• Tentang Kami
  • Contact
Minggu, 27 September 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Tangerang

Bertaruh Nyawa di Jembatan Tua Belanda

Oleh: wartatangerang.com
Selasa, 29 Januari 2019 / 12:17 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

CISAUK-Jembatan Cisauk menjadi salah satu jembatan peninggalan Belanda. Satu-satunya di pinggiran Kabupaten Tangerang. Kondisinya yang lapuk membuat getaran hebat. Setiap hari ribuan motor, truk, dan mobil kecil lainnya, beradu nyali saat melintas. Sementara di bawahnya, ada sungai Cisadane yang arusnya deras.

Rona wajah Anjar (41) memerah saat melintasi jembatan tua di atas bantaran Sungai Cisadane, Jalan Raya Serpong Lapan, Desa Sampora, Cisauk, Kabupaten Tangerang. Ia harus cekatan mengontrol setir kemudi truk untuk melewati jembatan tersebut. Badan jembatan terlalu sempit bagi truk tronton yang dikendarainya.

READ ALSO

Jejak Batavia di Ciledug: Kisah Gedong Tinggi dan Sejarah Perkebunan Kolonial

Pemkot Tangerang Siapkan MoU Penataan Jalan Kiasnawi dan Akses Terintegrasi Stasiun Tangerang

Dretttttt….suara getaran menjalar hingga ke ujung tuas kopling yang diinjaknya. Getaran hebat membuat tubuhnya ikut meloncat. Anjar sudah tidak kaget lagi dengan fenomena tersebut. Namun yang ia takutkan adalah, rusuk jembatan yang muncul di sisi jembatan tersebut. Sudah dua kali ban luar truk yang dikemudikanya robek tersangkut besi jembatan. “Sudah dua kali saya ganti ban luar mas, ada yang robek dalam. Untung nggak kesenggol ban dalamnya,” terangnya, Senin (28/1).

Jembatan tua tersebut berdiri tepat di atas bantaran Sungai Cisadane. Tak ada nama khusus bagi jembatan yang setiap hari dilintasi truk-truk besar dan kendaraan lainnya. Jembatan itu menjadi penghubung warga Tangerang dan Bogor menuju Jakarta dan sekitarnya. Rangkaian besinya pun masih orisinil dan berkarat. Jembatan ini adalah satu-satunya jembatan peninggalan Kolonial Belanda yang masih utuh di Kota Tangsel.

Dari informasi yang didapat, jembatan ini dibangun sekitar tahun 1942. Jembatan ini dibangun dengan peluh, keringat dan darah rakyat Indonesia melalui kerja paksa yang digalakkan Pemerintah Belanda kala itu. Waktu itu juga, transportasi militer Belanda seperti tank dan truk juga kerap melintas di jembatan ini. Biasanya, alat berat tersebut melintas di jembatan itu pada sore hari. Usai Proklamasi Kemerdekaan RI, jembatan ini pernah dibom oleh laskar rakyat saat agresi militer sekutu dan Belanda sekira tahun 1946. Aksi sabotase itu dilakukan untuk memutus logistik persenjataan dari Jakarta menuju Bogor.

Jembatan dengan panjang 100 meter dan lebar 3,5 meter itu memiliki kerangka berbahan baku besi. Kondisinya sangat memprihatinkan. Sudah banyak yang berkarat. Bahkan, salah satu tiang penyangga dibagian bawah sebagian sudah ambrol.

Hal itu yang membuat getaran saat kendaraan melintas di bawahnya. Para pengendara harus melaju cepat. Di sebelahnya, dibangun jembatan yang baru. Namun baru satu jalur dari Jakarta menuju Tangerang atau Bogor.

Namun sayang, meski sudah dibangun sejak lama, tampaknnya jembatan itu tak tersentuh sedikit pun oleh pemerintah. Dikeluhkannya jembatan tersebut, lantaran hanya bisa dilintasi oleh truk-truk yang membawa barang. Sedangkan untuk kendaraan lainnya diarahkan ke jembatan yang satunya. Tidak soal jika hanya digunakan oleh truk pengangkut barang. Masalahnya, lebar jembatan itu sudah tak sesuai dengan lebar truk yang melintas. Sehingga ketika melintas, sopir truk harus hati-hati mengendarainya.

“Ya, harus pelan-pelan jalannya,” kata salah satu pengusaha pasir, Koh Ayong. Lantaran lebar jembatan yang sempit akhirnya ada orang yang membantu ikut mengarahkan sopir truk agar ketika melintasi jembatan tidak terjadi apa-apa. Hal itu dialami oleh seluruh sopir truk yang melintasi jembatan tersebut. Banyak sopir truk yang kewalahan ketika harus melintasi jembatan tua tersebut. Kondisi jembatan yang sudah dimakan usia, tidak sepadan jika melihat perkembangan Kecamatan Cisauk maupun Kecamatan Serpong. Sejumlah wilayah di Serpong maupun Cisauk sudah dipenuhi dengan banguan modern nan indah.

Tapi sayang, jembatannya masih saja seperti itu. “Apa enggak malu ya. Kotanya sudah maju, jembatannya masih itu saja,” ujar Koh Ayong. “Jangan seperti sekarang, kalau mau lewat, harus serba hati-hati,” imbuhnya. Saat hujan, aspal dan bebatuan di atas jembatan peninggalan Belanda itu luruh ke sungai. Untuk mengatasi hal itu, sejumlah warga berinisiatif menjadi pekerja sukarela menimbun kembali badan jembatan yang berlubang dengan tanah atau kerikil. Mereka tidak digaji pemerintah, upah keringatnya dibayar oleh pengendara yang melintas di sana.

Yogi (40) adalah satu dari empat warga yang berjaga di sekitar jembatan. Setiap hari ia menimbun badan jalan yang ambles dengan tanah. Sebuah ember ia taruh di tepi jembatan. Di dalam ember, para pengendara memasukkan uang ikhlas di sana. “Ya, begini mas, kalau ada yang berlubang kita timbun, setiap hari kontrolnya. Kalau badan jalan ambles, kita takut besi jembatan melukai yang lewat ,” ujarnya. Sekira tahun 2012, Yogi pernah ditahan polsek setempat akibat pekerjaanya tersebut. Aparat hukum mengiranya melakukan pungli.

Ia pun menjelaskan duduk perkaranya, namun tak diindahkan. Hingga akhirnya ia dilepas setelah pihak desa memberi jaminan. “Saya kan gak digaji pemerintah, kerjaan saya juga membantu pengendara truk, kalau tiba tiba ban mobil meletus gegara ketusuk besi kan repot, bisa macet jalur ini,” jelasnya. Hingga kini renovasi tak kunjung terealisasi.

Ketika dikonfirmasi, salah seorang petugas Balai Pelaksana Teknis Jalan dan Jembatan (BPTJJ) Wilayah Tangerang Hari masih belum bisa menjelaskan bagaimana program jangka panjang maupun jangka pendeknya. “Sudah saya sampaikan ke pimpinan. Tapi belum ada info atau jawaban dari pimpinan,” ungkap Hari.

Meski demikian, Hari mengakui, jika perbaikan jembatan tersebut memang sudah menjadi kewenangan pusat. “Kalau itu memang kewenangan kami. Cuma, untuk pastinya, masih menunggu jawaban dari pimpinan dulu,” pungkasnya. (ltf)

Source

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

Bawaslu Panggil WH, Terkait Foto di Baliho Jokowi-Ma’ruf

Next Post

Buka Rapim TNI-Polri 2019, Presiden Jokowi: Dunia Berubah, Kita Harus Merespon Cepat

Related Posts

Jejak Batavia di Ciledug: Kisah Gedong Tinggi dan Sejarah Perkebunan Kolonial
Jabodetabek

Jejak Batavia di Ciledug: Kisah Gedong Tinggi dan Sejarah Perkebunan Kolonial

Oleh: Rizki
Jumat, 25 September 2026 / 19:06 WIB
Pemkot Tangerang Siapkan MoU Penataan Jalan Kiasnawi dan Akses Terintegrasi Stasiun Tangerang
Kota Tangerang

Pemkot Tangerang Siapkan MoU Penataan Jalan Kiasnawi dan Akses Terintegrasi Stasiun Tangerang

Oleh: Rizki
Jumat, 25 September 2026 / 15:48 WIB
Gudang Terbakar di Tanah Tinggi, 40 Personel Damkar Turun Tangan
Kota Tangerang

Gudang Terbakar di Tanah Tinggi, 40 Personel Damkar Turun Tangan

Oleh: Rizki
Kamis, 24 September 2026 / 20:12 WIB
Tzu Chi Sinarmas Bersama IKPP Bantu Warga Sekitar TPA Cipeucang Penuhi Kebutuhan Air Bersih
Kota Tangsel

Tzu Chi Sinarmas Bersama IKPP Bantu Warga Sekitar TPA Cipeucang Penuhi Kebutuhan Air Bersih

Oleh: Rizki
Kamis, 24 September 2026 / 20:10 WIB
Geger! Kerangka Manusia Ditemukan Saat Warga Bersihkan Lahan di Pasar Kemis
Kabupaten Tangerang

Geger! Kerangka Manusia Ditemukan Saat Warga Bersihkan Lahan di Pasar Kemis

Oleh: Rizki
Sabtu, 19 September 2026 / 21:33 WIB
Petugas BPBD Masih Lakukan Pendinginan Kebakaran Pabrik di Batuceper
Kota Tangerang

Petugas BPBD Masih Lakukan Pendinginan Kebakaran Pabrik di Batuceper

Oleh: Rizki
Kamis, 17 September 2026 / 15:15 WIB
Next Post
Buka Rapim TNI-Polri 2019, Presiden Jokowi: Dunia Berubah, Kita Harus Merespon Cepat

Buka Rapim TNI-Polri 2019, Presiden Jokowi: Dunia Berubah, Kita Harus Merespon Cepat

Discussion about this post

WARTA TERKINI

Jejak Batavia di Ciledug: Kisah Gedong Tinggi dan Sejarah Perkebunan Kolonial

Jejak Batavia di Ciledug: Kisah Gedong Tinggi dan Sejarah Perkebunan Kolonial

Jumat, 25 September 2026 / 19:06 WIB
Cukup Rp100 Ribu, Bisa Nikmati Kolam Renang Indoor Atria Hotel Gading Serpong

Cukup Rp100 Ribu, Bisa Nikmati Kolam Renang Indoor Atria Hotel Gading Serpong

Jumat, 25 September 2026 / 19:02 WIB
Pemkot Tangerang Siapkan MoU Penataan Jalan Kiasnawi dan Akses Terintegrasi Stasiun Tangerang

Pemkot Tangerang Siapkan MoU Penataan Jalan Kiasnawi dan Akses Terintegrasi Stasiun Tangerang

Jumat, 25 September 2026 / 15:48 WIB
Gudang Terbakar di Tanah Tinggi, 40 Personel Damkar Turun Tangan

Gudang Terbakar di Tanah Tinggi, 40 Personel Damkar Turun Tangan

Kamis, 24 September 2026 / 20:12 WIB
Tzu Chi Sinarmas Bersama IKPP Bantu Warga Sekitar TPA Cipeucang Penuhi Kebutuhan Air Bersih

Tzu Chi Sinarmas Bersama IKPP Bantu Warga Sekitar TPA Cipeucang Penuhi Kebutuhan Air Bersih

Kamis, 24 September 2026 / 20:10 WIB
Jawab Lonjakan Listrik Pusat Data AI, Wärtsilä Dorong Fleksibilitas Jaringan Kelistrikan Indonesia

Jawab Lonjakan Listrik Pusat Data AI, Wärtsilä Dorong Fleksibilitas Jaringan Kelistrikan Indonesia

Rabu, 23 September 2026 / 19:44 WIB
STAI Syekh Manshur Pandeglang Dorong Transformasi Pendidikan Islam Lewat Bedah Buku

STAI Syekh Manshur Pandeglang Dorong Transformasi Pendidikan Islam Lewat Bedah Buku

Selasa, 22 September 2026 / 23:22 WIB
Dewa United Banten FC Siapkan Kejutan Hadapi Persib Bandung

Dewa United Banten FC Siapkan Kejutan Hadapi Persib Bandung

Selasa, 22 September 2026 / 13:51 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang