• Tentang Kami
  • Contact
Sabtu, 12 September 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Tangerang

Alat Tangkap Ikan Nelayan Rusak Ekosistem

Oleh: wartatangerang.com
Rabu, 18 Juli 2018 / 12:45 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

MAUK – Mayoritas nelayan tradisional di wilayah Pantura, Kabupaten Tangerang masih menggunakan alat tangkap ilegal atau yang dilarang oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan RI. Untuk mendapatkan hasil yang memuaskan, nelayan Desa Tanjung Anom, Kecamatan Mauk tidak segan-segan menggunakan alat tangkap garok.

Alat tangkap ini diyakini masyarakat merusak terumbu karang, sehingga ekosistem laut akan mati. Nelayan yang memakai jaring garok nelayan kecil yang berorietasi mendapatkan hasil tangkapan banyak, dengan modal sedikit tanpa memperdulikan kelestarian alam. Karena jaring yang cukup besar, mampu merusak terumbu karang.

READ ALSO

PJU Bermasalah di Sejumlah Ruas Jalan Tangerang Segera Ditangani Dishub

Konflik Pengelolaan Yayasan, Sejumlah Siswa SDIP Pamulang Pindah ke MI Pembangunan UIN Jakarta

Penggunaan alat tangkap ikan jaring garok dikeluhkan sejumlah nelayan lainnya, karena alat tangkap tersebut biasanya dipasang kapal berukuran besar.

Muhamad Umar, seorang nelayan Desa Tanjung Anom mengatakan, pihaknya menolak metode penangkapan ikan yang dilakakun oleh nelayan garok. Menurutnya, cara menangkap ikan oleh nelayan garok dapat merusak ekosistem atau sumber daya alam dalam laut.

Namun ia sangat menyayangkan, penangkapan ikan dengan cara tersebut tetap dipergunakan nelayan. Ia pun meminta, nelayan dalam menangkap ikan harus tetap memperhatikan ekosistem laut. Jika tidak, maka keberadaan ikan di laut Pantura akan menghilang.

“Jangan kita berpikiran sekarang kita dapat ikan banyak, namun kedepannya ikan di laut kita akan habis,” terang Umar, saat melakukan musyawarah antara nelayan tradisional di Kantor Desa Tanjung Anom, kemarin.

Sementara itu, seorang nelayan garok Ahmad Saudi mengatakan, para nelayan garok pernah mencoba cara penangkapan ikan menggunakan metode menjaring. Namun, sambungnya, penangkapan ikan dengan alat tangkap garok lebih menghasilkan jika dibandingkan menggunakan jaring.

“Hasil melaut menggunakan alat tangkap garok bisa lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Lagi pula, nelayan garok hanya segelintir. Jadi, tidak perlu dikhawatirkan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Penanganan Pelanggaran Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Banten Heri Juhaeri mengatakan, musyawarah para nelayan di Kantor Desa Tanjung Anom, Kecamatan Mauk untuk memberikan pemahaman kepada para nelayan alat tangkap nelayan apa saja yang tidak boleh dipergunakan saat menangkap ikan.

“Alhamdulillah, para nelayan sudah melakukan kesepakatan bersama. Terpenting, kesepakatan juga tidak boleh bertabrakan dengan peraturan undang-undang yan ada,” ujarnya.

Adapun hasil kesepakatan bersama nelayan jaring, garok dan selam,  nelayan garok diizinkan melakukan aktivitas pencarian ikan dengan wilayah pencarian I B, II dan III. Selanjutnya, nelayan selam (selulup) diizinkan kegiatan mencari ikan dengan persyaratan tidak menggunakan kompresor. Artinya, menggunakan perlengkapan selam yang berstandar dan aman. (mg-2/mas)

Source

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

5 Tips Nyaman Menyusui Saat Bayi Sedang Tumbuh Gigi

Next Post

Uji Coba Lancar, Kuota KTP-el Sehari Jadi Ditambah

Related Posts

PJU Bermasalah di Sejumlah Ruas Jalan Tangerang Segera Ditangani Dishub
Kota Tangerang

PJU Bermasalah di Sejumlah Ruas Jalan Tangerang Segera Ditangani Dishub

Oleh: Rizki
Jumat, 11 September 2026 / 09:00 WIB
Konflik Pengelolaan Yayasan, Sejumlah Siswa SDIP Pamulang Pindah ke MI Pembangunan UIN Jakarta
Kota Tangsel

Konflik Pengelolaan Yayasan, Sejumlah Siswa SDIP Pamulang Pindah ke MI Pembangunan UIN Jakarta

Oleh: Rizki
Selasa, 8 September 2026 / 12:27 WIB
Antisipasi Debu Abu Vulkanik, Jalan Raya Pasar Kemis–Otonom Disiram
Kabupaten Tangerang

Antisipasi Debu Abu Vulkanik, Jalan Raya Pasar Kemis–Otonom Disiram

Oleh: Rizki
Selasa, 8 September 2026 / 12:12 WIB
Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau Meluas, BPBD Kota Tangerang Minta Warga Batasi Aktivitas Luar Rumah
Kabupaten Tangerang

Dampak Erupsi Krakatau Masih Dipantau, Disdik Kabupaten Tangerang Belum Terapkan PJJ

Oleh: Rizki
Minggu, 6 September 2026 / 20:55 WIB
Waspada Abu Vulkanik Krakatau, Polresta Tangerang Imbau Warga Pakai Masker dan Kacamata
Kabupaten Tangerang

Waspada Abu Vulkanik Krakatau, Polresta Tangerang Imbau Warga Pakai Masker dan Kacamata

Oleh: Rizki
Minggu, 6 September 2026 / 20:33 WIB
Pabrik Plastik di Balaraja Terbakar Hebat, 12 Armada Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Kabupaten Tangerang

Pabrik Plastik di Balaraja Terbakar Hebat, 12 Armada Damkar Dikerahkan ke Lokasi

Oleh: Rizki
Minggu, 6 September 2026 / 20:27 WIB
Next Post
Uji Coba Lancar, Kuota KTP-el Sehari Jadi Ditambah

Uji Coba Lancar, Kuota KTP-el Sehari Jadi Ditambah

Discussion about this post

WARTA TERKINI

STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

Sabtu, 12 September 2026 / 04:45 WIB
Nobar Liga Eropa Makin Seru dengan Suasana Outdoor di Aviary Hotel Bintaro

Nobar Liga Eropa Makin Seru dengan Suasana Outdoor di Aviary Hotel Bintaro

Jumat, 11 September 2026 / 12:36 WIB
Persija vs Persib di GBK, Macan Kemayoran Bidik Kemenangan di Laga Kandang Perdana

Persija vs Persib di GBK, Macan Kemayoran Bidik Kemenangan di Laga Kandang Perdana

Jumat, 11 September 2026 / 12:31 WIB
IKPP Tangerang dan INKALINDO Kolaborasi Wujudkan Zero Waste 2028

IKPP Tangerang dan INKALINDO Kolaborasi Wujudkan Zero Waste 2028

Jumat, 11 September 2026 / 12:19 WIB
Hari Ketiga Pencarian, 11 Kapal dan 300 Personel Cari 8 Orang Hilang di Perairan Anak Krakatau

Hari Ketiga Pencarian, 11 Kapal dan 300 Personel Cari 8 Orang Hilang di Perairan Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 / 09:06 WIB
PJU Bermasalah di Sejumlah Ruas Jalan Tangerang Segera Ditangani Dishub

PJU Bermasalah di Sejumlah Ruas Jalan Tangerang Segera Ditangani Dishub

Jumat, 11 September 2026 / 09:00 WIB
Pelajari Konservasi Bambu, EJN Siapkan Gerakan Lingkungan Berkelanjutan di Tangerang

Pelajari Konservasi Bambu, EJN Siapkan Gerakan Lingkungan Berkelanjutan di Tangerang

Jumat, 11 September 2026 / 08:52 WIB
Atasi Polusi dan Kelembapan di Rumah, AZKO Perkenalkan Produk NORIUM

Atasi Polusi dan Kelembapan di Rumah, AZKO Perkenalkan Produk NORIUM

Jumat, 11 September 2026 / 08:29 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang