TANGERANG, WT – Komitmen nyata dalam memajukan mutu pendidikan di Indonesia kembali ditunjukkan oleh Sinar Mas Land. Melalui Divisi CSR bidang Pendidikan (Bina Sekolah), perusahaan raksasa properti ini sukses menyelenggarakan Festival Sekolah BERHATI (Berkarakter Hijau, Sehat, dan Inovatif) 2026 di Atrium The Breeze, BSD City pada Senin (15/6/2026).
Memasuki tahun ketiga, festival tahunan ini menjadi puncak apresiasi bagi sekolah-sekolah binaan mulai dari tingkat SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MAN yang tersebar di wilayah Tangerang Raya dan Kabupaten Bogor. Acara ini menjadi panggung bagi para siswa dan guru untuk memamerkan kreativitas, inovasi pembelajaran, serta praktik pendidikan terbaik yang telah mereka kembangkan selama satu tahun masa pendampingan.
Gelaran ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, antara lain Bupati Kabupaten Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan Deden Deni, Kepala Kantor Kemenag Tangsel Ahmad Rifaudin, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tangerang Akhmad Jubaedi, serta Managing Director President Office Sinar Mas Land Dony Martadisata. Sebanyak 350 peserta yang terdiri dari perwakilan sekolah, guru penggerak, serta Persatuan Orang Tua Murid dan Guru (POMG) ikut memadati lokasi acara.
Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan di bawah payung tagline CSR “Kontribusi Membangun Negeri”, Sinar Mas Land secara resmi meluncurkan portal edukasi digital teranyar bernama Platform e-Learning Kontribusi Pendidikan yang dapat diakses secara gratis melalui laman kontribusipendidikansml.com.
Platform ini dirancang khusus untuk memperluas akses ilmu pengetahuan bagi guru, murid, orang tua, hingga masyarakat umum. Di dalamnya tersedia beragam fasilitas edukatif mutakhir seperti modul interaktif kurikulum Sekolah BERHATI, pelatihan daring (webinar), podcast pendidikan, artikel inspiratif, hingga perpustakaan digital yang mencakup tema literasi digital, kewirausahaan, UMKM, dan pembangunan berkelanjutan.
Bupati Kabupaten Tangerang, Mochamad Maesyal Rasyid, menyampaikan apresiasi mendalam atas konsistensi Sinar Mas Land dalam mengawal dunia pendidikan. “Saya bangga melihat antusiasme para guru dan siswa untuk terus menelurkan inovasi. Berbagai karya di festival ini membuktikan bahwa pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, melainkan ruang pembentukan karakter dan kreativitas untuk menjawab tantangan masa depan. Semoga sinergi ini terus diperkuat agar semakin banyak sekolah yang merasakan dampaknya,” ujar Maesyal.
Pada kesempatan yang sama, Sinar Mas Land menegaskan dukungannya dengan menyalurkan total bantuan pendidikan sebesar Rp284 juta yang dialokasikan bagi 283 penerima manfaat di kawasan Tangerang Raya dan Kecamatan Rumpin, Bogor.
“Kami menginisiasi program Sekolah BERHATI demi membangun fondasi karakter, lingkungan, dan inovasi bagi generasi masa depan. Ruang belajar saat ini perlu diperkuat secara digital agar bisa diakses secara fleksibel kapan saja dan di mana saja,” jelas Dony Martadisata, Managing Director President Office Sinar Mas Land.
Kemeriahan festival juga diisi dengan talkshow interaktif bertajuk “Satu Hati Mendidik Generasi: Sinergi Orang Tua dan Guru dalam Membentuk Karakter Anak” yang menghadirkan pakar neuroparenting nasional, dr. Aisah Dahlan, CMHt., CM.NLP. Melalui sesi ini, para peserta mendapatkan wawasan segar mengenai krusialnya kolaborasi antara lingkungan rumah dan sekolah dalam menempa mentalitas anak yang tangguh dan penuh empati.
Tak kalah menarik, berbagai kompetisi bergengsi turut digelar untuk memacu kreativitas peserta, mulai dari lomba desain inovasi pembelajaran bagi guru, lomba video reels, peragaan busana (fashion show) dari bahan kriya daur ulang, lomba stan (booth) terbaik, hingga proyek penulisan buku cerita anak dalam bentuk antologi literasi. Para pemenang berhak membawa pulang hadiah berupa uang tunai serta sertifikat elektronik.
Hingga saat ini, program Sekolah BERHATI secara konsisten telah mendampingi dan menjangkau sebanyak 441 sekolah serta madrasah mitra binaan di Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, dan Kecamatan Rumpin, Bogor, demi terciptanya ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkualitas tinggi. (RIZ)
















Discussion about this post