TANGERANG, WT – Jajaran Polsek Pasar Kemis, Polresta Tangerang, melakukan langkah antisipatif menyusul adanya debu abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang berada di ruas Jalan Raya Pasar Kemis–Otonom, Desa Suka Asih, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.
Petugas melakukan penyiraman badan jalan pada Selasa (8/9/2026) sejak sekira pukul 08.00 WIB. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Pasar Kemis AKP Humaedi, bersama sejumlah personel.
Penyiraman dilakukan untuk menekan debu yang menempel di permukaan jalan agar tidak mudah beterbangan dan mengganggu aktivitas pengguna jalan. Langkah ini juga dilakukan sebagai bentuk pencegahan terhadap potensi gangguan keselamatan lalu lintas.
Debu yang menumpuk di badan jalan dapat mengurangi kenyamanan sekaligus mengganggu pandangan pengendara. Sementara itu, kondisi jalan yang berdebu atau menjadi licin setelah terkena air juga membutuhkan kewaspadaan karena dapat memengaruhi daya cengkeram ban.
Prioritaskan Keselamatan Pengendara
Kapolsek Pasar Kemis AKP Humaedi mengatakan penyiraman merupakan tindakan preventif untuk mengurangi dampak abu vulkanik terhadap masyarakat, terutama para pengguna jalan.
“Kami bergerak cepat karena keselamatan masyarakat menjadi prioritas. Penyiraman dilakukan untuk mengurangi debu yang menempel di badan jalan agar tidak semakin mengganggu pengguna jalan,” ujar Humaedi.
Ia meminta masyarakat yang melintas di ruas tersebut tidak memacu kendaraan dan menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan. Pengendara juga diminta menjaga jarak aman dengan kendaraan lain serta menghindari pengereman dan manuver secara tiba-tiba.
“Kalau kondisi jalan berdebu atau licin, jangan dipaksakan berkendara dengan kecepatan tinggi. Kurangi kecepatan, jaga jarak, hindari pengereman mendadak dan jangan menyalip jika jarak pandang tidak aman,” tegasnya.
Menurutnya, keselamatan harus menjadi pertimbangan utama ketika kondisi jalan mengalami gangguan akibat debu vulkanik.
Pengendara Motor Gunakan Perlengkapan Keselamatan
Kepolisian secara khusus mengingatkan pengendara sepeda motor agar tetap menggunakan helm dan perlengkapan keselamatan selama berkendara.
Jika debu mulai mengganggu jarak pandang, pengendara disarankan segera mengurangi kecepatan. Apabila kondisi semakin tidak aman, kendaraan sebaiknya diarahkan ke lokasi yang aman untuk berhenti.
Humaedi juga mengingatkan masyarakat agar tidak menghentikan kendaraan secara tiba-tiba di tengah jalan karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
“Kalau pandangan terganggu, cari tempat yang benar-benar aman untuk berhenti. Jangan berhenti mendadak di tengah jalan atau di lokasi yang justru membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” katanya.
Personel Dibekali Masker
Sebelum pelaksanaan penyiraman, Kapolsek Pasar Kemis turut membagikan masker kepada personel yang berada di lapangan. Penggunaan masker menjadi salah satu langkah perlindungan bagi petugas dari paparan debu selama menjalankan kegiatan.
Masyarakat yang melakukan aktivitas di luar ruangan juga dianjurkan menggunakan masker, terutama ketika kondisi udara dan lingkungan sekitar terdampak sebaran abu vulkanik.
Selain itu, masyarakat diminta mengikuti perkembangan informasi dari instansi berwenang terkait kondisi Gunung Anak Krakatau dan potensi dampaknya.
Polsek Pasar Kemis memastikan pemantauan terhadap ruas Jalan Pasar Kemis–Otonom terus dilakukan untuk menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas.
Kepolisian kembali mengingatkan seluruh pengguna jalan agar mengutamakan keselamatan, menyesuaikan kecepatan dengan kondisi lapangan, menjaga jarak aman, serta tidak memaksakan perjalanan apabila jarak pandang mulai terganggu. (RIK)















Discussion about this post