TANGERANG-Sebanyak 1.097 peserta seleksi CPNS Kabupaten Tangerang berhak mengikuti tahap selanjutnya yakni seleksi kompetensi bidang (SKB) calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang. Senin, (23/3/20/20).
Kepala BKPSDM Kabupaten Tangerang Hendar Herawan mengatakan pengumuman resmi BKPSDM Kabupaten Tangerang bisa dilihat di website Pemkab Tangerang tangerangkab.go.id dengan surat pengumuman nomor 813/1117-bkp sdm/2020.
“Pengumuman hasil seleksi kompetensi dasar dan peserta yang berhak mengikuti seleksi kompetensi bidang calon pegawai negeri sipil di lingkungan Pemkab Tangerang tahun 2020 bisa dilihat di website resmi tangerangkab.go.id,” kata Hendar.
Menurutnya dalam pengumuman tersebut menetapkan sebanyak 1.097 peserta berhak mengikuti ke tahap selanjutnya yakni seleksi kompetensi bidang dan mereka berhasil lulis dari SKD (Seleksi Kompetensi Dasar) yang bebarapa waktu lalu di gelar di Universitas Budhi Darma Kota Tangerang.
Lanjutnya, tahun lalu Pemkab Tangerang mendapatkan kuota CPNS sebanyak 448 dan jumlah peserta yang lolos administrasi dan berhak mengikuti tes SKD sebanyak 9.088 orang dan peserta yang dinyatakan Lulus sebanyak 1.097 orang.
“Jumlah peserta yang berhasil lolos SKD sebanyak 1097 dari total pelamar yang mengikuti tes sebanyak 9088 peserta,” ujarnya.
Hendar melanjutkan, adapun hal-hal teknis terkait seleksi kompetensi bidang dapat diumumkan pada waktu-waktu ke depan kemungkinan penyelenggaraan SKB bisa diundur karena terkait penyebaran virus Corona di Indonesia dan itu sudah diumumkan oleh BKN Pusat.
“Untuk tahapan tes SKB kemungkinan diundur sampai batas waktu yang belum ditentukan, karana saat ini di Indonesia sedang terjadi penyebaran virus corona, dan pengunduran itu berdasarkan keputusan BKN Pusat,” ungkapnya.
Hendar mengharapkan kepada seluruh peserta yang berhak mengikuti SKB harap memantau terus website tangerangkab.go.id untuk pengumuman lebih lanjut dan informasi lainnya berkaitan CPNS.
“Kami berharap dengan penyelenggaraan penerimaan calon pegawai negeri sipil kali ini bisa menghasilkan ASN yang baik, berintegritas, serta memiliki kapabilitas dan kompetensi yang tinggi,” tutup Hendar. (RAY)
























Discussion about this post