TANGERANG, WT – Pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena, menegaskan bahwa tantangan berat menanti Pendekar Cisadane pada paruh kedua kompetisi BRI Super League 2025/26. Menurutnya, persaingan akan semakin ketat karena setiap tim berjuang mencapai target masing-masing.
Pada dua pertandingan awal putaran kedua, Persita belum mampu mengamankan kemenangan. Persita bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan ke-18, sebelum kalah 0-2 dari Persija Jakarta di Indomilk Arena. Dari dua laga tersebut, Persita mencatat satu hasil imbang dan satu kekalahan dengan torehan satu gol dan kebobolan tiga gol.
“Kami gagal meraih tiga poin dalam dua laga terakhir. Itu menunjukkan betapa kompetitifnya liga ini, terutama di paruh kedua,” ujar Carlos Pena.
Ia mengapresiasi perjuangan timnya di putaran pertama, namun menekankan pentingnya kerja keras dan kekompakan tim agar posisi Persita di klasemen tetap terjaga.
Persita kini mengalihkan fokus ke laga tandang menghadapi Semen Padang pada pekan ke-20. Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Haji Agus Salim, Minggu (8/2/2026) pukul 15.30 WIB. Pena mengingatkan anak asuhnya agar tidak meremehkan tuan rumah yang saat ini berjuang keluar dari zona degradasi.
“Mereka memiliki motivasi tinggi karena ingin menjauh dari degradasi. Laga ini pasti tidak mudah jika kami ingin membawa pulang poin,” katanya.
Secara statistik pertemuan, Persita memiliki catatan positif atas Semen Padang. Pada pertemuan pertama musim ini di Indomilk Arena, Pendekar Cisadane menang meyakinkan dengan skor 2-0. Namun, Carlos Pena menilai kondisi lawan sudah berbeda setelah adanya sejumlah pemain baru yang bergabung pada bursa transfer paruh musim.
“Setiap pertandingan akan berbeda. Kami memiliki kedalaman skuat yang baik untuk rotasi dan saya akan memilih pemain terbaik. Semua pemain harus siap membantu tim,” pungkas Pena. (RIK)
















Discussion about this post