• Tentang Kami
  • Contact
Minggu, 18 Oktober 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Nasional

Syukron Jamal: Islam itu Rahmat dan Kebaikan

Direktur Eksekutif Jaringan Muslim Madani (JMM), Syukron Jamal, dalam paparannya menyebutkan bahwa Islam pasti ramah

Oleh: wartatangerang.com
Senin, 10 April 2023 / 05:31 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

Jaringan Muslim Madani (JMM) bersama Institut Agama Islam Depok (IAID) Al Karimiyah menggelar dialog keagamaan Ramadan 1444 H bertemakan ‘Membumikan Islam Ramah, Menangkal Ideologi Radikal di Bumi Pancasila’, di Aula IAID, Sawangan, Depok, Minggu (09/04/2023).

Dialog dan diskusi menghadirkan sejumlah pembicara, yakni Rektor IAID Al Karimiyah, Dr Ahmad Patih, M. PD, Direktur Jaringan Muslim Madani, Syukron Jamal, Aktifis NU, Founder Iqra.id, Achmad Ubaidillah dan Aktivis Lintas Budaya Indonesia, Mansyur Al Farisyi.

READ ALSO

Koordinator Publik Peduli Demokrasi Apresiasi Gaya Komunikasi Sufmi Dasco Ahmad

Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Tempat Nobar di Tangerang Raya

Rektor IAID Al Karimiyah, Dr Ahmad Patih, M. PD memberikan catatan kecil terkait Islam Ramah. Dia menukil ucapan Syekh Abdul Qodir Jaelani ketika ditanya mengenai keislaman oleh muridnya. “Maka dijawab oleh Syekh jangan mengaku muslim kalau belum bisa berserah diri dalam ketentuan Allah. Berserah di sini dalam arti bukan tidak usaha, tapi dia menerima apa yang hari ini diterima,” ujarnya.

Kedua, tutur Ahmad Patih indikator muslim yang baik itu adalah ketika tetangga atau sahabat di sekitar merasa aman. Baik dari ucapan atau tindakannya. “Ketiga, sayangi minoritas jangan saling mencaci,” katanya.

Direktur Eksekutif Jaringan Muslim Madani (JMM), Syukron Jamal, dalam paparannya menyebutkan bahwa Islam pasti ramah. Kalau tidak ramah ya tidak pantas disebut Islam. “Artinya, ya kalau tidak ramah namanya bukan Islam. Ya kalau ada Radikal ya itu bukan Islam. Sebab, Islam itu rahmat dan kebaikan,” kata Syukron.

Rahmat kebaikan itu, kata dia, tidak hanya kepada sesama pemeluk Islam tapi bagi semesta alam. “Itu tercermin dari amalan Islam sendiri yang universal meliputi keadilan, kemanusiaan, kemaslahatan dan ketertiban umum, Toleransi, Anti kekerasan dan penerimaan terhadap tradisi,” ujarnya.

Namun, sambung dia, faktanya saat ini ada sebagian bahkan banyak yang mengatasnamakan Islam dengan ideologi yang bertentangan prinsip islam itu sendiri seperti tidak menerima perbedaan dan intolerans terhadap kelompok lain.

“Dalam konteks kita sebagai bangsa dan negara Indonesia yang majemuk, heterogen suku ras bahasa, budaya dan lainnya cara beragama seperti demikian ini menjadi ancaman serius bagi kerukunan dan persatuan,” tuturnya.

“Mereka ini saklek, yang menurut mereka tidak sesuai tidak dicontohkan Nabi disebut bid’ah, merasa paling benar, bahkan berani cap orang kafir. Nah inilah tantangan kita hari ini sebagai masyarakat Islam Indonesia yang tidak boleh kita abaikan,” ujarnya.

Syukron menegaskan bahwa dalam konteks keindonesiaan, Islam ramah itu adalah Islam yang sudah ada sejak para ulama, walisongo, dan saudara dari berbagai negara mendakwahkan Islam di bumi Nusantara. Bahkan, model dakwah walisongo sangat paripurna karena meniru dakwah Nabi Muhammad SAW dengan metode perdamaian, berbasis kebudayaan, dan menyesuaikan kebutuhan masyarakat Nusantara kala itu.

“Ini bukan untuk meng-kotakan, tapi konteksnya umat Islam di Indonesia harus mengendapkan sikap yang ramah, moderat dan toleran, karena itu yang jadi tuntutan Nabi Muhammad SAW,” ulasnya.

Pegiat Masyarakat Pesantren yang juga Founder Iqra.id, Achmad Ubaidillah mengatakan bahwa tantangan terbesar saat bagi dunia santri, masyarakat pasantren, harus menjadikan dunia digital sebagai medan perjuangan untuk terus mendakwahkan Islam moderat.

‘Ada kelompok-kelompok tertentu yang sudah menjadikan internet, media sosial sebagai ajang kontestasi ideologi. Kelompok moderat seperti santri ini harus masuk ke panggung-panggung media sosial agar tidak direbut oleh orang-orang yang sesungguhnya dalam perspektif pengetahuan Islamnya belum pas,” ungkapnya.

Sementara itu, Aktivis Lintas Budaya Indonesia, Mansyur Al Farisyi memberikan gambaran bahwa dulu antara Muhamadiyah dan Nahdlatul Ulama, misalnya, perbedaan terjadi hanya mengenai amaliah saja. Tetapi sejak 1998, masuk paham dari sedikit orang yang suka melabeli bid’ah kepada yang tidak sepaham. “Mereka masuk sejak keran demokrasi di Indonesia dibuka pada 1998, di masa transisi itu,” ujarnya.

Mansyur menanggap jumlah mereka yang sedikit itu, memaksa untuk menjadi sama. “Jika tidak memaksa silahkan, tapi ini teriak menyalahkan banyak orang. Hal ini yang menjadi masalah.”

Dia melanjutkan, di NU Islam adalah nilai yang lalu dibawa masuk ke Nusantara yang menjadi budaya atau ruangnya. “Budaya itu menguatkan kebiasaan. Nah, NU itu menjaga budaya kearifan lokal, menjaga keseimbangan, budaya dan agama,” ungkapnya.

Tags: Achmad UbaidillahAhmad PatihDepokIAID Al KarimiyahIndonesiaInstitut Agama Islam Depok Al KarimiyahJaringan Muslim MadaniJawa BaratJMMLintas Budaya IndonesiaMansyur Al FarisyiNasionalNUNusantaraSyukron Jamal

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

Adem Liatnya! Aliansi Ormas di Pagedangan Bagikan Takjil 

Next Post

Diseruduk Truk, Tiga Tewas dan Dua Luka Berat

Related Posts

Koordinator Publik Peduli Demokrasi Apresiasi Gaya Komunikasi Sufmi Dasco Ahmad
Nasional

Koordinator Publik Peduli Demokrasi Apresiasi Gaya Komunikasi Sufmi Dasco Ahmad

Oleh: Rizki
Selasa, 6 Oktober 2026 / 22:56 WIB
Lokasi Nobar Myanmar vs Timnas Indonesia di Tangerang: Catat Alamatnya!
Nasional

Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Tempat Nobar di Tangerang Raya

Oleh: Rizki
Minggu, 4 Oktober 2026 / 21:45 WIB
Dorong Investasi Hijau Rp3,3 Triliun, Enlit Asia dan Electricity Connect 2026 Perkuat Ketahanan Energi ASEAN
Nasional

Dorong Investasi Hijau Rp3,3 Triliun, Enlit Asia dan Electricity Connect 2026 Perkuat Ketahanan Energi ASEAN

Oleh: Rizki
Kamis, 1 Oktober 2026 / 08:33 WIB
Jawab Lonjakan Listrik Pusat Data AI, Wärtsilä Dorong Fleksibilitas Jaringan Kelistrikan Indonesia
Nasional

Jawab Lonjakan Listrik Pusat Data AI, Wärtsilä Dorong Fleksibilitas Jaringan Kelistrikan Indonesia

Oleh: Rizki
Rabu, 23 September 2026 / 19:44 WIB
Diikuti 11 Ribu Profesional, Electricity Connect 2026 Bahas Masa Depan Ketenagalistrikan dan AI
Nasional

Diikuti 11 Ribu Profesional, Electricity Connect 2026 Bahas Masa Depan Ketenagalistrikan dan AI

Oleh: Rizki
Selasa, 22 September 2026 / 13:43 WIB
Genjot Transisi Energi, Pemerintah Siapkan Proyek PLTS 100 GW dan Transmisi Rp2.700 Triliun
Nasional

Genjot Transisi Energi, Pemerintah Siapkan Proyek PLTS 100 GW dan Transmisi Rp2.700 Triliun

Oleh: Rizki
Selasa, 22 September 2026 / 13:33 WIB
Next Post
Diseruduk Truk, Tiga Tewas dan Dua Luka Berat

Diseruduk Truk, Tiga Tewas dan Dua Luka Berat

Discussion about this post

WARTA TERKINI

Derby Panas di Indomilk Arena, Persita Bidik Poin Penuh Lawan Persija

Pendekar Cisadane Tumbangkan Persija 3-2, Rekor Tak Terkalahkan Persita Berlanjut

Minggu, 18 Oktober 2026 / 09:43 WIB
Jean-Paul van Gastel Korban Pertama Kerasnya Persaingan BRI Super League

Jean-Paul van Gastel Korban Pertama Kerasnya Persaingan BRI Super League

Minggu, 18 Oktober 2026 / 09:35 WIB
Golden Tulip Essential PIK 2 Jakarta Tandai Anniversary Pertama dengan Semangat Baru

Golden Tulip Essential PIK 2 Jakarta Tandai Anniversary Pertama dengan Semangat Baru

Minggu, 18 Oktober 2026 / 09:26 WIB
Layang-Layang Hias Warnai Langit Paramount Petals

Layang-Layang Hias Warnai Langit Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 / 09:12 WIB
Herloom Hotel BSD Hadirkan Pengalaman Menginap Serasa di Rumah, Bisa Bawa Hewan Peliharaan

Herloom Hotel BSD Hadirkan Pengalaman Menginap Serasa di Rumah, Bisa Bawa Hewan Peliharaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 / 07:29 WIB
HUT ke-394 Kabupaten Tangerang Usung Konsep Khidmat: Tanpa Pesta Artis, Kedepankan Spiritual dan Aksi Sosial

HUT ke-394 Kabupaten Tangerang Usung Konsep Khidmat: Tanpa Pesta Artis, Kedepankan Spiritual dan Aksi Sosial

Jumat, 16 Oktober 2026 / 23:12 WIB
Gol Hokky Dianulir VAR, Carlos Pena: Kami Kehilangan Dua Poin

Carlos Pena Siapkan Strategi Khusus Jelang Kontra Persija Jakarta

Jumat, 16 Oktober 2026 / 10:15 WIB
Atasi Masalah Sampah Perkotaan, Maggot BSF Berhasil Selesaikan Ratusan Kilo Sampah Organik Setiap Hari

Atasi Masalah Sampah Perkotaan, Maggot BSF Berhasil Selesaikan Ratusan Kilo Sampah Organik Setiap Hari

Jumat, 16 Oktober 2026 / 10:03 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang