TANGERANG, WT – Penerapan prinsip keberlanjutan (sustainability) kini menjadi bagian tak terpisahkan dari strategi sektor industri di Indonesia. Di tengah tekanan biaya logistik, fluktuasi harga bahan baku, serta tuntutan efisiensi operasional, pelaku industri dituntut menghadirkan solusi yang mampu meningkatkan kinerja bisnis sekaligus mendukung implementasi Environmental, Social, and Governance (ESG).
Salah satu aspek yang mulai mendapat perhatian serius adalah kemasan industri. Desain kemasan yang tidak tepat berpotensi meningkatkan konsumsi material, memperbesar volume limbah, serta menambah beban biaya distribusi. Menjawab tantangan tersebut, ALVAboard, unit bisnis di bawah PT Alpha Gemilang Makmur, menghadirkan inovasi engineered cardboard sebagai solusi pengemasan berbasis efisiensi dan keberlanjutan.
Direktur Utama PT Alpha Gemilang Makmur, Alden Lukman, menegaskan bahwa dalam konteks industri modern, sustainability tidak lagi dimaknai sebagai pendekatan normatif, melainkan sebagai strategi operasional yang berdampak langsung pada struktur biaya.
“Keberlanjutan hari ini harus terukur. Kemasan yang dirancang secara tepat dapat menekan pemborosan material, meningkatkan efisiensi logistik, dan secara langsung berkontribusi pada kinerja bisnis,” ujar Alden.
Menurutnya, praktik over-specification masih banyak ditemui dalam sistem pengemasan industri. Penggunaan kardus yang terlalu tebal atau tidak sesuai kebutuhan fungsional justru meningkatkan biaya produksi dan memperbesar potensi limbah pasca-pakai.
Melalui pengembangan engineered cardboard, ALVAboard menerapkan pendekatan rekayasa teknis dengan menyesuaikan struktur, ketebalan, dan kekuatan kemasan berdasarkan kebutuhan spesifik industri. Pendekatan ini memungkinkan optimalisasi penggunaan material tanpa mengorbankan keamanan produk.
“Dengan desain berbasis spesifikasi teknis, kemasan menjadi bagian dari sistem efisiensi rantai pasok, bukan sekadar komponen tambahan,” jelas Alden.
Dari perspektif ESG, inovasi ini dinilai relevan untuk mendukung target keberlanjutan perusahaan. Optimalisasi material berkontribusi pada aspek Environmental, sementara proses desain yang terukur dan efisien memperkuat aspek Governance. Dampaknya, perusahaan dapat mengendalikan biaya operasional sekaligus meningkatkan daya saing.
Selain produk berbasis kardus, ALVAboard juga mengembangkan solusi PP corrugated untuk kebutuhan industri dan logistik dengan pendekatan serupa, yakni efisiensi, durabilitas, dan pengurangan pemborosan material.
Sebagai pelaku industri manufaktur nasional, ALVAboard menegaskan komitmennya menghadirkan solusi yang relevan dengan karakteristik pasar dan sistem distribusi di Indonesia.
“Bagi kami, kemasan adalah investasi jangka panjang. Dengan pendekatan rekayasa yang tepat, industri nasional dapat lebih adaptif menghadapi tantangan bisnis sekaligus memenuhi tuntutan keberlanjutan,” pungkas Alden. (RIZ)
















Discussion about this post