 / 12:37 WIB
Dukung Program Pemkab Tangerang, Paramount Petals Dorong Penurunan Stunting Sepanjang 2025

Dukung Program Pemkab Tangerang, Paramount Petals Dorong Penurunan Stunting Sepanjang 2025

Minggu, 1 Februari 2026 / 11:52 WIB
Rampung Fisik, Akses Tol Jakarta–Tangerang KM 25 Masuk Tahap ULF–ULO

Rampung Fisik, Akses Tol Jakarta–Tangerang KM 25 Masuk Tahap ULF–ULO

Minggu, 1 Februari 2026 / 11:46 WIB
OPPO A6t Series Resmi Hadir di Indonesia, Baterai Jumbo dan Harga Mulai Rp1,9 Jutaan

OPPO A6t Series Resmi Hadir di Indonesia, Baterai Jumbo dan Harga Mulai Rp1,9 Jutaan

Jumat, 30 Januari 2026 / 23:10 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang