TANGERANG, WT – Kursi pelatih Semen Padang FC kini telah terisi. Klub berjuluk Kabau Sirah ini secara resmi mengumumkan Dejan Antonic sebagai nahkoda baru mereka pada Jumat (11/10/2024), hanya dua hari setelah mengakhiri kerja sama dengan Eduardo Almeida.
Keputusan penunjukan pelatih berkebangsaan Serbia ini diambil melalui rapat internal manajemen yang berlangsung intensif. Pihak klub memilih Antonic berdasarkan pertimbangan matang terkait pengalaman dan prestasi yang dimilikinya di kancah sepak bola Tanah Air.
Rekam Jejak Mentereng di Liga Indonesia
Win Bernadino selaku CEO Semen Padang FC mengungkapkan optimismenya terhadap sosok pelatih berusia 54 tahun tersebut. Menurutnya, Antonic memiliki modal berharga untuk mengangkat performa tim yang tengah terpuruk di papan bawah klasemen.
“Beliau sudah malang melintang di kompetisi Indonesia selama lebih dari satu dekade. Karakteristik kepemimpinannya dan filosofi permainan yang ofensif sangat sesuai dengan DNA klub kami,” terang Win dikutip ileague.id.
Perjalanan karier Antonic di Indonesia memang patut diperhitungkan. Pria kelahiran Belgrade ini telah melatih sederet tim elite seperti:
Persib Bandung (2016) – Membawa Maung Bandung finis di posisi ketiga Liga 1
Borneo FC (2018) – Sukses menyelamatkan tim dari degradasi
Madura United (2019) – Menembus papan tengah klasemen
PSS Sleman dan PS Barito Putera – Membangun fondasi tim yang solid
Pengalaman Internasional Jadi Nilai Plus
Tak hanya berkiprah di Indonesia, Antonic juga memiliki jam terbang tinggi di kompetisi Asia. Tercatat, ia pernah menukangi klub-klub seperti South China dan Hong Kong Rangers FC di Liga Hong Kong, serta dua klub Tiongkok yakni Jinan XingZhou (2023) dan Foshan Nanshi (2024).
Prestasi gemilang diraihnya saat menangani Arema Indonesia pada musim 2011-2012. Kala itu, ia berhasil membawa Singo Edan melenggang hingga babak perempat final AFC Cup 2012, sekaligus meraih penghargaan Pelatih Terbaik Liga Indonesia.
Misi Berat Menanti
Tantangan besar langsung menanti Antonic di Padang. Semen Padang FC saat ini terpuruk di posisi ke-17 klasemen sementara BRI Liga 1 2024/25 dengan raihan 8 poin dari 9 pertandingan. Tim hanya mampu menang dua kali, seri dua kali, dan menelan kekalahan lima kali.
“Saya menyadari situasi yang dihadapi klub saat ini. Namun, saya percaya dengan kerja keras, disiplin, dan dukungan semua pihak, kami bisa bangkit dari keterpurukan,” ujar Antonic dalam pernyataan resminya.
Debut Antonic di bangku pelatih Semen Padang FC akan berlangsung pada 20 Oktober 2024 saat menjamu Bhayangkara Presisi Indonesia FC di Stadion Haji Agus Salim. Pertandingan ini menjadi momentum penting untuk memulai era baru dan meraih poin penuh demi keluar dari zona degradasi.
Strategi dan Filosofi Permainan
Dikenal sebagai pelatih dengan pendekatan personal yang baik, Antonic kerap menerapkan formasi 4-3-3 atau 4-2-3-1 dengan penekanan pada permainan menyerang. Filosofi ini diharapkan dapat mengubah wajah permainan Semen Padang FC yang selama ini cenderung defensif.
Manajemen klub memberikan target realistis kepada Antonic untuk menyelamatkan tim dari degradasi di akhir musim. Dengan sisa 25 pertandingan yang tersisa, peluang untuk bangkit masih terbuka lebar.
“Kami akan memberikan dukungan penuh, baik dari sisi manajemen maupun suporter. Mari bersama-sama berjuang untuk kejayaan Semen Padang FC,” pungkas Win Bernadino. (RIZ)
![{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"source_ids":{},"source_ids_track":{},"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"resize":1,"transform":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}](https://wartatangerang.com/content/uploads/2025/10/dejan-antonic-750x500.jpg)













Discussion about this post