TANGERANG, WT – Dongeng luar biasa Como 1907 di panggung sepak bola Italia akhirnya mencapai klimaks yang paling manis. Klub yang sempat terpuruk dan berkompetisi di kasta keempat (Serie D) pada tujuh tahun silam, kini berhasil mengukir sejarah baru. Tim berseragam biru ini secara resmi mengamankan satu tiket untuk tampil di kompetisi paling bergengsi antarklub Eropa, Liga Champions, untuk pertama kalinya sepanjang sejarah klub berdiri.
Kepastian langkah bersejarah ini didapatkan pada laga pamungkas Serie A musim kompetisi 2025/2026 yang berlangsung pada Minggu (24/5/2026). Bermain di hadapan pendukungnya, Como sukses mengandaskan perlawanan Cremonese dengan skor telak 4-1. Kemenangan meyakinkan tersebut sekaligus menyegel salah satu kejutan terbesar dalam jagat sepak bola modern Italia pada musim ini.
Tambahan tiga poin krusial ini membuat klub yang berbasis di tepi Danau Como tersebut menyudahi kompetisi di peringkat keempat klasemen akhir. Perolehan poin mereka sudah tidak mungkin lagi dikejar oleh para pesaing terdekatnya yang mengincar zona Eropa. Keberhasilan ini memicu pesta pora dari para suporter setia yang memadati stadion di wilayah Italia Utara tersebut.
Di pertandingan lainnya, raksasa ibu kota AS Roma juga memastikan diri melenggang ke Liga Champions musim depan. Tim Serigala Ibu Kota sukses meraih kemenangan krusial dengan skor 2-0 saat menjamu Hellas Verona. Hasil positif tersebut membawa AS Roma mengakhiri musim di peringkat ketiga, tepat satu setrip di atas posisi Como.
Melesatnya prestasi Como musim ini menjadi bukti sahih bahwa proyek jangka panjang yang dirancang manajemen berjalan dengan sangat matang. Keberhasilan menembus kompetisi elite Eropa ini bukanlah sebuah kebetulan instan, melainkan buah dari konsistensi dan perencanaan struktur klub yang sehat dari musim ke musim. Performa impresif di lapangan menjadi jawaban atas kerja keras seluruh elemen tim.
Arah perubahan besar Como sendiri dimulai sejak klub ini resmi diakuisisi oleh konglomerat asal Indonesia, Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono, melalui Djarum Group pada tahun 2019 lalu. Di bawah kepemilikan pengusaha tanah air tersebut, Como mengalami transformasi dan percepatan perkembangan yang sangat signifikan, hingga akhirnya bertransformasi dari tim semenjana menjadi kekuatan baru yang siap menggebrak Eropa. (RED)















Discussion about this post