SAMARINDA, WT -Persita Tangerang harus menelan kekalahan saat bertandang ke markas Borneo FC Samarinda dalam lanjutan BRI Super League 2025/26. Bermain di Stadion Segiri, Samarinda, Selasa (5/5/2026), Pendekar Cisadane takluk dengan skor 0-2.
Dua gol kemenangan tuan rumah dicetak oleh Mariano Peralta pada menit ke-37 dan Muhammad Sihran menjelang akhir pertandingan di menit ke-88. Kekalahan ini terasa pahit bagi Persita yang sebenarnya mampu memberikan perlawanan cukup sengit, terutama di awal pertandingan.
Pelatih Persita, Carlos Pena, menilai timnya tampil cukup baik, khususnya di babak pertama. Menurutnya, Persita mampu mengontrol permainan sebelum kesalahan di lini belakang berujung gol pembuka bagi Borneo FC.
Memasuki babak kedua, Persita sempat meningkatkan intensitas serangan dan menciptakan peluang emas. Namun, kegagalan memaksimalkan peluang tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat tim tamu gagal membalikkan keadaan.
Situasi semakin sulit setelah Persita kehilangan Rayco Rodriguez yang diganjar kartu merah pada menit ke-58. Tak lama kemudian, Eber Bessa juga harus menepi akibat cedera, membuat tim terpaksa menyelesaikan pertandingan dengan hanya sembilan pemain.
Kondisi tersebut menjadi titik balik yang membuat Persita kesulitan mengejar ketertinggalan. Meski tetap berusaha menekan, keterbatasan jumlah pemain membuat upaya mereka tidak membuahkan hasil.
Carlos Pena mengakui bahwa timnya memiliki sejumlah peluang, termasuk situasi satu lawan satu di babak pertama dan peluang matang di babak kedua. Namun, efektivitas penyelesaian akhir menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi.
Kekalahan ini menjadi pelajaran penting bagi Persita jelang laga berikutnya. Mereka dijadwalkan akan menjamu Persijap Jepara di Banten International Stadium pada Minggu (10/5/2026), dengan harapan bisa bangkit dan kembali ke jalur kemenangan. (RIZ)























Discussion about this post