• Tentang Kami
  • Contact
Sabtu, 27 Juni 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Hati-hati Komplikasi Infeksi Penyakit Gusi di Masa Pandemi

Oleh: Sofia
Senin, 14 Desember 2020 / 20:55 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

Tidak hanya masalah gigi saja, tapi masalah gusi juga perlu diperhatikan, seperti infeksi penyakit gusi. Gusi berperan dalam melindungi akar gigi. Jika gusi bermasalah, maka gusi tidak berperan optimal dalam melakukan tugasnya. Bahkan, bila masalah infeksi penyakit gusi tidak segera diatasi, bisa saja memicu komplikasi penyakit lainnya.

Mengenal gejala infeksi gusi

Penyakit infeksi gusi atau periodontitis adalah salah satu masalah rongga mulut yang bisa dialami siapa saja. Menurut Mayo Clinic, penyakit gusi ini merusak jaringan lunak, bahkan tulang yang mendukung berdirinya gigi. Pada akhirnya, masalah gusi ini mengakibatkan gigi mudah lepas.

READ ALSO

Sering Salah Kaprah tentang Kista, Istilah PCOS Resmi Berganti Jadi PMOS

Kini RSU Kota Tangsel Dilengkapi Layanan Bedah Onkologi

Gejala infeksi gusi dapat diidentifikasi sebagai berikut:

  • Gusi bengkak atau terasa empuk saat disentuh
  • Berwarna merah cerah, merah gelap, hingga keunguan
  • Gusi mudah berdarah
  • Keluar darah saat menyikat maupun membersihkan gigi dengan benang (flossing)
  • Bau mulut
  • Nanah di antara gigi dan gusi
  • Gigi mudah lepas
  • Sakit ketika mengunyah
  • Muncul ruang di antara gigi
  • Resesi gusi atau gusi menurun
  • Perubahan saat menggigit makanan

Awalnya, mungkin terasa seperti masalah mulut biasa. Namun, bila infeksi gusi ini menimbulkan gejala-gejala lain seperti di atas pastinya tidak nyaman, terutama ketika Anda hendak makan ataupun menyikat gigi.

Sebelumnya, ada beragam penyebab gusi bengkak yang perlu dipahami. Misalnya, masalah plak yang terbentuk pada gigi dan mengeras sehingga membentuk karang gigi atau tartar. Terbentuknya tartar dapat menimbulkan iritasi dan peradangan di sekitar gusi.

Peradangan yang berlangsung dapat membentuk kantong di antara gusi dan gigi yang terisi plak, tartar, dan bakteri. Jika kantung gigi ini melebar, bakteri dapat berdampak pada jaringan dan tulang di dalam gusi. Akibatnya, gigi dapat mudah lepas. 

Bahkan, peradangan kronis pada masalah gusi dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh dan menimbulkan komplikasi penyakit lainnya.

Komplikasi infeksi penyakit gusi yang mungkin terjadi 

sakit kawat gigi

Masalah pada rongga mulut, seperti penyakit gusi dapat memengaruhi kesehatan dan menyebabkan risiko komplikasi kesehatan. Berikut komplikasi gusi yang terinfeksi jika dibiarkan:

1. Gangguan pernapasan

Kuman yang terdapat di dalam gusi dapat masuk ke dalam paru-paru dan menimbulkan infeksi gangguan pernapasan. Journal of Medicine and Life menjelaskan, kumpulan kuman pada plak gigi dan infeksi gusi dapat masuk ke dalam sistem pernapasan. Kuman yang masuk dapat meradang dan menginfeksi paru-paru.

Gangguan sistem pernapasan yang mungkin terjadi antara lain pneumonia, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), serta emfisema. Namun, peneliti mengatakan hal ini bisa diatasi dengan menjaga kesehatan oral secara rutin untuk menghindari masalah gigi dan gusi yang berdampak pada kesehatan paru-paru.

2. Gangguan kardiovaskuler

Penyakit gusi juga memicu komplikasi gangguan kardiovaskular. Peradangan pada penyakit gusi dapat membebani tubuh dan meningkatkan risiko pembentukan plak pada arteri. 

Harvard Health Publishing menjabarkan penjelasan Dr. Hatice Hasturk, seorang periodontis dari Harvard-affiliated Forsyth Institute, organisasi penelitian non profit yang fokus pada kesehatan oral. Dr. Hasturk bersama rekan peneliti lainnya melakukan uji penelitian pada seekor kelinci yang diberi makanan tinggi kolesterol. Saat diteliti, kelinci tersebut mengalami infeksi penyakit gusi.

Peneliti juga mengatakan, “beban” peradangan pada gusi memicu aterosklerosis atau penyempitan dan pengerasan pembuluh arteri akibat timbunan plak pada dinding arteri pada kelinci percobaan. Mereka mengatakan, kelinci juga memiliki risiko tinggi pada serangan jantung. 

Peradangan pada gusi secara tidak langsung bisa berdampak pada komplikasi kardiovaskular. Namun, yang perlu dicatat bahwa tak semua orang yang mengalami gangguan kardiovaskular memiliki masalah gusi.

3. Rematik

Penyakit gusi yang parah dapat memicu komplikasi seperti rematik. Hal ini disebabkan peradangan pada gusi dapat mendorong adanya peradangan rematik (rheumatoid arthritis), yakni peradangan sendi akibat respon imun.

Komplikasi ini dapat dicegah dengan memperhatikan kebersihan oral setiap hari, sehingga masalah gigi dan gusi dapat dihindari.

4. Sulit mengontrol gula darah pada diabetesi

Komplikasi lainnya dari infeksi gusi adalah sulitnya mengontrol gula darah pada diabetesi. Berdasarkan jurnal Diabetologia, peradangan infeksi gusi dapat meningkatkan aktivitas sitokin dan mempengaruhi kekebalan tubuh, sehingga kerja tubuh pun terganggu. 

Hal ini berdampak pada sulitnya pengendalian gula darah pada diabetesi. Bila diabetesi mengalami periodontitis berat, bisa saja mengalami gangguan organ lainnya, seperti penyakit ginjal. 

Tips untuk mencegah komplikasi akibat infeksi gusi

Infeksi gigi yang tidak diatasi segera bisa menyebabkan ragam komplikasi seperti yang disebutkan sebelumnya. Namun, alangkah baiknya mencegah sebelum menunggu kondisi gusi kian memburuk.

Bagaimanapun, penting menjaga kesehatan rongga mulut terutama di tengah pandemi, karena mulut adalah salah satu jalan masuk kuman ke dalam tubuh. Masalah dari mulut bisa memicu gangguan lainnya pada organ. 

Oleh karenanya, berikut tips merawat rongga mulut guna mencegah infeksi gusi yang berdampak pada komplikasi.

1. Segera ke dokter gigi bila ada masalah gigi atau gusi

cabut gigi sensitif

Jangan menunda untuk ke dokter gigi bila ada masalah gigi berlubang, agar tidak menimbulkan masalah peradangan gusi. Bila Anda melihat adanya karang gigi atau tartar yang mulai menumpuk, segera ke dokter gigi untuk dibersihkan, menghindari infeksi gusi yang mungkin terjadi.

2. Selalu berkumur dengan obat kumur atau antiseptic mouthwash

obat kumur untuk mulut dan gigi

Berkumur dengan antiseptic mouthwash dapat menjaga kesehatan rongga mulut. Berdasarkan American Dental Association, mouthwash dapat mencegah gigi berlubang, mengontrol plak, serta mencegah masalah gusi. Anda bisa memilih mouthwash dengan kandungan essential oils yang dapat mengurangi 99,9% kuman penyebab masalah mulut.

3. Rutin sikat gigi dan flossing

foto seseorang sedang mengecek bulu sikat giginya karena jarang ganti sikat gigi dapat picu gigi sensitif

Jangan lupa rutinkan untuk menyikat gigi dengan cara yang benar dua kali sehari untuk mencegah penumpukan plak gigi, serta masalah gusi. Setelahnya, biasakan untuk tetap membersihkan sela-sela gigi dengan benang gigi untuk membersihkan area yang sulit dijangkau dengan sikat gigi.  

Lakukan ketiga langkah sederhana di atas untuk mencegah infeksi penyakit gusi dan komplikasinya. Jaga kesehatan mulut untuk jaga kesehatan Anda. 

The post Hati-hati Komplikasi Infeksi Penyakit Gusi di Masa Pandemi appeared first on Hello Sehat.

Source

Tags: Gaya HidupHidup SehatKesehatanSehatTips Sehat

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

Pelaku Pembunuhan di Karawaci Dituntut 20 Tahun Penjara

Next Post

Langsung BAB Setelah Makan, Apakah Normal?

Related Posts

Sering Salah Kaprah tentang Kista, Istilah PCOS Resmi Berganti Jadi PMOS
Kesehatan

Sering Salah Kaprah tentang Kista, Istilah PCOS Resmi Berganti Jadi PMOS

Oleh: Rizki
Jumat, 26 Juni 2026 / 22:02 WIB
Kini RSU Kota Tangsel Dilengkapi Layanan Bedah Onkologi
Kesehatan

Kini RSU Kota Tangsel Dilengkapi Layanan Bedah Onkologi

Oleh: Rizki
Senin, 25 Mei 2026 / 22:46 WIB
Canggih! Bethsaida Hospital Adopsi MRI 3T SIGNA™ Hero untuk Deteksi Dini Kanker hingga Stroke
Kesehatan

Canggih! Bethsaida Hospital Adopsi MRI 3T SIGNA™ Hero untuk Deteksi Dini Kanker hingga Stroke

Oleh: Rizki
Kamis, 21 Mei 2026 / 16:58 WIB
Viral di Korea dan Hollywood, FBC Clinic Tangerang Hadirkan XERF untuk Pengencangan Kulit Tanpa Nyeri
Kesehatan

Viral di Korea dan Hollywood, FBC Clinic Tangerang Hadirkan XERF untuk Pengencangan Kulit Tanpa Nyeri

Oleh: Rizki
Rabu, 20 Mei 2026 / 20:11 WIB
ARYADUTA Lippo Village Ajak Lansia Sehat Tanpa Obat Lewat Terapi Gerak
Kesehatan

ARYADUTA Lippo Village Ajak Lansia Sehat Tanpa Obat Lewat Terapi Gerak

Oleh: Rizki
Rabu, 6 Mei 2026 / 09:27 WIB
ARYADUTA Lippo Village Tutup Tjakap Djiwa dengan Family Wellness Day Penuh Makna
Kesehatan

ARYADUTA Lippo Village Tutup Tjakap Djiwa dengan Family Wellness Day Penuh Makna

Oleh: Rizki
Minggu, 3 Mei 2026 / 19:35 WIB
Next Post
Langsung BAB Setelah Makan, Apakah Normal?

Langsung BAB Setelah Makan, Apakah Normal?

Discussion about this post

WARTA TERKINI

Terima Kunjungan Dandenpom Serang, Andra Soni Tegaskan Pemprov Banten Siap Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Terima Kunjungan Dandenpom Serang, Andra Soni Tegaskan Pemprov Banten Siap Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Jumat, 26 Juni 2026 / 22:42 WIB
Sambut Indonesia Emas 2045, Intan Nurul Hikmah Gaungkan Gerakan ‘Ananda Bersinar’

Sambut Indonesia Emas 2045, Intan Nurul Hikmah Gaungkan Gerakan ‘Ananda Bersinar’

Jumat, 26 Juni 2026 / 22:38 WIB
Kejurnas Panjat Tebing Piala Wali Kota Tangerang III Resmi Dimulai, Diikuti Ratusan Atlet dari 19 Provinsi

Kejurnas Panjat Tebing Piala Wali Kota Tangerang III Resmi Dimulai, Diikuti Ratusan Atlet dari 19 Provinsi

Jumat, 26 Juni 2026 / 22:33 WIB
Dodol Nyonya Lauw 55: Kuliner Legendaris Peranakan di Tangerang yang Bertahan Lintasi Tiga Generasi

Dodol Nyonya Lauw 55: Kuliner Legendaris Peranakan di Tangerang yang Bertahan Lintasi Tiga Generasi

Jumat, 26 Juni 2026 / 22:26 WIB
Rayakan Hari Yoga Internasional, Harris Hotel Serpong Kampanyekan Kebugaran Perempuan

Rayakan Hari Yoga Internasional, Harris Hotel Serpong Kampanyekan Kebugaran Perempuan

Jumat, 26 Juni 2026 / 22:20 WIB
Tak Perlu Keluar Kota! Libur Sekolah Jadi Berkesan dengan ‘School Holiday Escape’ ARYADUTA Lippo Village

Tak Perlu Keluar Kota! Libur Sekolah Jadi Berkesan dengan ‘School Holiday Escape’ ARYADUTA Lippo Village

Jumat, 26 Juni 2026 / 22:12 WIB
Pelatihan dan Uji Kompetensi Supervisor K3 Konstruksi DSDABMBK Kota Tangsel Diikuti 63 Peserta

Pelatihan dan Uji Kompetensi Supervisor K3 Konstruksi DSDABMBK Kota Tangsel Diikuti 63 Peserta

Jumat, 26 Juni 2026 / 22:07 WIB
Sering Salah Kaprah tentang Kista, Istilah PCOS Resmi Berganti Jadi PMOS

Sering Salah Kaprah tentang Kista, Istilah PCOS Resmi Berganti Jadi PMOS

Jumat, 26 Juni 2026 / 22:02 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang