Penundaan agenda even internasional tersebut berdasarkan hasil rapat melalui video conference Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar dengan pengurus Aliansi Kabupaten Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI).
Bupati Zaki mengatakan, perkembangan terakhir Kecamatan Kelapa Dua merupakan zona merah yang perkembangan dan penularan transmisi lokal dari Covid-19. Jadi berdasarkan pertimbangan medis dan juga pertimbangan sosial pada saat ini, maka dari Pemkab Tangerang mengajukan surat pengunduran waktu pelaksanaan City sanitation Summit 2020 ke tahun 2021.
“Terkait CSS XX 2020 yang sudah disepakati akan diselenggarakan di Kecamatan Kelapa Dua pada bulan Oktober 2020 mendatang kami mohon ditunda. Karena kami menginginkan semua bisa hadir di Kabupaten Tangerang sekaligus melihat langsung tidak hanya melalui vidcon karena kalau melalui vidcon seperti ini yang tidak akan terlihat maksimal,” katanya, Rabu, (10/6/2020).
Menurutnya, memang bukan masalah zona merah Covid saja, tetapi juga pemda banyak sekali melakukan rasionalisasi anggaran jadi sepertinya untuk tahun 2020 ini di setiap daerah sedang berjuang bagaimana menyelamatkan bukan saja masyarakat tapi juga anggaran dan kegiatan di daerah masing-masing di tengah pandemi.
“Saya mohon kesediaan seluruh anggota dan jajaran pengurus agar bisa menyetujui penundaan dari pelaksanaan CSS XX 2020 yang akan dilakukan di Kabupaten Tangerang ke tahun 2021,” ucap Zaki yang juga sebagai Ketua II AKKOPSI.
Sementara itu Ketua Umum AKKOPSI Syarif Fasha mengungkapkan berdasarkan dari hasil rapat melaui video conference dengan jajaran pengurus dan juga melihat situasi dan kondisi saat ini yang tengah mewabahnya covid 19 di Indonesia, maka hasil kesepakatan bersama acara CSS XX Di Kabupaten Tangerang ditunda.
“Seluruh peserta rapat telah menyetujui pengunduran CSS XX 2020 di Kab. Tangerang, karena melihat situasi saat ini yang tidak memungkinkan untuk acara terus berlangsung,” katanya. (RAY)















Discussion about this post